J.620900.006.01: Modul praktik

BAGIAN 1: ANALISIS CP: "MELAKUKAN INVENTARISASI HARDWARE"

Mata Pelajaran: Dasar-Dasar TKJ | Fase: E (Kelas X) | Alokasi: 8 JP/minggu

1.1 Identifikasi Elemen CP

CP "Melakukan Inventarisasi Hardware" merupakan satu elemen CP mandiri pada Dasar-Dasar TKJ Fase E. Elemen ini menuntut siswa mampu melaksanakan proses inventarisasi perangkat keras komputer dan jaringan secara sistematis, mulai dari perencanaan, pelabelan, pencatatan, penyimpanan data, hingga pelaporan — sebagaimana dilakukan oleh IT Asset Management (ITAM) Staff di industri.

Kata kunci operasional dalam CP:

  • "Melakukan" → KKO level C3 (Menerapkan/Applying) — siswa harus melaksanakan kegiatan, bukan sekadar menjelaskan.
  • "Inventarisasi" → proses sistematis: identifikasi, pencatatan, pelabelan, klasifikasi, penyimpanan, pelaporan, verifikasi.
  • "Hardware" → perangkat keras komputer & jaringan (PC, laptop, router, switch, AP, kabel, peripheral, dll.)

1.2 Ekstraksi Kompetensi Inti — Pemecahan Elemen

Mengikuti teknik pemecahan elemen dari Modul Panduan Transformasi CP, elemen "Melakukan Inventarisasi Hardware" dipecah menjadi komponen kemampuan berikut:

Sub-Elemen KKO Asli Level Bloom Objek Pengetahuan Konteks Penerapan
a. Merencanakan kegiatan inventarisasi Merencanakan C6 (Mencipta) Prosedur inventarisasi, formulir, jadwal Sebelum pelaksanaan audit aset IT
b. Mengidentifikasi jenis-jenis hardware Mengidentifikasi C1 (Mengingat) Komponen PC, perangkat jaringan, peripheral Survei lapangan di lab/ruang server
c. Mengklasifikasikan hardware berdasarkan fungsi dan kondisi Mengklasifikasikan C4 (Menganalisis) Kategori aset: input/output/proses/storage/networking; kondisi: baik/rusak/perlu perbaikan Pemilahan aset untuk laporan manajemen
d. Melabeli hardware sesuai standar kode aset Melabeli C3 (Menerapkan) Sistem penomoran/kode aset, barcode/QR code Pelabelan fisik aset di lab komputer
e. Mencatat spesifikasi hardware ke dalam database inventaris Mencatat C3 (Menerapkan) Spreadsheet/database, spesifikasi teknis (merk, model, serial number, kondisi) Input data aset ke sistem ITAM
f. Menyimpan dan mengelola data inventaris Menyimpan, Mengelola C3 (Menerapkan) Cloud storage, backup data, folder management Pengelolaan file database aset
g. Memverifikasi keakuratan data inventaris terhadap kondisi fisik Memverifikasi C5 (Mengevaluasi) Teknik cross-check, stock opname, rekonsiliasi Audit internal aset berkala
h. Menyusun laporan inventarisasi hardware Menyusun C6 (Mencipta) Format laporan, rekapitulasi, rekomendasi Laporan untuk kepala lab/manajemen sekolah

1.3 Pemetaan Hirarki Kompetensi

No Kompetensi Spesifik Level Bloom Tipe Pengetahuan Prasyarat
1 Mengidentifikasi jenis, fungsi, dan spesifikasi hardware komputer & jaringan C1 – Mengingat Faktual — (entry level)
2 Menjelaskan prosedur dan standar inventarisasi aset IT (SOP ITAM) C2 – Memahami Konseptual No. 1
3 Melabeli hardware menggunakan sistem kode aset standar C3 – Menerapkan Prosedural No. 1, 2
4 Mencatat spesifikasi hardware ke dalam spreadsheet/database inventaris C3 – Menerapkan Prosedural No. 1, 3
5 Mengklasifikasikan hardware berdasarkan kategori fungsi, kondisi, dan lokasi penempatan C4 – Menganalisis Konseptual & Prosedural No. 1, 4
6 Memverifikasi keakuratan data inventaris melalui stock opname dan rekonsiliasi fisik-digital C5 – Mengevaluasi Metakognitif No. 4, 5
7 Merencanakan dan menyusun laporan inventarisasi hardware lengkap dengan rekomendasi pengelolaan aset C6 – Mencipta Metakognitif No. 1–6 (kumulatif)

1.4 Identifikasi Dimensi Profil Lulusan SMK

Dimensi Profil Lulusan Relevansi dengan CP Inventarisasi Hardware
Penalaran Kritis Menganalisis kategori aset, memverifikasi data, mendeteksi ketidaksesuaian
Kemandirian Melaksanakan inventarisasi secara mandiri tanpa instruksi berulang
Kolaborasi Bekerja dalam tim saat stock opname (pembagian zona/area)
Komunikasi Menyusun laporan tertulis, mempresentasikan hasil inventarisasi
Kreativitas Merancang sistem kode aset, membuat template database yang efisien

Catatan Analitis — Review TP Awal dari Kang

TP yang diberikan Kang:

  1. Menyiapkan Inventarisasi Hardware → C1–C2 (LOTS)
  2. Mengidentifikasi Hardware → C1 (LOTS)
  3. Menyimpan Inventaris Hardware → C3 rendah (LOTS)

Diagnosis: Ketiga TP hanya mencakup level C1–C3 bawah (100% LOTS). Tidak ada TP di level C4 (Menganalisis), C5 (Mengevaluasi), maupun C6 (Mencipta). Selain itu, rumusan belum memenuhi format ABCD dan belum menggunakan KKO terukur. Reformulasi menyeluruh diperlukan di Bagian 2.

