Jump to content

Komunikasi Data dan Jaringan:Protokol TCP IP

From Wiki

Protocol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang dipakai oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet.

Protokol ini tidaklah mampu berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Data tersebut diimplementasikan dalam wujud perangkat lunak (software) di sistem operasi.

Arsitektur TCP/IP

Arsitektur TCP/IP

Arsitektur TCP/IP tidaklah berbasis model referensi tujuh lapis OSI, tetapi menggunakan model referensi DARPA. Seperti diperlihatkan dalam diagram, TCP/IP merngimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis.

Empat lapis ini, dapat dipetakan (meski tidak secara langsung) terhadap model referensi OSI. Empat lapis ini, kadang-kadang disebut sebagai DARPA Model, Internet Model, atau DoD Model, mengingat TCP/IP merupakan protokol yang awalnya dikembangkan dari proyek ARPANET yang dimulai oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Protocol TCP/IP Process/Aplication

Process/Aplication (Protokol lapisan aplikasi): bertanggung jawab untuk menyediakan akses untuk aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol

  • Telnet
  • SSH
  • FTP (File Transfer Protocol )
  • TFTP
  • SNMP (Simple Network Management Protocol)
  • HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
  • HTTPS
  • NTP
  • DNS (Domain Name System)
  • DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)

Telnet dan SSH

Telnet dan SSH

Telnet dan SSH (Secure Shell) adalah dua protokol jaringan client-server yang digunakan untuk memberikan akses remote (jarak jauh) untuk login komputer tertentu dalam sebuah jaringan

Telnet (Telecommunication Network) adalah protocol jaringan yang digunakan pada Internet atau Local Area Network untuk menyediakan fasilitas komunikasi berbasis teks interaksi dua arah yang menggunakan koneksi virtual terminal.

Sedangkan pengertian SSH (Secure Shell) adalah sebuah protocol jaringan kriptografi untuk komunikasi data yang aman, login antarmuka baris perintah, perintah eksekusi jarak jauh, dan layanan jaringan lainnya

Perbedaan Telnet Dan SSH

  • Telnet dan SSH keduanya melayani tujuan yang sama dan menyediakan konektivitas ke server jauh tetapi Telnet adalah protokol konvensional, meskipun masih digunakan dalam berbagai aplikasi. SSH adalah pengganti Telnet dan memiliki beberapa fitur yang disempurnakan juga.
  • Telnet tidak menyediakan mekanisme keamanan apa pun sedangkan SSH lebih aman dan memberikan langkah-langkah keamanan.
  • Dalam Telnet mentransmisikan data dalam teks biasa yang merupakan alasan rentan terhadap serangan keamanan. Di sisi lain, SSH menggunakan enkripsi untuk data yang dikirimkan dan pelanggaran keamanan sepertinya tidak terjadi. SSH dapat menahan penyadapan, man di tengah dan serangan penyisipan / replay.
  • Telnet tidak menyediakan fasilitas otentikasi sementara SSH menyediakan otentikasi pengguna.
  • Telnet bekerja dengan jaringan pribadi. Sebaliknya, SSH bekerja dengan jaringan publik.
  • Telnet berkomunikasi melalui nomor port 23 melalui TCP / IP. Sebagai lawan, SSH menggunakan nomor port 22 untuk komunikasi.

FTP

FTP

FTP adalah singkatan dari File Transfer Protocol dan digunakan untuk mengirim dan menerima file dari komputer jarak jauh.

FTP membuat dua koneksi antara sistem klien dan sistem server, satu untuk informasi kontrol dan yang lainnya untuk data yang akan ditransfer. Satu versi aman dari protokol ini disebut FTPS, yang menggunakan SSL untuk mengenkripsi data saat transit.

Informasi kontrol membawa perintah dan respons. Otentikasi harus dilakukan pada awalnya dengan cara memvalidasi nama pengguna dan kata sandi dan, setelah selesai, file dapat ditransfer antara dua sistem. FTP menangani file format biner dan teks.

