Interaksi Manusia dan Komputer:Visualisasi Informasi
Pengenalan Visualisasi Informasi. Dunia kita sibuk dengan banyak data. Komputer, internet dan jaringan telah memberikan akses yang lebih mengenai data kepada orangorang. Masalahnya, Bagaimana cara kita memanfaatkan data di dalam proses pengambilan keputusan? Salah satu cara mengatasinya dengan menggunakan pendekatan visualisasi informasi.
Visualisasi adalah rekayasa dalam pembuatan gambar, diagram atau animasi untuk penampilan suatu informasi. Visualisasi dalam bentuk gambar baik yang bersifat abstrak maupun nyata telah dikenal sejak awal dari peradaban manusia. Contoh; lukisan di dinding-dinding gua dari manusia purba. Sekarang visualisasi telah berkembang dan banyak dipakai untuk keperluan ilmu pengetahuan, rekayasa, visualisasi disain produk, pendidikan, multimedia interaktif, kedokteran, dan lain-lain.
Animasi pada visualisasi dapat membantu suatu image berpindah, berubah dan berganti pada waktu yang bersamaan. Animasi adalah peragaan grafik yang merupakan suatu file yang data-datanya mampu menghasilkan gambar 2D dan 3D yang dapat bergerak. Contoh : animaisi kursor, jam, icon jam gelas untuk menunjukkan suatu pekerjaan yang sedang berlangsung, kartun. Pada web page, animasi ini dapat digabungkan dengan informasi lain dengan menggunakan teknik penyuntingan HTM, Java dan sebagainya. Kebanyakan animasi yang digunakan pada web page adalah file berekstensikan gif berukuran kecil.
Prinsip Visualisasi
- Fokus pada konten
- Perbandingan
- Integritas
- Resolusi tinggi
- Utilisasi konsep terdahulu dan teruji melewati waktu.
Tujuan Visualisasi
Mengekspor
Mengeksplor sebuah gambar untuk mengetahui lebih dalam informasi yang tersirat didalamnya
Menghitung
Menghitung sebuah gambaran dalam hal perhitungan apapun yang terdapat dalam gambar
Menyampaikan
Menyampaikan informasi yang ada dalam gambar tersebut.
Dukungan Komputer Dalam Proses Visualisasi Informasi
Menyimpan Data Komputer
Komputer memungkinan teknik penyimpnan data yang lebih murah dibandingkan dengan cara konvensional (menggunakan kertas). Data-data bisa disimpan dalam bentuk digital
Proses Komputasi
Komputer dapat meningkatkan kecepatan akses pada data digital yang tersimpan untuk keperluan eksplorasi.
Penyajian Informasi
Komputer memungkinkan penyajian informasi ke dalam berbagai bentuk yang dapat disesuaikan dengan keinginan.
Teknik Visualisasi Informasi
Pengumpulan Jumlah
Mengakumulasikan elemen individual ke dalam sebuah unit yang lebih besar untuk menghadirkannya seperti sesuatu yang utuh atau lengkap
Overview dan Detail
Menyediakan baik tinjauan global maupun kemampuan detail zooming
Fokus dan Konteks
Menunjukkan detail dari satu atau lebih daerah di dalam sebuah konteks global yang lebih besar
Drill – Down
Memilih item individual atau set yang lebih kecil dari sebuah tampilan untuk sebuah pendapat detail atau analisis
Brushing
Memilih atau menunjuk / menspesifikasikan nilai , kemudian melihat item yang tepat di tempat lain pada tampilan
Hirarki Visualisasi
Hierarki visualisasi merupakan urutan dari item – item dimana item tertentu merupakan induk atau moyang dari item lainnya. Contoh system berkas
Bentuk – bentuk hierarki visualisasi antara lain:
- Tree ( Pohon )
Akar berada di puncak, daun – daun berada di paling bawah ( dasar )
- Ide lain (Alternativ)
Cheops, Hiperbolik dan Pohon Kerucut
- Representasi isi ruang / Treemap
Audio dan agent
Audio
Audio sering disebut sebagai media komunikasi. Audio dalam sistem komunikasi bercirikan video, sinyal elektrik digunakan untuk membawa unsur bunyi. Contohnya pada radio dan televisi.
Audio terbagi 2 yaitu :
- Audio Speech
Specch dalam interface berguna untuk keadaan : Tangan user sibuk, mata user harus memperhatikan sesuatu kondisi yang tidak memungkinkan menggunakan keyboard.
- Audio Non Speech
Audio Non Speech digunakan sebagai alarm dan warning, atau status information. Penampilan informasi yang redundan dapat meningkatkan kinerja user. Contohnya, user dapat mengingat suara yang mencerminkan icon tertentu, tapi bukan tampilan visualnya.
Perbedaan speech dan non-speech
Speech
User harus mendengarkan keseluruhan kalimat sebelum mengerti maksudnya, sehingga membutuhkan waktu yang panjang.
Non – speech
Dapat diasosiasikan dengan kejadian khusus, dan waktu yang dibutuhkan lebih pendek
Agent
Agents adalah segala sesuatu yang dapat melihat, mengartikan, mengetahui (perceiving) linkungannya melalui alat sensor (sensors) dan bertindak (acting) melalui alat aktuator (actuators)
Manusia sebagai agent : mata, telinga dan organ lainnya sebagai sensors; tangan, kaki, mulut dan bagian tubuh lainnya sebagai actuators
Robot sebagai agent : kamera dan pejejak infra merah sebagai sensors; berbagai motor pengerak sebagai actuators Software sebagai agent : tekanan pada keyboard, isi file dan paket-paket pada jaringan sebagai masukan sensors; tampilan pada layar, penulisan file dan pengiriman paket jaringan sebagai keluaran actuators
Tipe – Tipe Agent
- Goal - based
Tujuan - tujuan tertentu dapat dicapai dengan cara-cara berbeda.
- Utility – based
Agent membutuhkan tujuan untuk mengetahui situasi mana yang diharapkan. Akan menjadi sulit ketika urutan yang panjang dari tindakan tindakan (actions) dibutuhkan untuk mencari tujuan.
- Learning
Semua program-program agent terdahulu mendeskripsikan metode untuk memilih tindakan-tindakan (actions).
User Interface Agent
Agent membantu user dalam penggunaan interface. Jenis-jenis agent antara lain:
- Manipulasi langsung. User memulai tindakan dan menggunakan agent secara langsung.
- Manajemen tidak langsung. Proses kerja sama dimana manusia dan komputer bersama-sama memulai tindakan.
Personal assistant merupakan agent yang termasuk autonomous agent yang membantu user untuk menyelesaikan tugas. Sifat personal assistant antara lain:
- Tingkatannya bisa diubah
- Menggunakan petunjuk
- Menggunakan inisiatif