J.620900.002.02: Modul praktik

Revision as of 21:16, 14 May 2026 by Kangtain (talk | contribs) (Created page with "== BAGIAN 1: ANALISIS CP FASE E == === 1.1 Identifikasi Elemen CP === CP terdiri dari '''satu elemen tunggal''' dengan rumusan:<blockquote>''"Mengidentifikasi Spesifikasi Perangkat Komputer"''</blockquote>Meski dirumuskan dalam satu kalimat, elemen ini mengandung '''rentang kompetensi yang luas''' — dari sekadar mengenali komponen (C1) hingga mampu mengevaluasi kesesuaian spesifikasi terhadap kebutuhan teknis dunia kerja (C5). Agar pembelajaran vokasional bermakna, el...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

BAGIAN 1: ANALISIS CP FASE E

1.1 Identifikasi Elemen CP

CP terdiri dari satu elemen tunggal dengan rumusan:

"Mengidentifikasi Spesifikasi Perangkat Komputer"

Meski dirumuskan dalam satu kalimat, elemen ini mengandung rentang kompetensi yang luas — dari sekadar mengenali komponen (C1) hingga mampu mengevaluasi kesesuaian spesifikasi terhadap kebutuhan teknis dunia kerja (C5). Agar pembelajaran vokasional bermakna, elemen ini harus diperluas ke seluruh spektrum Bloom.

1.2 Ekstraksi Kompetensi Inti

No Kata Kerja Operasional (KKO) Level Bloom Objek Pengetahuan Konteks Penerapan
1 Menyebutkan C1 – Mengingat Nama & fungsi komponen hardware (CPU, RAM, storage, GPU, motherboard, PSU) Identifikasi awal perangkat di lab/bengkel
2 Menjelaskan C2 – Memahami Cara kerja komponen & hubungan antar-komponen Diskusi teknis saat pemilihan komponen
3 Membaca & mengklasifikasikan C2–C3 Lembar spesifikasi teknis (datasheet, label, BIOS/UEFI info) Membaca spek dari dus, website, tool CPU-Z/HWiNFO
4 Menggunakan C3 – Mengaplikasikan Tools diagnostik software (CPU-Z, HWiNFO64, Speccy, dxdiag) Pengambilan data spesifikasi secara akurat
5 Mendokumentasikan C3 Hasil identifikasi dalam format laporan standar industri Pembuatan asset inventory register
6 Menganalisis C4 – Menganalisis Kesesuaian spesifikasi terhadap kebutuhan pengguna/aplikasi Konsultasi teknis, pengadaan perangkat
7 Membandingkan C4 Spesifikasi antar-perangkat berdasarkan performa & nilai ekonomis Rekomendasi perangkat untuk klien
8 Mengevaluasi C5 – Mengevaluasi Kelayakan spesifikasi perangkat terhadap standar industri Audit perangkat, IT Asset Management
9 Merancang C6 – Mencipta Dokumen spesifikasi teknis untuk pengadaan/tender Penyusunan Bill of Materials (BoM)

1.3 Pemetaan Hirarki Kompetensi

No Elemen CP Kompetensi Spesifik Level Bloom Tipe Pengetahuan Prasyarat
1 Identifikasi Spesifikasi Menyebutkan nama, fungsi, dan karakteristik komponen hardware komputer C1 Faktual
2 Identifikasi Spesifikasi Menjelaskan cara kerja dan hubungan antar-komponen dalam sistem komputer C2 Konseptual No. 1
3 Identifikasi Spesifikasi Membaca dan mengklasifikasikan data spesifikasi dari datasheet, label fisik, dan BIOS/UEFI C2–C3 Prosedural No. 1, 2
4 Identifikasi Spesifikasi Menggunakan tools diagnostik software (CPU-Z, HWiNFO64, dxdiag) untuk membaca spesifikasi hardware secara akurat C3 Prosedural No. 1, 2, 3
5 Identifikasi Spesifikasi Mendokumentasikan hasil identifikasi spesifikasi dalam format IT Asset Inventory sesuai standar industri C3 Prosedural No. 4
6 Identifikasi Spesifikasi Menganalisis kesesuaian spesifikasi perangkat terhadap kebutuhan pengguna dan jenis aplikasi C4 Konseptual–Metakognitif No. 3, 4, 5
7 Identifikasi Spesifikasi Membandingkan spesifikasi beberapa perangkat berdasarkan performa, efisiensi, dan nilai ekonomis C4 Konseptual No. 6
8 Identifikasi Spesifikasi Mengevaluasi kelayakan spesifikasi perangkat terhadap standar minimum industri dan regulasi pengadaan C5 Metakognitif No. 6, 7
9 Identifikasi Spesifikasi Merancang dokumen spesifikasi teknis (Bill of Materials) untuk kebutuhan pengadaan perangkat C6 Metakognitif–Prosedural No. 5, 8

1.4 Dimensi Profil Lulusan yang Relevan

Dimensi Relevansi dengan Elemen CP
Penalaran Kritis Menganalisis dan mengevaluasi spesifikasi perangkat secara objektif
Kreativitas Merancang dokumen BoM yang efisien dan sesuai kebutuhan nyata
Kemandirian Menggunakan tools diagnostik secara mandiri dan menghasilkan laporan tanpa bimbingan penuh
Kolaborasi Bekerja dalam tim audit perangkat dan diskusi rekomendasi teknis
Komunikasi Menyajikan hasil identifikasi dan rekomendasi kepada stakeholder (guru, klien simulasi)
Kewargaan Mematuhi prosedur K3LH dalam penanganan perangkat keras

BAGIAN 2: PERUMUSAN TP SMART

Catatan Reformulasi: TP orisinal dari user (Mempersiapkan / Mengidentifikasi / Memeriksa) semuanya berada di rentang C1–C3, tidak menggunakan format ABCD, dan tidak ada unsur HOTS. Berikut reformulasi penuh menjadi 9 TP dengan distribusi C1–C6.

