WLAN (Wireless Local Area Network)
Seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan untuk akses jaringan mobile (bergerak) yang tidak membutuhkan kabel sebagai media tranmisinya, maka muncul Wireless Local Area Network (Wireless LAN/WLAN). Jaringan WLAN adalah suatu jaringan area lokal nirkabel yang menggunakan gelombang radio sebagai media tranmisinya, link terakhir yang digunakan adalah nirkabel, untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area sekitar. Wireless LAN dapat mengirim dan menerima data melalui media udara dengan menggunakan teknologi frekuensi radio. WLAN juga memiliki berbagai kelebihan yang ditawarkan, antara lain:
- Mobilitas : pengguna dapat mengakses jaringan WLAN dimanapun selama masih berada dalam coverage jaringan WLAN.
- Kemudahan Instalasi : instalasi sistem WLAN bisa cepat dan sangat mudah dibandingkan dengan menggunakan kabel karena perangkat yang digunakan tidak terlalu banyak dan mudah dikonfigurasikan.
- Fleksibilitas Tempat : teknologi wireless memungkinkan suatu jaringan untuk bisa mencapai tempat-tempat yang tidak dapat dicapai dengan jaringan kabel.
- Skalabilitas : Jaringan WLAN dapat dikonfigurasikan dengan beberapa bentuk topologi tergantung kebutuhan pengguna.
Berdasarkan kemudahan yang didapat dengan menggunakan teknologi WLAN, pengguna dapat pula mempertimbangkan kelemahan yang ada pada teknologi tersebut dalam implementasinya dimana terdapat pengaruh interferensi radio dan halangan akibat bangunan maupun pohon dan lain-lain. (Gede Sukadarmika, 2010).
Topologi WLAN
Wireless LAN memungkinkan dua bentuk koneksi, yang dikenal sebagai AdHoc dan mode Infrastructure.