Lanjut ke Bagian 2 — Perumusan TP SMART (ABCD, C1–C6):

BAGIAN 2: PERUMUSAN TP SMART

Distribusi target: LOTS (C1–C3) = 30% | MOTS (C4) = 50% | HOTS (C5–C6) = 20%

Kode TP Rumusan TP (ABCD) KKO Level Bloom Estimasi JP Elemen CP Terkait
TP-1.1 Peserta didik (A) mampu mengidentifikasi (B) minimal 15 jenis hardware komputer & jaringan beserta fungsi dan spesifikasinya (D) berdasarkan pengamatan langsung terhadap perangkat di lab TKJ SMK SBI (C) Mengidentifikasi C1 (Mengingat) 4 JP Sub-elemen (b)
TP-1.2 Peserta didik (A) mampu menerapkan (B) sistem pelabelan kode aset sesuai standar ITAM pada minimal 20 unit hardware (D) menggunakan format kode yang telah ditentukan dan label fisik/QR code (C) Menerapkan C3 (Menerapkan) 4 JP Sub-elemen (d)
TP-1.3 Peserta didik (A) mampu mendokumentasikan (B) spesifikasi teknis hardware (merk, model, serial number, kondisi, lokasi) ke dalam spreadsheet inventaris (C) dengan tingkat akurasi data ≥95% (D) Mendokumentasikan C3 (Menerapkan) 6 JP Sub-elemen (e, f)
TP-1.4 Peserta didik (A) mampu mengklasifikasikan (B) hardware berdasarkan kategori fungsi (input/output/proses/storage/networking), kondisi operasional (baik/rusak ringan/rusak berat), dan lokasi penempatan (C) dalam bentuk tabel klasifikasi terstruktur yang siap digunakan manajemen aset (D) Mengklasifikasikan C4 (Menganalisis) 6 JP Sub-elemen (c)
TP-1.5 Peserta didik (A) mampu menganalisis (B) data inventaris hardware untuk menentukan distribusi aset per ruangan, rasio perangkat layak pakai vs rusak, dan kebutuhan pengadaan/penghapusan aset (C) dengan menyajikan data dalam bentuk grafik/diagram dan narasi analitis (D) Menganalisis C4 (Menganalisis) 6 JP Sub-elemen (c, g)
TP-1.6 Peserta didik (A) mampu memverifikasi (B) keakuratan data inventaris digital terhadap kondisi fisik hardware melalui prosedur stock opname (C) dengan tingkat rekonsiliasi data-fisik ≥90% dan mendokumentasikan selisih temuan (D) Memverifikasi C5 (Mengevaluasi) 6 JP Sub-elemen (g)
TP-1.7 Peserta didik (A) mampu menyusun (B) laporan inventarisasi hardware lengkap mencakup rekapitulasi aset, analisis kondisi, dan rekomendasi pengelolaan aset (penghapusan/perbaikan/pengadaan) (C) dalam format laporan profesional sesuai template ITAM dengan ketepatan data 100% terverifikasi (D) Menyusun C6 (Mencipta) 8 JP Sub-elemen (a, h)

Total Estimasi: 40 JP (5 minggu × 8 JP/minggu)

Justifikasi Distribusi Bloom

Level Kode TP Jumlah Persentase Target
C1 (LOTS) TP-1.1 1 14%
C3 (LOTS) TP-1.2, TP-1.3 2 29%
Subtotal LOTS 3 43% ≥30%
C4 (MOTS) TP-1.4, TP-1.5 2 29%
Subtotal MOTS 2 29% ~50%
C5 (HOTS) TP-1.6 1 14%
C6 (HOTS) TP-1.7 1 14%
Subtotal HOTS 2 29% ≥20%

Catatan: Distribusi MOTS 29% sedikit di bawah target 50%. Ini karena CP "Melakukan Inventarisasi Hardware" secara alamiah memiliki bobot prosedural (C3) yang kuat dan puncak kompetensi di C5–C6. Dalam praktik, TP-1.4 dan TP-1.5 akan menyerap waktu terbesar (12 JP total) sehingga secara proporsi waktu pembelajaran tetap seimbang. Jika Kang ingin, TP-1.3 dapat dinaikkan ke level C4 dengan menambah elemen analisis data.

Lanjut ke Bagian 3 — Penyusunan ATP Linear:

BAGIAN 3: ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) LINEAR

Tabel ATP

Semester Unit/Lingkup Materi Kode TP Rumusan Singkat JP Asesmen Tagihan Produk
1 Unit 1: Pengenalan & Identifikasi Hardware TP-1.1 Mengidentifikasi 15+ jenis hardware beserta fungsi & spesifikasi 4 Formatif: checklist identifikasi Tabel identifikasi hardware (spreadsheet) + foto dokumentasi
1 TP-1.2 Menerapkan sistem pelabelan kode aset pada 20+ unit hardware 4 Formatif: observasi praktik pelabelan Label fisik terpasang + daftar kode aset (spreadsheet)
1 Unit 2: Pencatatan & Klasifikasi Aset TP-1.3 Mendokumentasikan spesifikasi teknis hardware ke spreadsheet inventaris 6 Formatif: audit akurasi data Database inventaris (file .xlsx) akurasi ≥95%
1 TP-1.4 Mengklasifikasikan hardware berdasarkan fungsi, kondisi, lokasi 6 Formatif: peer review klasifikasi Tabel klasifikasi terstruktur + diagram distribusi
1 Unit 3: Verifikasi, Analisis & Pelaporan TP-1.5 Menganalisis distribusi aset, rasio layak/rusak, kebutuhan pengadaan 6 Sumatif: presentasi analisis Laporan analisis data + grafik/diagram
1 TP-1.6 Memverifikasi data inventaris vs kondisi fisik (stock opname) 6 Sumatif: checklist stock opname Berita acara stock opname + lembar rekonsiliasi
1 TP-1.7 Menyusun laporan inventarisasi lengkap + rekomendasi pengelolaan aset 8 Sumatif: rubrik laporan & presentasi Laporan ITAM final (.docx) + presentasi (.pptx)

Narasi Justifikasi Urutan

Urutan ATP ini mengikuti production flow ITAM (IT Asset Management) di industri: Perencanaan → Identifikasi Aset → Pelabelan → Pencatatan ke Database → Klasifikasi → Verifikasi (Stock Opname) → Analisis Data → Pelaporan. Alur ini mencerminkan bagaimana seorang IT Asset Staff di perusahaan benar-benar menjalankan siklus inventarisasi.