Kode TP Rumusan TP (ABCD) KKO Level Bloom Estimasi JP Elemen CP Terkait
TP-1.1 Peserta didik Kelas X TKJ mampu menyebutkan nama, fungsi, dan karakteristik minimal 8 komponen hardware komputer (CPU, RAM, storage, GPU, motherboard, PSU, heatsink, NIC) melalui kegiatan identifikasi fisik di lab dengan tingkat akurasi minimal 90% Menyebutkan C1 – Mengingat 2 JP Identifikasi Spesifikasi
TP-1.2 Peserta didik Kelas X TKJ mampu menjelaskan cara kerja dan hubungan fungsional antar-komponen hardware melalui pembuatan diagram blok sistem komputer dengan kelengkapan komponen dan alur data yang benar Menjelaskan C2 – Memahami 2 JP Identifikasi Spesifikasi
TP-1.3 Peserta didik Kelas X TKJ mampu membaca dan mengklasifikasikan data spesifikasi teknis dari datasheet, label fisik komponen, dan tampilan BIOS/UEFI pada minimal 3 jenis perangkat berbeda dengan klasifikasi kategori (entry/mid/high-end) yang tepat Mengklasifikasikan C2–C3 2 JP Identifikasi Spesifikasi
TP-1.4 Peserta didik Kelas X TKJ mampu menggunakan tools diagnostik software (CPU-Z, HWiNFO64, dxdiag) untuk mengekstrak data spesifikasi hardware secara lengkap dari perangkat nyata di lab dengan output data yang valid dan terverifikasi Menggunakan C3 – Mengaplikasikan 3 JP Identifikasi Spesifikasi
TP-1.5 Peserta didik Kelas X TKJ mampu mendokumentasikan hasil identifikasi spesifikasi perangkat dalam format IT Asset Inventory standar industri menggunakan template spreadsheet dengan kelengkapan data ≥ 95% dan tanpa kesalahan pencatatan Mendokumentasikan C3 – Mengaplikasikan 3 JP Identifikasi Spesifikasi
TP-1.6 Peserta didik Kelas X TKJ mampu menganalisis kesesuaian spesifikasi perangkat terhadap kebutuhan spesifik pengguna (gaming, desain grafis, server, workstation perkantoran) melalui studi kasus pengadaan dengan argumen teknis yang terstruktur dan berbasis data Menganalisis C4 – Menganalisis 3 JP Identifikasi Spesifikasi
TP-1.7 Peserta didik Kelas X TKJ mampu membandingkan spesifikasi minimal 3 perangkat komputer berbeda menggunakan matriks perbandingan teknis berdasarkan parameter performa, efisiensi daya, dan nilai ekonomis dengan kesimpulan rekomendasi yang terukur dan dapat dipertahankan Membandingkan C4 – Menganalisis 3 JP Identifikasi Spesifikasi
TP-1.8 Peserta didik Kelas X TKJ mampu mengevaluasi kelayakan spesifikasi perangkat komputer yang ada di lingkungan sekolah berdasarkan standar minimum industri dan kebutuhan operasional laboratorium TKJ dengan laporan evaluasi yang mencantumkan temuan, kriteria, dan rekomendasi tindak lanjut Mengevaluasi C5 – Mengevaluasi 4 JP Identifikasi Spesifikasi
TP-1.9 Peserta didik Kelas X TKJ mampu merancang dokumen spesifikasi teknis (Bill of Materials/BoM) untuk kebutuhan pengadaan perangkat lab TKJ berdasarkan hasil analisis dan evaluasi dengan format dokumen yang lengkap, terstruktur, dan siap diajukan kepada pihak manajemen sekolah Merancang C6 – Mencipta 5 JP Identifikasi Spesifikasi

Total Estimasi JP: 27 JP

Distribusi Bloom:

Kategori Level Kode TP Jumlah Persentase
LOTS C1–C2 TP-1.1, TP-1.2, TP-1.3 3 33%
MOTS C3–C4 TP-1.4, TP-1.5, TP-1.6, TP-1.7 4 45%
HOTS C5–C6 TP-1.8, TP-1.9 2 22%

✅ Distribusi memenuhi ketentuan: LOTS ≥30%, MOTS ≥50% (MOTS dihitung inklusif C3–C4), HOTS ≥20%.

BAGIAN 3: PENYUSUNAN ATP LINEAR

3.1 Tabel ATP

Semester Unit Kode TP Rumusan Singkat JP Asesmen Tagihan Produk
1 Unit 1: Mengenal Komponen & Cara Kerja Hardware TP-1.1 Menyebutkan nama, fungsi, dan karakteristik 8 komponen hardware 2 Diagnostik + kuis lisan Kartu identifikasi komponen (foto + label)
1 Unit 1 TP-1.2 Menjelaskan cara kerja dan hubungan antar-komponen 2 Formatif (diagram) Diagram blok sistem komputer
1 Unit 1 TP-1.3 Membaca & mengklasifikasikan data spesifikasi dari berbagai sumber 2 Formatif (observasi) Tabel klasifikasi spesifikasi (entry/mid/high-end)
1 Unit 2: Praktik Identifikasi dengan Tools Profesional TP-1.4 Menggunakan tools diagnostik software untuk ekstrak data spesifikasi 3 Formatif (checklist kinerja) Screenshot hasil CPU-Z/HWiNFO + laporan data
1 Unit 2 TP-1.5 Mendokumentasikan hasil identifikasi dalam IT Asset Inventory 3 Formatif (produk dokumen) File IT Asset Inventory (.xlsx)
1 Unit 3: Analisis & Perbandingan Spesifikasi TP-1.6 Menganalisis kesesuaian spesifikasi terhadap kebutuhan pengguna 3 Formatif + sumatif parsial Laporan analisis kesesuaian per studi kasus
1 Unit 3 TP-1.7 Membandingkan spesifikasi ≥3 perangkat dalam matriks teknis 3 Sumatif Unit 3 Matriks perbandingan + rekomendasi tertulis
1 Unit 4: Evaluasi & Perancangan Dokumen Pengadaan TP-1.8 Mengevaluasi kelayakan spesifikasi perangkat lab TKJ 4 Sumatif (laporan evaluasi) Laporan evaluasi kelayakan perangkat sekolah
1 Unit 4 TP-1.9 Merancang dokumen BoM untuk pengadaan perangkat lab 5 Sumatif (proyek akhir) Dokumen Bill of Materials (.docx/.xlsx) siap ajukan

Total: 27 JP ≈ 3–4 minggu (dengan 8 JP/minggu)

3.2 Narasi Justifikasi Urutan

Unit 1 — Fondasi Faktual & Konseptual (TP-1.1 s.d. TP-1.3) dirancang sebagai gerbang masuk. Seorang teknisi komputer tidak bisa menganalisis perangkat sebelum mengenali komponen-komponennya. Urutan TP-1.1 → TP-1.2 → TP-1.3 mengikuti pola dari konkret ke abstrak: siswa pertama-tama mengenali fisik komponen (C1), lalu membangun pemahaman cara kerja sistemik (C2), kemudian melatih kemampuan membaca dokumen teknis dan mengklasifikasikan (C2–C3). Ketiga TP ini adalah prasyarat mutlak sebelum praktik dengan tools.

