Data Breaches 2022:Bank BI

Revision as of 06:23, 19 August 2022 by Kangtain (talk | contribs)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Geng peretas ransomware Conti kembali mengungkapkan perkembangan terbaru terkait dengan serangan ke Bank Indonesia.

Soure: twitter.com
Source: twitter.com

Pada Minggu (30 Januari 2022), di situs web Conti News, peretas mengunggah enam persen data yang diduga milik BI.

“6 persen data internal Bank Indonesia yang dicuri oleh komplotan ransomware Conti bocor,” DarkTracer, organisasi yang fokus meneliti ransomware di web gelap, bercuit di akun Twitter-nya

Disebutkan oleh DarkTracer, data yang dicuri dan dipublikasikan itu sekitar 228 gigabita yang diduga berasal dari 513 komputer.

Jumlah data yang diunggah tersebut terus bertambah sejak peretas pertama kali mengumumkannya pada 20 Januari lalu.

Awalnya, Badan Siber dan Sandi Negara mengatakan bahwa serangan yang menargetkan Bank Indonesia Bengkulu tersebut hanya menginfeksi 16 komputer.

Pekan lalu, Bank Indonesia mengakui bahwa lembaganya diserang oleh ransomware, tapi tidak menyebutkan jenis ransomware-nya. Insiden siber ini terjadi pada Desember 2021 dan langsung dilaporkan ke Badan Siber dan Sandi Negara.

Pakar keamanan siber Doktor Pratama Persadha memperkirakan geng ransomware conti telah mencuri data Bank Indonesia (BI) dengan ukuran kapasitas memori dalam komputer sebesar 3,8 terabita.

"Hingga hari ini (3/2) ransomware conti tidak lagi menyebarkan data bocor milik Bank Indonesia meski sebelumnya lewat postingan di akun Twitter @darktracer_int geng ini mengklaim baru 6 persen dari total data bocor milik BI," kata Pratama Persadha menjawab pertanyaan ANTARA di Semarang, Kamis.

Dengan demikian, kata Pratama, postingan pada hari Minggu (30/1) di akun Twitter @darktracer_int adalah informasi terakhir terkait dengan penyebarluasan data bocor dalam genggaman geng ransomware conti.

Sebelumnya, pada tangkapan layar yang dicuitkan diklaim bahwa 228 gigabita tersebut hanya 6 persen dari total kebocoran data yang dimiliki grup ransomware conti.

Disebutkan pula bahwa hingga 30 Januari 2022 serangan dari grup ransomware conti terhadap BI sudah di-update sampai empat kali, yakni unggahan pertama dengan ukuran 487 megabita, kemudian naik menjadi 44 gigabita, 130 gigabita, dan terakhir 228 gigabita.

Adapun jumlah komputer internal milik BI yang diklaim disusupi oleh grup ransomware conti, kata Pratama, semula 16 unit bertambah menjadi 513 unit.

Source