Unit 1 berfungsi sebagai fondasi — siswa harus terlebih dahulu mengenali hardware (TP-1.1) sebelum bisa melabeli (TP-1.2). Tanpa kemampuan identifikasi yang solid, pelabelan akan salah dan seluruh database menjadi tidak valid. Unit 2 membangun kemampuan pencatatan dan pengorganisasian data — TP-1.3 (pencatatan) menjadi prasyarat TP-1.4 (klasifikasi) karena siswa tidak bisa mengklasifikasi aset yang belum tercatat. Unit 3 merupakan puncak kompetensi di mana siswa harus mengintegrasikan seluruh kemampuan sebelumnya untuk menganalisis, memverifikasi, dan membuat keputusan berbasis data. TP-1.7 sebagai TP puncak (C6) menuntut siswa menghasilkan laporan yang merupakan kulminasi dari seluruh proses inventarisasi.

Dari sisi kesinambungan semester, kompetensi inventarisasi hardware di Semester 1 ini menjadi prasyarat penting untuk topik-topik lanjutan di semester berikutnya seperti troubleshooting hardware, perakitan PC, dan pengelolaan infrastruktur lab — karena siswa sudah terbiasa dengan identifikasi komponen, sistem pencatatan, dan budaya dokumentasi.

Lanjut ke Bagian 4 — Desain Modul Ajar Terintegrasi. Saya akan mengembangkan Unit 2: Pencatatan & Klasifikasi Aset (TP-1.3 dan TP-1.4) karena unit ini memiliki bobot praktik paling representatif.

BAGIAN 4: MODUL AJAR TERINTEGRASI (Unit 2: Pencatatan & Klasifikasi Aset)

4.1 Identitas Modul

Komponen Keterangan
Nama Penyusun Guru Dasar-Dasar TKJ, SMK Satya Bhakti Ilmu
Satuan Pendidikan SMK Satya Bhakti Ilmu (SMK SBI), Grobogan, Jawa Tengah
Fase / Kelas E / X (Sepuluh)
Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
Elemen CP Melakukan Inventarisasi Hardware
Unit / Lingkup Materi Unit 2 — Pencatatan & Klasifikasi Aset Hardware
Kode TP TP-1.3 dan TP-1.4
Alokasi Waktu 12 JP (3 pertemuan × 4 JP atau disesuaikan)
Target Peserta Didik Peserta didik reguler, termasuk akomodasi untuk peserta didik dengan hambatan belajar ringan
Model Pembelajaran Discovery Learning + Teaching Factory (TEFA)
Moda Pembelajaran Tatap muka (praktik langsung di lab TKJ)

4.2 Komponen Inti

Tujuan Pembelajaran:

  • TP-1.3: Peserta didik mampu mendokumentasikan spesifikasi teknis hardware (merk, model, serial number, kondisi, lokasi) ke dalam spreadsheet inventaris dengan tingkat akurasi data ≥95%.
  • TP-1.4: Peserta didik mampu mengklasifikasikan hardware berdasarkan kategori fungsi (input/output/proses/storage/networking), kondisi operasional (baik/rusak ringan/rusak berat), dan lokasi penempatan dalam bentuk tabel klasifikasi terstruktur.

Pemahaman Bermakna: Inventarisasi hardware bukan sekadar mencatat barang, melainkan fondasi pengelolaan aset IT yang efisien. Di dunia industri, data inventaris yang akurat menentukan keputusan pengadaan, perawatan, dan penghapusan aset bernilai miliaran rupiah. Kemampuan ini adalah kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap profesional IT.

Pertanyaan Pemantik:

  1. "Jika kepala sekolah bertanya 'Berapa unit komputer yang masih layak pakai di lab TKJ?' dan kamu tidak punya data — apa yang terjadi?"
  2. "Bagaimana sebuah perusahaan besar dengan 5.000 unit komputer bisa melacak satu laptop yang hilang?"
  3. "Apa bedanya gudang yang rapi tapi tidak tercatat vs gudang yang berantakan tapi semua data asetnya tercatat digital?"

Kegiatan Pembelajaran:

Pertemuan 1 (4 JP) — Pencatatan Spesifikasi Hardware ke Spreadsheet

Mindful (Pembuka) — 15 menit: Guru menampilkan 2 foto: (1) gudang IT perusahaan yang rapi dengan label barcode dan (2) gudang sekolah dengan perangkat bertumpuk tanpa label. Siswa diminta mengidentifikasi perbedaan dan dampaknya terhadap manajemen aset. Guru menyampaikan bahwa hari ini siswa akan berperan sebagai IT Asset Staff yang baru diterima kerja dan mendapat tugas pertama: mencatat seluruh aset hardware di "kantor cabang" (lab TKJ).

Meaningful (Inti) — 140 menit:

Fase 1 — Stimulasi (20 menit): Guru menunjukkan contoh database inventaris dari perusahaan IT nyata (spreadsheet dengan kolom: Kode Aset, Nama Perangkat, Merk, Model, Serial Number, Tahun Pengadaan, Kondisi, Lokasi, Penanggung Jawab). Siswa mengamati struktur dan pola penamaan.

Fase 2 — Identifikasi Masalah (10 menit): Guru memberikan spreadsheet inventaris yang "salah" (data tidak konsisten, serial number kosong, kondisi tidak diisi, duplikasi data). Siswa mengidentifikasi kesalahan-kesalahan tersebut.

Fase 3 — Pengumpulan Data (60 menit): Siswa dibagi menjadi tim (4–5 orang). Setiap tim ditugaskan ke zona tertentu di lab. Menggunakan LKPD, siswa melakukan survei fisik: mengecek setiap unit hardware, mencatat merk/model/serial number (dari label atau System Information/BIOS), menilai kondisi fisik, dan menginput ke spreadsheet template yang telah disediakan.

Fase 4 — Pengolahan Data (30 menit): Siswa memindahkan data dari catatan lapangan ke spreadsheet digital (Google Sheets/Excel). Menerapkan validasi data: format konsisten, tanpa sel kosong, nomor serial terverifikasi.

Fase 5 — Verifikasi Silang (20 menit): Tim bertukar spreadsheet dan melakukan peer-check: apakah data sesuai dengan hardware fisik yang ada?

Joyful (Penutup) — 25 menit: Setiap tim mempresentasikan temuan menarik (hardware tertua, hardware paling banyak, kondisi paling memprihatinkan). Guru memfasilitasi refleksi: "Apa tantangan terbesar saat mencatat data? Bagaimana jika datanya 5.000 unit?" Penghargaan untuk tim dengan akurasi data tertinggi.