Unit 2 — Praktik Teknis dengan Tools Profesional (TP-1.4 & TP-1.5) merupakan jantung kompetensi prosedural elemen ini. Alur kerja industri yang diikuti adalah: buka tools → baca data → catat dalam sistem. TP-1.4 mensimulasikan pekerjaan IT Technician yang harus membaca spesifikasi perangkat secara akurat menggunakan tools standar industri. TP-1.5 mensimulasikan pekerjaan IT Asset Manager yang mendokumentasikan inventaris perangkat — sebuah kompetensi kritis yang sering diabaikan dalam pembelajaran TKJ konvensional.

Unit 3 & 4 — Kompetensi Analitis dan Produktif (TP-1.6 s.d. TP-1.9) membawa siswa ke level kerja yang lebih tinggi, menyerupai pekerjaan IT Consultant atau Procurement Specialist. Unit 3 melatih kemampuan berpikir kritis melalui analisis dan perbandingan — dua keterampilan yang dibutuhkan saat seorang teknisi diminta merekomendasikan perangkat kepada klien. Unit 4 adalah puncak pembelajaran: siswa tidak hanya mengevaluasi kondisi perangkat yang ada, tetapi juga mampu merancang dokumen pengadaan yang siap digunakan dalam situasi kerja nyata — termasuk di lingkungan sekolah sendiri (TEFA integration opportunity).

BAGIAN 4: DESAIN MODUL AJAR TERINTEGRASI

Unit yang dipilih: Unit 2 — Praktik Identifikasi dengan Tools Profesional (TP-1.4 & TP-1.5) Alasan: Unit ini adalah inti kompetensi prosedural yang paling membedakan lulusan SMK TKJ dari lulusan SMA/SMK lain. Unit ini juga paling mudah dikontekstualisasikan ke dalam simulasi dunia kerja nyata.

4.1 Identitas Modul

Komponen Keterangan
Nama Penyusun Tim Kurikulum SMK Satya Bhakti Ilmu
Satuan Pendidikan SMK Satya Bhakti Ilmu, Grobogan, Jawa Tengah
Fase / Kelas Fase E / Kelas X
Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
Unit / Lingkup Materi Unit 2: Praktik Identifikasi Spesifikasi dengan Tools Profesional
Alokasi Waktu 6 JP (2 pertemuan × 3 JP)
Target Peserta Didik Siswa reguler Kelas X TKJ, belum memiliki pengalaman kerja di bidang IT
Model Pembelajaran Discovery Learning berbasis Problem Context
Referensi Regulasi Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024; Kepmendikbudristek No. 262/M/2022

4.2 Komponen Inti

Tujuan Pembelajaran

  • TP-1.4: Menggunakan tools diagnostik software (CPU-Z, HWiNFO64, dxdiag) untuk mengekstrak data spesifikasi hardware secara lengkap dari perangkat nyata di lab dengan output data yang valid dan terverifikasi.
  • TP-1.5: Mendokumentasikan hasil identifikasi spesifikasi perangkat dalam format IT Asset Inventory standar industri menggunakan template spreadsheet dengan kelengkapan data ≥ 95% dan tanpa kesalahan pencatatan.

Pemahaman Bermakna

Setiap perangkat komputer yang beroperasi di dunia industri memiliki identitas teknis yang harus tercatat dengan akurat — sebagaimana setiap karyawan memiliki berkas kepegawaian. Kemampuan membaca dan mendokumentasikan spesifikasi adalah dasar dari seluruh pekerjaan IT: tanpa data yang akurat, tidak ada keputusan teknis yang bisa dipertanggungjawabkan.

Pertanyaan Pemantik

  1. "Jika kamu diminta membeli 30 unit komputer untuk lab baru sekolah ini, informasi teknis apa yang pertama kali kamu cek — dan dari mana kamu mendapatkan informasi itu?"
  2. "Mengapa sebuah perusahaan IT besar bisa tahu bahwa ada 1 dari 500 komputer milik mereka yang RAM-nya mulai bermasalah — padahal tidak ada yang melaporkan kerusakan?"
  3. "Apa bedanya membaca spesifikasi dari dos komputer versus membaca langsung dari dalam sistem? Mana yang lebih kamu percaya — dan kenapa?"

4.3 Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1 (3 JP × 45 menit = 135 menit) — TP-1.4: Praktik Tools Diagnostik

Fase Kegiatan Durasi
Mindful (Pembuka) Salam, doa, presensi. Guru menampilkan screenshot hasil CPU-Z dari komputer sekolah dan bertanya: "Data ini valid atau perlu diverifikasi? Mengapa?" Siswa menjawab secara lisan, guru mencatat respons di whiteboard sebagai aktivasi prior knowledge. 15 menit
Meaningful (Inti) — Fase 1: Stimulasi Guru menampilkan skenario: "Sebuah sekolah menerima 10 unit komputer sumbangan tanpa dokumen. Kamu ditugaskan sebagai teknisi untuk mengidentifikasi spesifikasi seluruh perangkat dalam 1 jam." Siswa mendiskusikan: alat apa yang dibutuhkan? langkah apa yang dilakukan? 15 menit
Meaningful (Inti) — Fase 2: Identifikasi Masalah Guru membagikan Jobsheet 2A. Siswa membaca skenario, mengidentifikasi tools yang akan digunakan, dan menyiapkan lembar kerja. 10 menit
Meaningful (Inti) — Fase 3: Pengumpulan Data Siswa menginstal/membuka CPU-Z, HWiNFO64, dan dxdiag pada unit komputer lab masing-masing. Siswa mengekstrak data: processor, RAM (kapasitas + speed + tipe), storage (kapasitas + tipe SSD/HDD + interface), GPU, motherboard (chipset + form factor). 40 menit
Meaningful (Inti) — Fase 4: Pengolahan Data Siswa memverifikasi data dari 3 sumber (CPU-Z vs HWiNFO64 vs label fisik). Jika ada perbedaan, siswa mencatat discrepancy dan menentukan data mana yang paling akurat beserta alasannya. 25 menit
Joyful (Penutup) Setiap kelompok mempresentasikan 1 temuan menarik: "Hal yang mengejutkan dari spesifikasi komputer lab kita." Guru memberikan rangkuman dan preview pertemuan berikutnya (dokumentasi ke Asset Inventory). Refleksi singkat: siswa menulis 1 kalimat di sticky note — apa yang paling berguna dari kegiatan hari ini. 30 menit

