Perumusan Kebutuhan Pengguna Komputer
Perumusan kebutuhan pengguna komputer adalah proses perencanaan sistematis untuk menentukan spesifikasi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang diperlukan sebelum melakukan instalasi atau perakitan sebuah Personal Computer (PC). Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa perangkat yang disusun mampu menjalankan fungsi yang diinginkan pengguna secara efektif dan efisien sesuai dengan ketersediaan barang dan anggaran,.
Identifikasi Berbasis Perangkat Lunak
Langkah utama dalam menyusun spesifikasi PC adalah mengidentifikasi kebutuhan perangkat keras berdasarkan kebutuhan perangkat lunak yang akan digunakan. Spesifikasi minimal perangkat keras ditentukan oleh persyaratan sistem dari perangkat lunak tersebut.
Sebagai ilustrasi, contoh pemetaan kebutuhan sebagai berikut:
- Sistem Operasi: Pemilihan sistem operasi (misalnya Windows 98) menuntut spesifikasi prosesor, memori (RAM), dan kapasitas penyimpanan (hard disk) tertentu.
- Program Aplikasi: Penggunaan aplikasi perkantoran (seperti Microsoft Office) memerlukan alokasi sumber daya tambahan pada prosesor, RAM, dan ruang penyimpanan.
- Komunikasi dan Internet: Kebutuhan akses internet atau jaringan mengharuskan penambahan komponen spesifik seperti LAN card dan modem, serta peningkatan kapasitas RAM dan hard disk untuk menunjang kinerja peramban (browser).
Berdasarkan akumulasi kebutuhan perangkat lunak tersebut, spesifikasi minimal PC dapat disusun. Misalnya, gabungan kebutuhan di atas dapat menghasilkan spesifikasi berupa Prosesor Pentium I, RAM 64MB, dan Hard disk 2GB untuk standar perangkat pada tahun 2004.
Prinsip Ekonomi dan Survei Pasar
Dalam merencanakan kebutuhan, pemilihan komponen disarankan mengedepankan sifat jujur berdasarkan prinsip ekonomi. Setelah spesifikasi teknis teridentifikasi, langkah selanjutnya adalah melakukan survei barang dan harga di pasar atau toko komputer. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan rencana kebutuhan dengan ketersediaan produk di pasar serta anggaran yang tersedia.
Pertimbangan Non-Teknis
Selain spesifikasi teknis dan harga, perumusan kebutuhan juga harus mempertimbangkan faktor-faktor pendukung purnajual dan pemeliharaan. Faktor-faktor tersebut meliputi:
- Garansi: Jaminan purnajual dari komponen yang dibeli.
- Ketersediaan Suku Cadang: Kemudahan mendapatkan komponen pengganti.
- Fleksibilitas: Kemudahan dalam perawatan dan penggunaan perangkat di masa depan.
Hambatan yang mungkin terjadi dalam penyusunan spesifikasi meliputi kesulitan mendapatkan barang dengan spesifikasi lama (barang bekas) atau kesulitan dalam memperoleh suku cadang untuk spesifikasi yang sudah tidak diproduksi lagi.