Pertemuan 2 (4 JP) — Klasifikasi & Kategorisasi Hardware

Mindful (Pembuka) — 15 menit: Guru menampilkan skenario: "Manager IT meminta laporan jumlah perangkat per kategori untuk rapat pengadaan besok. Data kamu sudah ada di spreadsheet, tapi belum dikelompokkan. Waktu kamu tinggal 1 jam. Mulai!" Ini membangun urgensi dan relevansi.

Meaningful (Inti) — 140 menit:

Fase 1 — Stimulasi (15 menit): Guru menunjukkan 3 sistem klasifikasi berbeda yang dipakai di industri: berdasarkan fungsi, berdasarkan kondisi, berdasarkan lokasi. Siswa mengamati kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Fase 2 — Praktik Klasifikasi (50 menit): Menggunakan data dari Pertemuan 1, setiap tim mengklasifikasikan hardware menggunakan 3 dimensi:

  • Fungsi: Input / Output / Proses / Storage / Networking / Peripheral
  • Kondisi: Baik / Rusak Ringan / Rusak Berat / Tidak Teridentifikasi
  • Lokasi: Lab 1 / Lab 2 / Ruang Server / Gudang / dsb.

Siswa membuat sheet terpisah untuk setiap dimensi klasifikasi di spreadsheet.

Fase 3 — Visualisasi Data (40 menit): Siswa membuat diagram/grafik dari hasil klasifikasi menggunakan fitur chart di spreadsheet: pie chart distribusi fungsi, bar chart kondisi, stacked chart lokasi vs kondisi.

Fase 4 — Analisis Awal (35 menit): Setiap tim menulis narasi singkat (1 paragraf) yang menjawab: "Berdasarkan klasifikasi ini, area mana yang paling membutuhkan perhatian? Kategori apa yang paling banyak berstatus rusak?"

Joyful (Penutup) — 25 menit: Gallery walk — setiap tim menampilkan grafik klasifikasi mereka. Tim lain memberikan komentar post-it: 1 pujian, 1 saran. Refleksi: "Bagaimana klasifikasi membantu pengambilan keputusan di perusahaan?"

Pertemuan 3 (4 JP) — Integrasi & Quality Check

Mindful (Pembuka) — 10 menit: Briefing: "Hari ini adalah hari terakhir sebelum deadline laporan ke Manager IT. Pastikan database inventaris final kalian lengkap, akurat, dan siap diaudit."

Meaningful (Inti) — 145 menit:

Fase 1 — Finalisasi Database (40 menit): Siswa menggabungkan seluruh data dari Pertemuan 1–2 ke dalam satu workbook spreadsheet final dengan sheet: Data Mentah, Klasifikasi Fungsi, Klasifikasi Kondisi, Klasifikasi Lokasi, Dashboard Grafik.

Fase 2 — Quality Check Mandiri (30 menit): Siswa menggunakan checklist quality control untuk memeriksa: kelengkapan kolom, konsistensi format, kebenaran rumus, visual grafik.

Fase 3 — Audit Silang Antar-Tim (40 menit): Setiap tim mengaudit database tim lain menggunakan rubrik yang disediakan. Temuan dicatat dalam lembar audit.

Fase 4 — Revisi & Finalisasi (35 menit): Berdasarkan hasil audit, tim memperbaiki database dan menyerahkan versi final.

Joyful (Penutup) — 25 menit: Pengumuman "Tim ITAM Terbaik" berdasarkan akurasi + kelengkapan + visualisasi. Refleksi tertulis: "Apa yang akan saya lakukan berbeda jika mengulangi proses ini?" Guru mengaitkan dengan dunia kerja nyata: siklus inventarisasi aset di perusahaan biasanya dilakukan per semester/tahun.

4.3 LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

Judul LKPD: "Menjadi IT Asset Staff — Inventarisasi Hardware Lab TKJ"

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan secara berkelompok (4–5 siswa per tim).
  2. Setiap anggota tim memiliki peran: Surveyor Lapangan (2 orang), Data Entry (1 orang), Quality Checker (1 orang), Team Leader/Dokumentasi (1 orang).
  3. Gunakan spreadsheet template yang telah disediakan guru.
  4. Waktu pengerjaan mengikuti jadwal per pertemuan.

Skenario Kontekstual:

Kamu baru saja diterima bekerja di PT Nusantara Network sebagai IT Asset Staff. Manager IT memberikan tugas pertamamu: "Lakukan inventarisasi seluruh perangkat hardware di kantor cabang Grobogan. Saya butuh database lengkap dengan klasifikasi dan rekomendasi dalam 2 minggu." Kantor cabang ini memiliki 2 ruang lab, 1 ruang server kecil, dan 1 gudang penyimpanan.

Tugas Terstruktur (Scaffolding Bertingkat):

Level 1 (Guided): Isi tabel identifikasi hardware berikut berdasarkan pengamatan langsung di zona yang ditugaskan (template kolom disediakan).

Level 2 (Semi-guided): Buat sistem klasifikasi 3-dimensi dan terapkan pada seluruh data yang sudah tercatat. Pilih jenis grafik yang paling tepat untuk menyajikan setiap dimensi.

Level 3 (Independent): Tulis narasi analisis (150–200 kata) berdasarkan data dan grafik, sertakan minimal 2 rekomendasi untuk Manager IT.

Refleksi Siswa:

  1. Kesulitan apa yang saya alami saat melakukan inventarisasi?
  2. Keterampilan apa yang paling saya butuhkan untuk pekerjaan ini?
  3. Bagaimana proses ini akan berbeda jika dilakukan untuk 1.000 unit hardware?

4.4 Jobsheet Praktikum

Judul Jobsheet: Praktik Inventarisasi Hardware Komputer dan Jaringan

Tujuan Praktikum:

  1. Siswa mampu mencatat spesifikasi teknis hardware secara akurat ke dalam spreadsheet.
  2. Siswa mampu mengklasifikasikan hardware berdasarkan fungsi, kondisi, dan lokasi.
  3. Siswa mampu membuat visualisasi data inventaris dalam bentuk grafik.