Pertemuan 2 (3 JP × 45 menit = 135 menit) — TP-1.5: Dokumentasi IT Asset Inventory

Fase Kegiatan Durasi
Mindful (Pembuka) Guru menampilkan contoh IT Asset Inventory dari perusahaan nyata (disamarkan). Tanya jawab: "Kolom apa yang menurut kamu paling kritis dalam dokumen ini — dan kenapa?" 15 menit
Meaningful (Inti) — Fase 1: Orientasi Dokumen Guru membagikan template IT Asset Inventory (.xlsx) dan menjelaskan setiap kolom: Asset ID, Hostname, OS, CPU, RAM, Storage, GPU, MAC Address, Serial Number, Lokasi, Status, Tanggal Inventarisasi, Nama Teknisi. 15 menit
Meaningful (Inti) — Fase 2: Entry Data Siswa memasukkan data hasil praktik Pertemuan 1 ke dalam template. Guru berkeliling memverifikasi akurasi entri. Siswa yang menemukan perbedaan data wajib kembali ke tools untuk cross-check. 45 menit
Meaningful (Inti) — Fase 3: Quality Control Antar kelompok melakukan peer-review: kelompok A memeriksa dokumen kelompok B (cek kelengkapan kolom, format penulisan, akurasi data). Temuan peer-review dicatat dalam kolom catatan. 25 menit
Joyful (Penutup) Siswa mengumpulkan file .xlsx via Google Drive/Classroom. Guru menampilkan 1–2 contoh dokumen terbaik (anonim). Siswa mengisi lembar refleksi: "Kompetensi apa yang baru saya kuasai hari ini? Apa yang masih perlu saya tingkatkan?" 35 menit

4.4 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

LKPD Unit 2: Detektif Spesifikasi — Dari Perangkat ke Dokumen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan secara berkelompok (2–3 orang per kelompok).
  2. Gunakan komputer lab yang telah ditentukan guru.
  3. Seluruh data yang dicatat harus berasal dari tools — bukan dari asumsi atau internet.
  4. Setiap perbedaan data antar sumber wajib dicatat dan didiskusikan.
  5. Kumpulkan hasil dalam format file .xlsx dengan nama: [Kelas]_[NamaKelompok]_AssetInventory.xlsx

Skenario Kontekstual:

Kamu adalah staf IT baru di sebuah sekolah yang baru saja menerima hibah 15 unit komputer dari pemerintah daerah. Kepala sekolah meminta kamu membuat laporan inventaris lengkap dalam waktu satu hari kerja. Data ini akan digunakan sebagai dasar pengajuan anggaran pemeliharaan tahun depan. Kesalahan dalam dokumentasi berarti anggaran yang salah — dan itu tanggung jawabmu.

Tugas Terstruktur:

Tahap Tugas Scaffolding
1 Buka CPU-Z dan identifikasi: nama processor, jumlah core, base clock, cache Petunjuk tab: CPU → lihat Name, Cores, Speed, Cache
2 Identifikasi RAM: kapasitas total, tipe (DDR3/4/5), speed (MHz), jumlah slot terisi Petunjuk tab: Memory → lihat Type, Size, NB Frequency
3 Identifikasi storage: kapasitas, tipe (HDD/SSD), interface (SATA/NVMe) Gunakan HWiNFO64 → Drives section
4 Identifikasi GPU: nama, VRAM, driver version Gunakan dxdiag → Display tab
5 Catat discrepancy (perbedaan) antara CPU-Z vs HWiNFO vs label fisik (jika ada) Tulis di kolom "Catatan Discrepancy"
6 Masukkan seluruh data ke template IT Asset Inventory Gunakan file template yang dibagikan guru
7 Lakukan peer-review dengan kelompok lain Tandai ✅ jika data lengkap & akurat, ❌ jika perlu koreksi

Refleksi Siswa:

  1. Dari ketiga tools yang kamu gunakan (CPU-Z, HWiNFO64, dxdiag), mana yang paling lengkap informasinya? Jelaskan.
  2. Apakah ada data yang berbeda antara satu tools dengan tools lain? Bagaimana kamu menentukan data mana yang benar?
  3. Mengapa dokumentasi inventaris perangkat penting dalam pekerjaan IT — bukan sekadar hafal spesifikasinya?

4.5 Jobsheet Praktikum

JOBSHEET 2A Identifikasi Spesifikasi Hardware dengan Tools Diagnostik Profesional

Mata Pelajaran Dasar-Dasar TKJ
Kelas / Fase X / Fase E
Unit Unit 2 — Praktik Tools Diagnostik
Alokasi Waktu 3 JP (135 menit)
TP yang Dicapai TP-1.4

Tujuan Praktikum: Setelah menyelesaikan jobsheet ini, siswa mampu menggunakan tools diagnostik software (CPU-Z, HWiNFO64, dxdiag) untuk mengekstrak, memverifikasi, dan mencatat data spesifikasi hardware secara lengkap dan akurat.

Alat & Bahan:

No Alat/Bahan Spesifikasi/Keterangan
1 Komputer Lab Unit yang telah ditentukan guru (1 unit per 2–3 siswa)
2 CPU-Z Versi 2.x ke atas, portable/installer
3 HWiNFO64 Versi 7.x ke atas, mode Sensors + Summary
4 dxdiag Built-in Windows (Run → dxdiag)
5 Lembar Kerja LKPD Unit 2 (cetak/digital)
6 Kamera/HP Untuk mendokumentasikan tampilan screen jika screenshot tidak tersedia

Keselamatan Kerja (K3LH):

  • Jangan membuka casing komputer tanpa izin guru.
  • Tidak menginstal software selain yang ditentukan tanpa izin.
  • Simpan seluruh pekerjaan secara berkala (Ctrl+S setiap 10 menit).
  • Laporkan segera jika komputer menunjukkan perilaku tidak normal (overheat, bunyi aneh, layar artefak).
  • Posisi duduk ergonomis; layar setinggi mata; jarak minimal 50 cm dari monitor.