Ketika klien FTP meminta untuk menyambung ke server FTP, file TCP (Transmission Control Protocol) koneksi dibuat ke port 21 server FTP, yang dicadangkan untuk FTP. Setelah otentikasi selesai, koneksi TCP lain dibuat untuk transfer data aktual pada port efemeral lain, biasanya di atas 1024

TFTP

TFTP adalah singkatan dari Trivial File Transfer Protocol. TFTP jauh lebih sederhana daripada FTP dan menjalankan transfer file antara proses klien dan server. Namun, ini tidak menyediakan otentikasi pengguna dan fitur berguna lainnya yang didukung oleh FTP.

Sementara FTP menggunakan TCP, TFTP menggunakan UDP (user-datagram-protocol), yang menjadikannya protokol yang tidak dapat diandalkan.

UDP adalah singkatan dari User Data Protocol yang merupakan salah satu jenis protokol internet yang memungkinkan sebuah perangkat lunak pada komputer bisa mengirimkan pesan ke komputer lain melalui jaringan tanpa perlu ada komunikasi awal

SNMP (Simple Network Management Protocol)

SNMP (Simple Network Management Protocol)

Protokol manajemen jaringan sederhana (bahasa Inggris: Simple Network Management Protocol (SNMP)) merupakan protokol standard industri yang digunakan untuk memonitor dan mengelola berbagai perangkat di jaringan Internet meliputi hub, router, switch, workstation dan sistem manajemen jaringan secara jarak jauh (remote).

Tiga versi penting SNMP telah dikembangkan dan digunakan. SNMPv1 adalah versi asli dari protokol. Versi yang lebih baru, SNMPv2c dan SNMPv3, menampilkan peningkatan kinerja, fleksibilitas, dan keamanan.

HTTP dan HTTPS

HTTP adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol. Merupakan sebuah protokol pada suatu jaringan yang mengizinkan pertukaran informasi antara web server dengan client. Dengan kata lain, HTTP lah yang mengatur jalannya proses untuk menampilkan halaman website melalui browser. Biasanya lebih sering digunakan untuk mengirimkan data dari web server ke browser untuk menampilkan halaman website.

Tapi ada masalah jika website Anda menggunakan HTTP. Karena data yang dikirimkan dari browser menuju server tidak di enkripsi, sehingga pihak lain dapat menyalahgunakannya. Sedangkan HTTPS adalah pengembangan dari HTTP yang mana memiliki standar keamanan yang lebih tinggi dari HTTP

HTTPS adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol Secure. Dapat Anda temukan ketika mengunjungi sebuah website yang memiliki fitur untuk melakukan transaksi pembayaran atau fasilitas untuk login.

NTP (Network Time Protocol)

NTP (Network Time Protocol) merupakan sebuah protokol yang digunakan untuk mengsingkronkan waktu antar komputer. Singkronisasi waktu yang dilakukan oleh protokol ini sangat akurat dapat mencapai 10 milidetik untuk jaringan internet dan dapat mencapai 200 milidetik dalam jaringan lokal.

NTP sendiri berada di 2 sisi yaitu sisi klien dan sisi server, kegunaan layanan di ntp adalah untuk mempaskan atau menyesuaikan waktu yang ada sesuai regional dimana mesin komputer itu berada NTP menggunakan port komunikasi UDP nomor 123.

Proses sinkronisasi ini dilakukan didalam jalur komunikasi data yang biasanya menggunakan protokol komunikasi TCP/IP. Sehingga proses ini sendiri dapat dilihat sebagai proses komunikasi data yang hanya melakukan pertukaran paket-paket data saja.

DNS (Domain Name System)

DNS (Domain Name System)

Domain Name System atau DNS adalah sebuah sistem yang membantu manusia dan komputer untuk saling berkomunikasi saat mengakses website melalui internet. Manusia menggunakan nama (URL), komputer menggunakan angka (IP), dan DNS berada di antaranya untuk “menerjemahkan” URL menjadi angka yang bisa dipahami oleh komputer

DNS adalah sebuah sistem yang mengubah URL website ke dalam bentuk IP Address. Tanpa DNS, Anda harus mengetikkan IP Address secara lengkap ketika ingin mengunjungi sebuah website.