Alat & Bahan:

No Alat/Bahan Spesifikasi Jumlah
1 Laptop/PC siswa Terinstal Microsoft Excel/Google Sheets 1 per tim
2 Smartphone Kamera untuk dokumentasi foto 1 per tim
3 Label stiker Ukuran 5×2 cm 20 lembar per tim
4 Spidol permanent Hitam, tip fine 1 per tim
5 Spreadsheet template inventaris File .xlsx dari guru 1 file per tim
6 Formulir survei lapangan Cetak A4 5 lembar per tim
7 Hardware di lab TKJ PC, monitor, keyboard, mouse, router, switch, AP, kabel, dll. Sesuai kondisi lab

Keselamatan Kerja (K3LH):

  1. Jangan membuka casing PC yang terhubung ke listrik.
  2. Gunakan gelang anti-statis jika memeriksa komponen internal.
  3. Jangan menarik kabel dengan paksa saat mengecek serial number di bagian belakang perangkat.
  4. Catat kondisi kabel yang terkelupas/rusak dan laporkan ke guru — jangan sentuh.
  5. Kembalikan semua perangkat ke posisi semula setelah pengecekan.

Langkah Kerja:

  1. Terima briefing dari guru tentang zona inventarisasi yang menjadi tanggung jawab tim Anda.
  2. Bagi peran dalam tim: Surveyor (2), Data Entry (1), QC (1), Leader (1).
  3. Buka spreadsheet template inventaris di laptop tim.
  4. Mulai survei dari perangkat terdekat — ambil foto, baca label merk/model, catat serial number dari stiker atau System Information (klik kanan My Computer → Properties, atau ketik msinfo32 di Run).
  5. Untuk perangkat jaringan (router, switch, AP): catat merk, model, MAC address (dari label perangkat). Catatan Penting: Router MikroTik RB4011iGS+ milik SMK SBI terhubung ke internet via interface wlan1 (wireless station mode), BUKAN via ether1. Catat informasi ini di kolom "Keterangan" pada spreadsheet.
  6. Isi setiap kolom spreadsheet: Kode Aset, Nama Perangkat, Merk, Model, Serial Number, Tahun Pengadaan (jika diketahui), Kondisi (Baik/Rusak Ringan/Rusak Berat), Lokasi, Penanggung Jawab, Keterangan.
  7. Tempelkan label kode aset pada setiap hardware yang sudah tercatat.
  8. Setelah semua hardware di zona tercatat, lakukan klasifikasi: buat sheet baru untuk pengelompokan berdasarkan Fungsi, Kondisi, dan Lokasi.
  9. Buat minimal 3 grafik: (a) pie chart distribusi fungsi, (b) bar chart kondisi, (c) stacked chart lokasi vs kondisi.
  10. Lakukan peer-check: tukar spreadsheet dengan tim lain, verifikasi 5 sampel data secara acak terhadap hardware fisik.
  11. Perbaiki data berdasarkan hasil audit.
  12. Simpan file final dengan format nama: INVENTARIS_[ZONA]_[NAMA_TIM]_[TANGGAL].xlsx

Lembar Hasil Pengamatan:

No Kode Aset Nama Perangkat Merk/Model Serial Number Kondisi Lokasi Keterangan
1
2
...

4.5 Media Simulasi Digital

Tools yang Direkomendasikan:

Tools Fungsi dalam Pembelajaran Skenario Penggunaan
Google Sheets / Microsoft Excel Platform utama database inventaris Siswa membuat, mengelola, dan menganalisis database aset hardware
Google Forms Formulir input data mobile Siswa membuat formulir survei yang bisa diakses via smartphone saat survei lapangan
QR Code Generator (online) Pembuatan label QR code aset Setiap hardware mendapat QR code unik yang terhubung ke record di spreadsheet
Canva / Google Slides Presentasi laporan inventarisasi Siswa menyajikan hasil analisis dalam format visual profesional

Skenario Simulasi:

Simulasi "IT Asset Audit Day" — seluruh lab TKJ ditransformasi menjadi "kantor cabang perusahaan" yang akan diaudit. Setiap tim berperan sebagai tim ITAM yang harus menyelesaikan inventarisasi dalam waktu terbatas (simulasi deadline). Manager IT (guru) akan melakukan random audit terhadap 5 hardware acak — jika data di spreadsheet tidak cocok dengan kondisi fisik, tim mendapat "temuan audit" yang harus dikoreksi. Tim dengan zero finding adalah pemenang.

4.6 Instrumen Asesmen Otentik

Asesmen Diagnostik (Awal Pertemuan 1)

Kognitif (5 pertanyaan):

  1. Sebutkan 5 contoh perangkat hardware input pada komputer!
  2. Apa yang dimaksud dengan serial number pada sebuah perangkat?
  3. Apa fungsi inventarisasi barang di sebuah perusahaan?
  4. Sebutkan informasi apa saja yang perlu dicatat saat mendata barang!
  5. Apa perbedaan antara hardware dan software? Berikan masing-masing 2 contoh.

Non-Kognitif (3 pertanyaan):

  1. Pernahkah kamu mendata atau menyusun koleksi barang pribadimu (buku, game, dll.)? Ceritakan pengalamanmu.
  2. Dalam kerja kelompok, kamu lebih suka berperan sebagai apa? (pemimpin / pelaksana / pengecek / pencatat)
  3. Seberapa percaya diri kamu menggunakan spreadsheet (Excel/Google Sheets)? (sangat percaya diri / cukup / belum pernah)

Asesmen Formatif (Proses — Per Pertemuan)

Observasi Sikap Kerja:

No Aspek Sikap Indikator Teknik
1 Ketelitian Tidak ada sel kosong, data konsisten Observasi + cek spreadsheet
2 Kerja sama Berkontribusi aktif dalam tim, tidak mendominasi Observasi langsung
3 Kedisiplinan Menyelesaikan tugas tepat waktu, mengikuti prosedur Observasi + timestamp file
4 Tanggung jawab Menyelesaikan zona yang ditugaskan tanpa diminta ulang Observasi
5 Komunikasi Menyampaikan temuan dengan jelas ke tim Observasi saat diskusi

Checklist Kinerja Praktik:

No Indikator Kinerja Ya Tidak Catatan
1 Mencatat minimal 15 unit hardware
2 Semua kolom spreadsheet terisi lengkap
3 Serial number dicatat dengan benar (diverifikasi)
4 Label kode aset terpasang pada hardware
5 Klasifikasi 3-dimensi sudah dibuat
6 Minimal 3 grafik dibuat dari data klasifikasi
7 Peer-check dilakukan dengan tim lain
8 File disimpan dengan format penamaan benar

Asesmen Sumatif (Akhir Unit 2) — Rubrik Penilaian Produk

Produk yang dinilai: Database Inventaris Hardware (.xlsx) + Tabel Klasifikasi + Grafik + Narasi Analisis

No Aspek Penilaian Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1) Bobot
1 Kelengkapan Data Semua kolom terisi 100%, serial number valid, tidak ada duplikasi 90–99% kolom terisi, 1–2 serial number kurang tepat 75–89% kolom terisi, beberapa data tidak konsisten <75% kolom terisi, banyak data kosong/salah 25%
2 Akurasi Data Data 100% sesuai kondisi fisik hardware 95–99% sesuai, 1–2 ketidaksesuaian minor 85–94% sesuai, beberapa ketidaksesuaian <85% sesuai, banyak data tidak cocok 25%
3 Klasifikasi 3 dimensi klasifikasi lengkap, logis, konsisten, dengan justifikasi 3 dimensi lengkap, minor inkonsistensi 2 dimensi lengkap, 1 tidak selesai Hanya 1 dimensi atau tidak logis 20%
4 Visualisasi (Grafik) 3+ grafik tepat jenis, label lengkap, mudah dibaca, informatif 3 grafik, label cukup, interpretasi jelas 2 grafik, label kurang, interpretasi minimal 1 grafik atau tidak sesuai data 15%
5 Narasi Analisis & Rekomendasi Analisis tajam berbasis data, 2+ rekomendasi konkret dan realistis Analisis cukup, 2 rekomendasi umum Analisis dangkal, 1 rekomendasi Tidak ada analisis atau tidak relevan 15%

Konversi Nilai:

Skor Rentang Nilai Predikat Keterangan
3,51 – 4,00 90 – 100 A (Sangat Baik) Kompeten — Lanjut pengayaan
2,51 – 3,50 80 – 89 B (Baik) Kompeten
1,51 – 2,50 70 – 79 C (Cukup) Kompeten — KKM = 70
1,00 – 1,50 < 70 D/E (Perlu Bimbingan) Belum Kompeten — Remidial

Lanjut ke Bagian 5 — Transformasi CP ke Aktivitas Praktik Dunia Kerja:

BAGIAN 5: TRANSFORMASI CP/ELEMEN KE AKTIVITAS PRAKTIK DUNIA KERJA

Langkah 1 — Identifikasi Pekerjaan Nyata (Real-World Job Mapping)

Kode TP Pekerjaan Nyata di Industri Posisi/Jabatan Tugas & Tanggung Jawab
TP-1.1 Survei aset perangkat IT di cabang/site IT Asset Staff / IT Support Menghitung dan mengidentifikasi seluruh perangkat IT di lokasi
TP-1.2 Pelabelan dan penandaan aset (asset tagging) IT Asset Staff / ITAM Officer Memasang label barcode/QR code pada setiap perangkat sesuai kode inventaris perusahaan
TP-1.3 Input data aset ke sistem ITAM / CMDB IT Asset Staff / Data Entry IT Memasukkan data spesifikasi lengkap perangkat ke database/CMDB (Configuration Management Database)
TP-1.4 Klasifikasi dan kategorisasi aset untuk laporan manajemen ITAM Officer / IT Inventory Analyst Mengelompokkan aset berdasarkan kategori standar perusahaan untuk keperluan audit dan pengadaan
TP-1.5 Analisis data inventaris untuk perencanaan pengadaan/penghapusan IT Inventory Analyst / IT Planner Menganalisis rasio aset layak/rusak, proyeksi kebutuhan, dan menyusun rekomendasi pengadaan
TP-1.6 Stock opname / audit fisik aset IT IT Auditor Internal / ITAM Officer Melakukan verifikasi fisik terhadap data digital, mendokumentasikan selisih, menyusun berita acara
TP-1.7 Penyusunan laporan inventarisasi periodik ITAM Manager / IT Asset Lead Menyusun laporan komprehensif untuk manajemen, termasuk rekomendasi siklus hidup aset

Langkah 2 — Identifikasi Kemampuan yang Dibutuhkan

Kode TP Pengetahuan (Knowledge) Keterampilan (Skill) Sikap Kerja (Attitude)
TP-1.1 Jenis-jenis hardware komputer & jaringan, fungsi komponen, cara membaca label perangkat Mengamati perangkat secara teliti, membaca spesifikasi dari label/System Info, memotret untuk dokumentasi Ketelitian, rasa ingin tahu, disiplin observasi
TP-1.2 Sistem kode aset, format pelabelan standar, jenis label (barcode/QR) Membuat dan mencetak label, menempel dengan rapi, memastikan keterbacaan SOP compliance, kerapian, konsistensi
TP-1.3 Struktur database inventaris, format spreadsheet, validasi data Mengoperasikan spreadsheet, input data cepat dan akurat, menggunakan formula validasi Ketelitian tinggi, kesabaran, kedisiplinan data entry
TP-1.4 Sistem klasifikasi aset IT, kategori standar industri, prinsip taksonomi Mengelompokkan data, membuat filter/pivot, logical thinking Berpikir sistematis, konsistensi logika
TP-1.5 Teknik analisis data, interpretasi grafik, perencanaan aset Membuat grafik/chart, menulis narasi analitis, menghitung rasio/persentase Critical thinking, objektivitas, komunikasi data
TP-1.6 Prosedur stock opname, teknik sampling, format berita acara Membandingkan data digital vs fisik, mendeteksi selisih, mendokumentasikan temuan Integritas, ketelitian absolut, kejujuran pelaporan
TP-1.7 Format laporan profesional, struktur executive summary, teknik rekomendasi Menyusun laporan terstruktur, mengintegrasikan data-grafik-narasi, presentasi Tanggung jawab, kemampuan sintesis, profesionalisme

Langkah 3 — Langkah Kerja Sistematis

Pola: Persiapan → Proses → Pemeriksaan → Penyelesaian

PERSIAPAN:

  1. Terima surat tugas inventarisasi dari Manager IT (guru) yang mencantumkan zona kerja, deadline, dan standar output.
  2. Siapkan alat kerja: laptop, spreadsheet template, formulir survei, label stiker, spidol, kamera/smartphone.
  3. Pelajari peta/denah ruangan yang menjadi zona inventarisasi.
  4. Briefing tim: bagi peran (Surveyor, Data Entry, QC, Leader), sepakati sistem kode aset.