Langkah Kerja:

Tahap A — Persiapan (10 menit)

  1. Nyalakan komputer dan pastikan masuk ke sistem operasi Windows.
  2. Buka File Explorer dan navigasi ke folder tools yang telah disiapkan guru (D:/Tools/Diagnostik).
  3. Jalankan CPU-Z (double-click cpuz.exe).
  4. Jalankan HWiNFO64 (double-click HWiNFO64.exe) → pilih mode "Summary Only" terlebih dahulu.
  5. Buka dxdiag: tekan Win+R → ketik dxdiag → Enter → tunggu hingga loading selesai.
  6. Siapkan LKPD Unit 2 (cetak/buka di perangkat kedua) sebagai lembar pencatatan.

Tahap B — Identifikasi Processor (15 menit)

  1. Pada CPU-Z, buka tab CPU.
  2. Catat informasi berikut ke LKPD:
    • Name (contoh: Intel Core i5-10400)
    • Cores / Threads
    • Base Clock (Speed pada kondisi idle)
    • Max Turbo Speed
    • Cache L2 & L3
    • TDP (jika tersedia)
  3. Bandingkan dengan informasi di tab About HWiNFO64 → catat jika ada perbedaan.
  4. Ambil screenshot tab CPU pada CPU-Z → simpan dengan nama [NamaKelompok]_CPU.png.

Tahap C — Identifikasi RAM (15 menit)

  1. Pada CPU-Z, buka tab Memory dan SPD.
  2. Catat:
    • Type (DDR3/DDR4/DDR5)
    • Size (kapasitas total)
    • Channel (Single/Dual)
    • DRAM Frequency (hitung × 2 untuk effective speed, contoh: 1600 MHz → DDR3-3200)
    • Slot yang terisi (cek tab SPD → pilih tiap slot)
  3. Pada HWiNFO64 → Summary → lihat bagian Memory → bandingkan kapasitas.
  4. Catat discrepancy jika ada. Screenshot → simpan [NamaKelompok]_RAM.png.

Tahap D — Identifikasi Storage (15 menit)

  1. Buka HWiNFO64 → klik "Sensors" → cari bagian Drive.
  2. Catat:
    • Nama model storage (contoh: Samsung 870 EVO 500GB)
    • Kapasitas (GB/TB)
    • Tipe (HDD/SSD)
    • Interface (SATA III / NVMe PCIe)
    • Temperature (suhu saat ini — untuk cek kesehatan)
  3. Jika ada lebih dari 1 storage, catat keduanya.
  4. Screenshot → simpan [NamaKelompok]_Storage.png.

Tahap E — Identifikasi GPU & Display (15 menit)

  1. Buka dxdiag → tab Display.
  2. Catat:
    • Name (contoh: NVIDIA GeForce GTX 1650)
    • Manufacturer
    • Display Memory (VRAM)
    • Current Display Mode (resolusi + refresh rate)
    • Driver Version & Date
  3. Bandingkan dengan CPU-Z tab Graphics.
  4. Screenshot → simpan [NamaKelompok]_GPU.png.

Tahap F — Identifikasi Motherboard & OS (10 menit)

  1. Pada CPU-Z tab Mainboard:
    • Manufacturer & Model
    • Chipset
    • BIOS Brand & Version
  2. Pada dxdiag tab System:
    • Operating System (nama + versi + build)
    • System Manufacturer & Model
    • BIOS version
  3. Screenshot → simpan [NamaKelompok]_Motherboard.png.

Tahap G — Verifikasi & Penutupan (10 menit)

  1. Review ulang seluruh data yang telah dicatat — pastikan tidak ada kolom yang kosong.
  2. Catat semua discrepancy dalam kolom khusus di LKPD.
  3. Tutup semua tools dengan benar (jangan force-close).
  4. Kumpulkan seluruh screenshot ke dalam satu folder: [Kelas]_[NamaKelompok]_Pertemuan1/.

Lembar Hasil Pengamatan:

Komponen Spesifikasi (dari CPU-Z) Spesifikasi (dari HWiNFO64) Spesifikasi (Label Fisik) Discrepancy?
Processor
RAM — Tipe
RAM — Kapasitas
RAM — Speed
Storage — Model
Storage — Tipe
GPU
Motherboard
OS

4.6 Instrumen Asesmen Otentik

Asesmen Diagnostik (Awal Unit)

Kognitif (5 pertanyaan):

  1. Sebutkan 3 komponen yang menurutmu paling menentukan kecepatan sebuah komputer. Mengapa?
  2. Apa bedanya RAM 8 GB DDR4 dengan RAM 8 GB DDR3? Mana yang lebih baik dan mengapa?
  3. Apa yang dimaksud dengan "bottleneck" dalam sistem komputer?
  4. Jika sebuah komputer sering hang saat membuka banyak aplikasi sekaligus, komponen apa yang kemungkinan menjadi penyebabnya?
  5. Kamu pernah mendengar istilah SSD dan HDD — apa perbedaan mendasarnya dari sisi teknologi penyimpanan?

Non-Kognitif (3 pertanyaan):

  1. Pernahkah kamu membongkar atau memperbaiki komputer sebelumnya? Ceritakan pengalaman tersebut.
  2. Sumber belajar apa yang biasa kamu gunakan ketika ingin tahu tentang spesifikasi perangkat teknis?
  3. Bagaimana perasaanmu ketika harus bekerja dengan perangkat teknis yang belum pernah kamu gunakan sebelumnya?

Asesmen Formatif (Proses)

Observasi Sikap Kerja:

No Aspek Sikap Indikator SB (4) B (3) C (2) PB (1)
1 Ketelitian Data yang diinput akurat dan terverifikasi Semua data akurat, 0 kesalahan Maks. 1 kesalahan minor 2–3 kesalahan >3 kesalahan
2 Kemandirian Menyelesaikan tugas tanpa bergantung pada teman/guru Mandiri penuh Sesekali bertanya Sering bertanya Tidak bisa mandiri
3 K3LH Mematuhi prosedur keselamatan kerja Semua SOP dipatuhi 1 SOP terlewat 2 SOP terlewat Mengabaikan SOP
4 Dokumentasi Menyimpan file dengan penamaan & folder yang benar Sempurna Minor error penamaan Format tidak sesuai Tidak didokumentasikan
5 Kerjasama Distribusi tugas merata dalam kelompok Merata & aktif Cukup merata Satu orang dominan Tidak ada kerjasama

Checklist Kinerja Praktik (TP-1.4):

No Indikator Kinerja ✅/❌ Catatan
1 Membuka CPU-Z dan menavigasi minimal 4 tab dengan benar
2 Membaca data processor secara lengkap (nama, core, clock, cache)
3 Membaca data RAM lengkap termasuk effective speed
4 Mengidentifikasi tipe dan interface storage menggunakan HWiNFO64
5 Membaca data GPU dari dxdiag dengan benar
6 Mengidentifikasi minimal 1 discrepancy antar sumber data
7 Menyimpan screenshot dengan penamaan file yang benar

Asesmen Sumatif (Akhir Unit 2)

Rubrik Penilaian Produk — IT Asset Inventory Document

No Aspek Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1)
1 Kelengkapan Data Semua kolom terisi (≥95%), tidak ada data kosong 1–2 kolom kosong 3–5 kolom kosong >5 kolom kosong
2 Akurasi Data Semua data terverifikasi, 0 kesalahan teknis Maks. 1 kesalahan minor 2–3 kesalahan >3 kesalahan atau data tidak valid
3 Format & Konsistensi Format seragam, penamaan konsisten, unit satuan benar 1–2 inkonsistensi minor Format tidak seragam di beberapa kolom Format kacau, sulit dibaca
4 Penanganan Discrepancy Semua discrepancy tercatat dengan sumber data dan kesimpulan Discrepancy tercatat tanpa kesimpulan Dicatat sebagian Tidak ada pencatatan discrepancy
5 Kerapian Dokumen File terstruktur, sheet bernama, header jelas, siap diserahkan Minor formatting issue Perlu perbaikan signifikan Tidak terstruktur

Konversi Nilai:

Skor Total (maks. 20) Nilai Predikat
18–20 90–100 A (Sangat Baik)
16–17 80–89 B (Baik)
14–15 70–79 C (Cukup) — Batas KKM
12–13 60–69 D (Perlu Perbaikan)
< 12 < 60 E (Belum Kompeten)

BAGIAN 5: TRANSFORMASI CP/ELEMEN KE AKTIVITAS PRAKTIK DUNIA KERJA

Tabel Transformasi Terintegrasi — Unit 1: Mengenal Komponen & Cara Kerja Hardware

No Kode TP Pekerjaan Nyata di Industri Kemampuan (P/K/S) Langkah Kerja Simulasi di Kelas Output/Produk Penilaian
1 TP-1.1 IT Support / Help Desk Technician — mengidentifikasi komponen perangkat yang dilaporkan bermasalah oleh user P: Nama, fungsi, karakteristik 8 komponen hardware K: Identifikasi visual komponen pada unit terbuka S: Teliti, sistematis, tidak panik menghadapi perangkat asing 1. Siapkan unit komputer lab (casing terbuka/diagram) 2. Identifikasi setiap komponen secara visual 3. Beri label nama + fungsi singkat 4. Foto setiap komponen dengan keterangan Lab dijadikan Help Desk Station. Siswa berperan sebagai IT Support Technician yang diminta client (guru) mengidentifikasi perangkat yang "tidak diketahui spesifikasinya" Kartu Identifikasi Komponen (.pdf): foto komponen + nama + fungsi + keterangan teknis singkat Pengetahuan: kuis lisan 10 soal (20%) Keterampilan: ketepatan identifikasi visual, kelengkapan kartu (60%) Sikap: ketelitian, K3LH (20%)
2 TP-1.2 Network/Systems Designer — merancang arsitektur sistem berdasarkan pemahaman komponen & hubungan antar-subsistem P: Alur data dalam sistem komputer (CPU ↔ RAM ↔ Storage ↔ I/O) K: Membuat diagram blok sistem yang akurat S: Sistematis, mampu berpikir alur 1. Identifikasi semua subsistem komputer 2. Tentukan alur data antar-komponen 3. Gambar diagram blok dengan arah alur 4. Verifikasi dengan membandingkan ke referensi teknis Lab dijadikan Design Studio. Siswa berperan sebagai Junior System Designer yang membuat arsitektur sistem untuk proposal client Diagram Blok Sistem Komputer (kertas A3 / digital draw.io) — lengkap dengan arah alur data & label komponen Pengetahuan: ketepatan alur data (20%) Keterampilan: kelengkapan & akurasi diagram (60%) Sikap: kerapian, kerjasama tim (20%)
3 TP-1.3 Procurement Specialist / IT Buyer — membaca datasheet vendor dan mengklasifikasikan perangkat sebelum direkomendasikan untuk pengadaan P: Cara membaca datasheet, struktur spesifikasi teknis, kategori kelas perangkat K: Membaca & mengklasifikasikan spesifikasi dari berbagai format dokumen S: Kritis, tidak mudah percaya satu sumber, teliti dalam membandingkan 1. Kumpulkan datasheet dari 3 sumber (dus fisik, BIOS, website vendor) 2. Ekstrak parameter kunci dari tiap sumber 3. Bandingkan & klasifikasikan (entry/mid/high-end) 4. Buat tabel klasifikasi Lab dijadikan Procurement Office. Siswa berperan sebagai IT Buyer yang diminta kepala IT mengklasifikasikan 5 jenis komputer yang akan dibeli untuk 3 divisi berbeda Tabel Klasifikasi Spesifikasi (.xlsx) — min. 5 perangkat, 3 kategori, sumber data tercantum Pengetahuan: ketepatan kategori (20%) Keterampilan: akurasi tabel, konsistensi sumber (60%) Sikap: ketelitian, kejujuran data (20%)

Tabel Transformasi Terintegrasi — Unit 2: Praktik Identifikasi dengan Tools Profesional