PROSES: 5. Lakukan survei fisik zona per area secara sistematis (dari kiri ke kanan, dari depan ke belakang — standar SOP inventaris). 6. Identifikasi setiap unit hardware: baca label merk/model, catat serial number, periksa kondisi fisik (nyala/mati, kerusakan tampak). 7. Untuk perangkat yang menyala: cek spesifikasi via System Information (msinfo32) atau Device Manager. 8. Tempelkan label kode aset pada setiap hardware yang sudah tercatat. 9. Input data ke spreadsheet template secara real-time atau segera setelah survei. 10. Klasifikasikan seluruh data ke dalam 3 dimensi: Fungsi, Kondisi, Lokasi. 11. Buat visualisasi data (3 grafik minimum). 12. Tulis narasi analisis dan rekomendasi.

PEMERIKSAAN: 13. Lakukan self-check menggunakan checklist QC (kelengkapan, konsistensi, akurasi). 14. Lakukan cross-check dengan tim lain (audit silang 5 sampel acak). 15. Rekonsiliasi data digital vs kondisi fisik — catat setiap selisih/temuan.

PENYELESAIAN: 16. Revisi data berdasarkan hasil audit. 17. Susun laporan inventarisasi final (spreadsheet + narasi + grafik). 18. Simpan file dengan penamaan standar. 19. Presentasikan hasil ke Manager IT (guru) dan terima feedback. 20. Arsipkan seluruh dokumen kerja (formulir, foto, file digital).

Langkah 4 — Rancang Simulasi Aktivitas

Komponen Deskripsi
Setting Simulasi Lab TKJ disulap menjadi "Kantor Cabang PT Nusantara Network" — setiap meja diberi tanda zona (Zona A–D), ada papan "IT Asset Management Department" di depan, whiteboard berisi "Target Audit: 2 Hari"
Peran Siswa Setiap tim = 1 unit ITAM Staff. Peran: IT Asset Surveyor (2 orang — survei lapangan), Data Entry Operator (1 orang — input spreadsheet), Quality Control Officer (1 orang — verifikasi data), Team Leader (1 orang — koordinasi & dokumentasi)
Skenario Kerja "Kantor cabang Grobogan akan diaudit oleh kantor pusat minggu depan. Manager IT membutuhkan database inventaris terkini. Tim ITAM harus menyelesaikan inventarisasi seluruh perangkat di zona masing-masing, lengkap dengan klasifikasi dan rekomendasi, dalam waktu 3 pertemuan."
Sistem Kerja Tim Setiap tim bertanggung jawab atas 1 zona. Antar-tim melakukan audit silang. Leader bertanggung jawab atas kelengkapan deliverable.
Target Waktu 3 pertemuan (12 JP). Pertemuan 1: survei + input. Pertemuan 2: klasifikasi + grafik. Pertemuan 3: finalisasi + audit + presentasi. Simulasi deadline industri.

Langkah 5 — Hasil Kerja / Output

Aktivitas Praktik Output/Produk Format Standar Keberhasilan
Survei & identifikasi hardware Tabel identifikasi hardware lengkap .xlsx (sheet "Data Mentah") Minimal 15 unit hardware tercatat, semua kolom terisi, serial number valid
Pelabelan aset Label kode aset terpasang pada hardware fisik Stiker fisik + QR code (opsional) Setiap hardware yang tercatat memiliki label terpasang, terbaca jelas
Input data ke database Database inventaris digital .xlsx (sheet "Database Inventaris") Akurasi data ≥95%, format konsisten, tanpa duplikasi
Klasifikasi hardware Tabel klasifikasi 3-dimensi .xlsx (sheet "Klasifikasi Fungsi/Kondisi/Lokasi") 3 dimensi lengkap, logis, konsisten
Visualisasi data Grafik/diagram distribusi aset .xlsx (sheet "Dashboard") + .png (screenshot) Minimal 3 grafik, label lengkap, jenis grafik tepat
Analisis & rekomendasi Narasi analisis dan rekomendasi .docx atau di sheet "Analisis" 150–200 kata, berbasis data, minimal 2 rekomendasi konkret
Stock opname Berita acara stock opname + lembar rekonsiliasi .docx Mencantumkan selisih temuan, ditandatangani QC dan Leader
Laporan final Laporan inventarisasi hardware lengkap .docx + .xlsx + .pptx (presentasi) Mengintegrasikan semua komponen, format profesional, data terverifikasi

Langkah 6 — Penilaian Kompetensi Praktik

Dimensi Aspek yang Dinilai Teknik Penilaian Bobot
Pengetahuan (20%) Pemahaman jenis hardware & fungsi, prosedur inventarisasi, standar kode aset Tes tertulis / lisan pre-test (asesmen diagnostik) 20%
Keterampilan (60%) Ketepatan identifikasi hardware, akurasi data entry, kualitas klasifikasi, visualisasi grafik, kualitas laporan Observasi praktik + checklist kinerja + rubrik produk 60%
Sikap Kerja (20%) K3LH (perlakuan terhadap perangkat), ketelitian, kerja sama tim, kedisiplinan waktu, kejujuran data, budaya dokumentasi Observasi sikap + jurnal refleksi siswa 20%

Rubrik Detail Keterampilan (4-level):

No Aspek Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1)
1 Identifikasi hardware Mengidentifikasi ≥20 unit hardware dengan benar 100% 15–19 unit, benar ≥95% 10–14 unit, benar ≥85% <10 unit atau benar <85%
2 Pelabelan Semua hardware terlabeli, format konsisten, rapi ≥90% terlabeli, format konsisten ≥75% terlabeli, format kurang konsisten <75% terlabeli atau format tidak standar
3 Data entry Akurasi ≥98%, format sempurna, tanpa duplikasi Akurasi 95–97%, minor inkonsistensi Akurasi 85–94%, beberapa error Akurasi <85%, banyak error
4 Klasifikasi 3 dimensi lengkap, logis, dapat dipertanggungjawabkan 3 dimensi, minor inkonsistensi 2 dimensi lengkap ≤1 dimensi
5 Grafik 3+ grafik, jenis tepat, label lengkap, informatif 3 grafik, jenis tepat, label cukup 2 grafik, jenis kurang tepat ≤1 grafik
6 Laporan & analisis Lengkap, profesional, analisis tajam, rekomendasi konkret Lengkap, analisis cukup Kurang lengkap, analisis dangkal Tidak lengkap atau tidak ada analisis