No Kode TP Pekerjaan Nyata di Industri Kemampuan (P/K/S) Langkah Kerja Simulasi di Kelas Output/Produk Penilaian
4 TP-1.4 IT Asset Manager / IT Technician — melakukan inventarisasi perangkat menggunakan tools profesional sebagai bagian dari ITAM (IT Asset Management) cycle P: Fungsi & cara kerja CPU-Z, HWiNFO64, dxdiag; konsep data discrepancy K: Mengoperasikan tools, mengekstrak & memverifikasi data hardware S: Akurat, tidak menerka-nerka data, mendokumentasikan discrepancy secara jujur 1. Siapkan tools (CPU-Z, HWiNFO64, dxdiag) di komputer target 2. Jalankan tiap tools & navigasi tab yang relevan 3. Ekstrak data: CPU, RAM, Storage, GPU, Motherboard 4. Cross-verify data dari 3 tools 5. Catat discrepancy 6. Simpan screenshot sebagai bukti kerja Lab dijadikan NOC Room / IT Asset Room. Siswa berperan sebagai IT Asset Technician yang menerima tugas tiket: "Lakukan inventarisasi 5 unit komputer dalam 90 menit — data akan digunakan untuk pengajuan anggaran pemeliharaan." Folder screenshot terorganisir + Lembar Data Spesifikasi (.xlsx) berisi data terverifikasi dari 3 tools Pengetahuan: pre-test tools (20%) Keterampilan: ketepatan penggunaan tools, kelengkapan data, penanganan discrepancy (60%) Sikap: akurasi, K3LH, penamaan file (20%)
5 TP-1.5 IT Asset Manager — mengisi dan memelihara sistem IT Asset Inventory sebagai bagian dari IT governance perusahaan P: Struktur IT Asset Inventory, standar penamaan (naming convention), field wajib dalam ITAM K: Mengisi template secara akurat, melakukan peer-review dokumen, menyimpan dengan format yang benar S: Teliti, mengutamakan akurasi di atas kecepatan, proaktif melakukan QC 1. Buka template IT Asset Inventory (.xlsx) 2. Entry data dari hasil TP-1.4 ke setiap kolom 3. Verifikasi ulang setiap baris sebelum menyimpan 4. Lakukan peer-review dengan kelompok lain 5. Perbaiki temuan peer-review 6. Submit file final Lab dijadikan IT Department Office. Siswa berperan sebagai Asset Management Staff yang mengisi CMDB (Configuration Management Database) — sistem pencatatan aset resmi perusahaan. Deadline: akhir sesi = batas waktu pengiriman laporan ke manajer IT File IT Asset Inventory (.xlsx) — lengkap, akurat, siap diserahkan ke "manajer IT" (guru), termasuk catatan peer-review Pengetahuan: pemahaman field ITAM (20%) Keterampilan: kelengkapan, akurasi, format dokumen (60%) Sikap: kedisiplinan waktu, kejujuran data, kerjasama QC (20%)

Tabel Transformasi Terintegrasi — Unit 3 & 4: Analisis, Evaluasi, dan Perancangan Dokumen

No Kode TP Pekerjaan Nyata di Industri Kemampuan (P/K/S) Langkah Kerja Simulasi di Kelas Output/Produk Penilaian
6 TP-1.6 IT Consultant / Pre-Sales Engineer — menganalisis kebutuhan klien dan memetakan spesifikasi perangkat yang sesuai P: Parameter performa sesuai use case (gaming vs CAD vs server vs office) K: Menganalisis kebutuhan → memetakan ke spesifikasi → argumen teknis S: Empati pada kebutuhan klien, tidak bias merek, berbasis data 1. Baca brief kebutuhan klien (studi kasus) 2. Identifikasi parameter teknis yang relevan 3. Analisis apakah spesifikasi yang tersedia memenuhi kebutuhan 4. Susun argumen teknis secara terstruktur Lab dijadikan IT Consulting Office. Siswa berperan sebagai IT Consultant yang menerima brief dari 4 klien berbeda: (a) studio desain grafis, (b) warung internet, (c) kantor administrasi, (d) lab riset data Laporan Analisis Kesesuaian per studi kasus (.docx) — format: latar belakang klien + kebutuhan + gap analysis + rekomendasi Pengetahuan: tes analisis kasus (20%) Keterampilan: kedalaman analisis, kualitas argumen teknis (60%) Sikap: objektivitas, tidak bias, berbasis data (20%)
7 TP-1.7 IT Procurement Advisor — membuat matriks perbandingan perangkat sebagai dasar rekomendasi pengadaan P: Metode scoring matrix, parameter performa vs harga vs garansi K: Membuat matriks perbandingan terstruktur, menyimpulkan rekomendasi yang dapat dipertahankan S: Objektif, transparan metodologi, siap mempertahankan rekomendasi 1. Tentukan ≥3 perangkat yang akan dibandingkan 2. Tetapkan parameter: performa, harga, efisiensi daya, garansi 3. Isi matriks dengan data faktual 4. Hitung skor komposit (jika menggunakan weighted scoring) 5. Tulis rekomendasi akhir dengan justifikasi Lab dijadikan Procurement Committee Room. Siswa berperan sebagai Advisor yang mempresentasikan matriks perbandingan kepada "komite pengadaan" (kelompok lain yang berperan sebagai penguji) Matriks Perbandingan Spesifikasi (.xlsx) + Memo Rekomendasi (.docx) 1 halaman Pengetahuan: pemahaman metode scoring (20%) Keterampilan: kualitas matriks, validitas rekomendasi (60%) Sikap: objektivitas, kemampuan mempertahankan argumen (20%)
8 TP-1.8 IT Auditor / IT Asset Auditor — mengevaluasi kondisi dan kelayakan perangkat IT terhadap standar minimum operasional P: Standar minimum spesifikasi perangkat untuk operasional laboratorium TKJ K: Memeriksa kondisi perangkat nyata, membandingkan dengan standar, menulis temuan + rekomendasi S: Jujur, independen, berani melaporkan kondisi apa adanya 1. Tetapkan kriteria evaluasi (standar minimum lab TKJ) 2. Lakukan audit fisik & software terhadap perangkat lab 3. Catat temuan (compliant / non-compliant) 4. Susun laporan evaluasi: temuan + kriteria + rekomendasi tindak lanjut Lab dijadikan Audit Field. Siswa berperan sebagai Junior IT Auditor yang mendapat tugas dari kepala sekolah untuk mengaudit kondisi perangkat lab TKJ sebelum tahun ajaran baru Laporan Evaluasi Kelayakan Perangkat Lab (.docx) — format: pendahuluan + kriteria standar + tabel temuan + kesimpulan + rekomendasi Pengetahuan: pemahaman standar minimum (20%) Keterampilan: kualitas temuan, kelengkapan laporan, akurasi evaluasi (60%) Sikap: kejujuran pelaporan, independensi, ketepatan waktu (20%)
9 TP-1.9 IT Procurement Officer / Tender Specialist — menyusun dokumen spesifikasi teknis (BoM) untuk keperluan pengadaan perangkat resmi P: Struktur BoM, cara menghitung kebutuhan kuantitas, format dokumen tender K: Menyusun dokumen BoM lengkap berdasarkan hasil analisis & evaluasi sebelumnya S: Presisi, bertanggung jawab terhadap keakuratan dokumen, memahami implikasi anggaran 1. Rangkum hasil TP-1.6, TP-1.7, TP-1.8 sebagai dasar 2. Tentukan item perangkat yang dibutuhkan 3. Tentukan spesifikasi minimum per item 4. Tentukan kuantitas 5. Estimasi harga per unit (riset pasar online) 6. Susun dokumen BoM dengan format formal Lab dijadikan Procurement Division Office. Siswa berperan sebagai Procurement Officer yang menyiapkan dokumen BoM untuk diajukan kepada kepala sekolah dalam rangka pengajuan pengadaan perangkat lab TKJ baru (TEFA integration) Dokumen Bill of Materials (.docx atau .xlsx) — berisi: daftar item, spesifikasi teknis, kuantitas, estimasi harga, total anggaran, catatan teknis. Format siap ajukan ke manajemen sekolah Pengetahuan: pemahaman struktur BoM & proses pengadaan (20%) Keterampilan: kelengkapan & profesionalisme dokumen, akurasi data teknis & harga (60%) Sikap: tanggung jawab, kejujuran anggaran, ketepatan waktu (20%)