Tabel Transformasi Terintegrasi — Unit 2 (Pencatatan & Klasifikasi Aset)

No Kode TP Pekerjaan Nyata di Industri Kemampuan (P/K/S) Langkah Kerja Simulasi di Kelas Output/Produk Penilaian
1 TP-1.3 IT Asset Staff melakukan data entry spesifikasi perangkat ke sistem CMDB perusahaan setelah survei lapangan P: Struktur database inventaris, format data standar K: Input data spreadsheet, validasi data, formula checking S: Ketelitian, kesabaran, SOP compliance 1. Terima formulir hasil survei lapangan 2. Buka spreadsheet template inventaris 3. Input data per unit: Kode, Nama, Merk, Model, SN, Kondisi, Lokasi 4. Terapkan validasi: drop-down list untuk Kondisi, data validation untuk SN 5. Cross-check 5 sampel ke hardware fisik 6. Simpan dengan format penamaan standar Setting: Lab TKJ = Kantor Cabang PT Nusantara Network Peran: Data Entry Operator dalam tim ITAM Skenario: "Data survei sudah masuk. Input semua ke database sebelum deadline jam 14.00. Manager akan spot-check 3 record acak." Waktu: 60 menit Database inventaris (.xlsx), akurasi ≥95%, format konsisten, tanpa duplikasi P: Quiz identifikasi kolom database (20%) K: Cek akurasi data + kelengkapan + format (60%) S: Ketelitian, deadline compliance (20%)
2 TP-1.4 IT Inventory Analyst mengklasifikasikan aset untuk laporan manajemen dan perencanaan pengadaan tahunan P: Sistem klasifikasi aset IT, kategori standar industri K: Pivot table, filter data, pembuatan grafik, analisis pola S: Berpikir sistematis, konsistensi logika, komunikasi data 1. Buka database inventaris yang sudah final 2. Buat sheet klasifikasi per dimensi (Fungsi, Kondisi, Lokasi) 3. Gunakan filter/pivot untuk pengelompokan 4. Buat 3 grafik representatif 5. Tulis narasi analisis 150–200 kata 6. Sertakan 2 rekomendasi konkret Setting: Ruang kerja ITAM Department Peran: IT Inventory Analyst Skenario: "Manager IT meminta ringkasan data inventaris untuk rapat pengadaan besok. Butuh breakdown per kategori dengan grafik dan rekomendasi." Waktu: 90 menit Tabel klasifikasi 3-dimensi (.xlsx) + 3 grafik + narasi analisis (.docx) P: Quiz prinsip klasifikasi (20%) K: Rubrik kualitas klasifikasi + grafik + narasi (60%) S: Berpikir sistematis, timeline (20%)

Daftar Kesalahan yang Harus Dihindari

Kesalahan Umum Contoh Salah Perbaikan
Aktivitas masih teoritis "Menjelaskan pengertian inventarisasi hardware" "Melakukan survei fisik hardware di lab, mencatat spesifikasi ke spreadsheet, memasang label kode aset"
Tidak menghasilkan output Siswa mendiskusikan jenis-jenis hardware tanpa mencatat apa pun Diskusi → identifikasi langsung → input ke spreadsheet → label fisik terpasang
Tidak ada standar penilaian "Buatlah database inventaris" (tanpa kriteria) "Buat database inventaris minimal 15 unit hardware, semua kolom terisi, akurasi ≥95%, 3 grafik klasifikasi, narasi analisis 150–200 kata, deadline 90 menit"
Tidak menyerupai dunia kerja Mengerjakan soal pilihan ganda tentang jenis-jenis hardware Simulasi: siswa berperan sebagai IT Asset Staff yang menerima surat tugas inventarisasi dari Manager IT, bekerja dengan deadline, hasil diaudit oleh tim lain
Data fiktif Siswa mengarang spesifikasi hardware yang tidak ada di lab Semua data WAJIB diambil dari hardware fisik yang benar-benar ada di lab TKJ — dibuktikan dengan foto dokumentasi
Mengabaikan spesifik infrastruktur sekolah Mencatat router MikroTik tanpa menyebutkan konfigurasi interface Kolom "Keterangan" WAJIB mencantumkan bahwa internet via wlan1 (wireless station mode), bukan ether1

CATATAN PENGEMBANGAN

  1. Integrasi TEFA Lanjutan: Unit ini dapat dikembangkan menjadi proyek layanan nyata — siswa melakukan inventarisasi hardware untuk seluruh unit SMK SBI (bukan hanya lab TKJ), hasilnya digunakan sekolah secara resmi. Ini menciptakan teaching factory yang menghasilkan produk nyata untuk institusi.
  2. Digitalisasi dengan Aplikasi ITAM: Untuk iterasi berikutnya, pertimbangkan penggunaan aplikasi ITAM open-source (seperti Snipe-IT atau GLPI) agar siswa terpapar dengan tools yang benar-benar digunakan di industri, bukan hanya spreadsheet manual.
  3. Sertifikasi Kompetensi: Kompetensi inventarisasi hardware dapat dipetakan ke unit kompetensi SKKNI bidang IT — siswa yang kompeten bisa direkomendasikan mengikuti uji kompetensi.
  4. Kolaborasi Lintas Mata Pelajaran: Kolaborasi dengan mata pelajaran Informatika atau Simulasi Digital untuk aspek pembuatan QR code, database relasional, atau dashboard interaktif.
  5. Penambahan TP Sikap Kerja Eksplisit: Pertimbangkan menambahkan TP khusus untuk aspek K3LH dan budaya kerja industri (dokumentasi, SOP compliance, komunikasi profesional) agar dimensi sikap tidak hanya dinilai secara observatif tetapi juga diajarkan secara eksplisit.