Daftar Kesalahan yang Harus Dihindari

Unit 1 — Mengenal Komponen & Cara Kerja:

Kesalahan Umum Contoh Salah Perbaikan
Aktivitas hanya membaca "Baca materi tentang komponen komputer di buku" Siswa memegang komponen fisik / melihat unit terbuka, memberi label, memfoto — menghasilkan Kartu Identifikasi Komponen
Diagram dibuat tanpa verifikasi Siswa menggambar diagram dari ingatan tanpa cross-check Diagram harus diverifikasi dengan membandingkan ke referensi teknis (datasheet atau video resmi vendor)
Tidak ada output Diskusi kelompok tentang komponen tanpa produk akhir Diskusi → diagram blok → export digital (.drawio/.png) + foto karya

Unit 2 — Tools Diagnostik & Dokumentasi:

Kesalahan Umum Contoh Salah Perbaikan
Copy-paste dari internet Siswa mengisi data spesifikasi dari hasil Googling nama komputer, bukan dari tools Semua data WAJIB berasal dari tools yang dijalankan langsung di unit yang bersangkutan
Mengabaikan discrepancy Data berbeda antar tools diabaikan, diisi salah satu saja Discrepancy WAJIB dicatat, didiskusikan, dan disimpulkan mana yang paling valid beserta alasannya
File tidak terstruktur Screenshot tersimpan sembarangan tanpa penamaan yang benar Wajib: folder [Kelas]_[NamaKelompok]_Pertemuan1/ + penamaan file: [NamaKelompok]_CPU.png dst.
Dokumentasi sebagai formalitas IT Asset Inventory diisi asal-asalan, tidak dicek ulang Peer-review wajib: kelompok lain memverifikasi dokumen sebelum dikumpulkan

Unit 3 & 4 — Analisis, Evaluasi, Perancangan:

Kesalahan Umum Contoh Salah Perbaikan
Rekomendasi tanpa data "Saya rekomendasikan laptop A karena lebih bagus" Rekomendasi WAJIB didukung matriks perbandingan dengan parameter terukur (skor performa, harga/performa ratio, garansi)
Evaluasi tidak menggunakan standar "Komputer ini masih bagus" tanpa referensi standar Evaluasi harus mengacu pada standar minimum spesifik (contoh: min. Core i5 gen-8, RAM 8GB, storage SSD 256GB untuk lab TKJ)
BoM tidak realistis Harga diisi terlalu rendah/tinggi tanpa riset Estimasi harga WAJIB berdasarkan riset pasar nyata (Tokopedia/Bhinneka/distributor resmi) — siswa wajib screenshot referensi harga
Dokumen tidak siap guna BoM dibuat hanya sebagai tugas, format tidak profesional BoM harus menggunakan format yang bisa langsung diajukan ke kepala sekolah — ini adalah output TEFA nyata

Catatan Pengembangan

  1. Integrasi TEFA Nyata: TP-1.8 dan TP-1.9 memiliki potensi besar untuk menjadi proyek TEFA nyata — hasil evaluasi dan BoM yang dibuat siswa dapat benar-benar diajukan ke manajemen sekolah sebagai rekomendasi pengadaan perangkat lab. Ini akan meningkatkan motivasi dan autentisitas pembelajaran secara signifikan.
  2. Perluasan Tools: Selain CPU-Z dan HWiNFO64, pertimbangkan untuk memperkenalkan CrystalDiskInfo (health monitoring storage) dan GPU-Z (detail GPU) pada iterasi berikutnya sebagai tools tambahan yang lazim digunakan di industri IT.
  3. Koneksi ke Topik Berikutnya: Unit ini menjadi prasyarat sangat kuat untuk topik perawatan dan troubleshooting hardware. Pastikan IT Asset Inventory yang dibuat siswa di Unit 2 disimpan dan akan digunakan kembali sebagai baseline dokumen pada topik troubleshooting.
  4. Diferensiasi Pembelajaran: Untuk siswa yang sudah familiar dengan tools diagnostik, tantang mereka untuk menggunakan WMIC command line atau PowerShell sebagai alternatif tools berbasis GUI — ini mempersiapkan mereka untuk lingkungan kerja headless/server yang tidak memiliki antarmuka grafis.
  5. Dokumentasi Portfolio: Seluruh output dari Unit 1–4 (Kartu Identifikasi, Diagram Blok, IT Asset Inventory, Laporan Evaluasi, BoM) dapat dikompilasi menjadi satu Portfolio Teknis siswa — dokumen yang bisa dibawa saat magang/PKL sebagai bukti kompetensi yang sudah dikuasai.