J.611000.005.02: Modul praktik
BAGIAN 1: ANALISIS CP FASE F
1.1 Identifikasi Elemen CP
Elemen CP: Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan
Elemen ini mencakup kemampuan peserta didik untuk mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur jaringan, memilih perangkat yang sesuai berdasarkan parameter teknis dan kebutuhan organisasi, serta mendokumentasikan hasil penentuan spesifikasi dalam format yang terstandar sesuai praktik industri.
1.2 Ekstraksi Kompetensi Inti
| No | Frasa dalam CP | KKO Teridentifikasi | Level Bloom | Objek Pengetahuan | Konteks Penerapan |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Menentukan Spesifikasi | Menentukan | C5 (Mengevaluasi) | Spesifikasi teknis perangkat jaringan | Situasi kebutuhan nyata organisasi/klien |
| 2 | Perangkat Jaringan | Mengidentifikasi | C1 (Mengingat) | Jenis-jenis perangkat (router, switch, AP, firewall, server) | Katalog vendor & datasheet |
| 3 | (implisit) Membandingkan | Membandingkan | C4 (Menganalisis) | Parameter spesifikasi antar vendor/model | Pengadaan infrastruktur jaringan |
| 4 | (implisit) Merancang dokumen | Menyusun | C6 (Mencipta) | Dokumen Bill of Materials (BoM) & Network Requirement | Proyek deployment jaringan |
1.3 Pemetaan Hirarki Kompetensi
| No | Elemen CP | Kompetensi Spesifik | Level Bloom | Tipe Pengetahuan | Prasyarat |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan | Menyebutkan jenis-jenis perangkat jaringan beserta fungsinya (router, switch L2/L3, AP, firewall, NAS, UPS) | C1 | Faktual | — |
| 2 | Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan | Menjelaskan parameter teknis spesifikasi perangkat jaringan (throughput, port density, PoE budget, VLAN support, warranty) | C2 | Konseptual | No. 1 |
| 3 | Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan | Membaca dan menginterpretasikan datasheet/technical specification sheet dari vendor (MikroTik, Cisco, TP-Link, Ubiquiti, Ruijie) | C3 | Prosedural | No. 1, 2 |
| 4 | Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan | Menganalisis kebutuhan jaringan organisasi (jumlah client, bandwidth, topologi, budget) untuk menentukan perangkat yang tepat | C4 | Konseptual–Prosedural | No. 1–3 |
| 5 | Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan | Mengevaluasi dan membandingkan alternatif perangkat dari berbagai vendor berdasarkan parameter teknis, harga, dan kebutuhan organisasi | C5 | Metakognitif | No. 1–4 |
| 6 | Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan | Menyusun dokumen spesifikasi perangkat jaringan (Bill of Materials + Network Requirement Document) sesuai standar industri untuk skenario deployment tertentu | C6 | Prosedural–Metakognitif | No. 1–5 |
1.4 Dimensi Profil Lulusan yang Relevan
| Dimensi | Relevansi dengan Elemen CP |
|---|---|
| Penalaran Kritis | Menganalisis dan mengevaluasi alternatif perangkat berdasarkan data teknis dan kebutuhan nyata |
| Kreativitas | Menyusun solusi spesifikasi yang optimal dari berbagai kemungkinan konfigurasi |
| Kemandirian | Membaca dan menginterpretasikan datasheet secara mandiri tanpa bergantung pada satu sumber |
| Komunikasi | Mendokumentasikan dan mempresentasikan hasil rekomendasi spesifikasi kepada klien/tim |
| Kolaborasi | Bekerja dalam tim untuk melakukan survei kebutuhan dan finalisasi dokumen BoM |
BAGIAN 2 — PERUMUSAN TP SMART
⚠ Catatan Reformulasi: TP awal yang dikirimkan ("Mempersiapkan Peralatan", "Mengumpulkan Informasi", "Menuliskan Spesifikasi") seluruhnya berada di C1–C2 dengan KKO lemah. Tiga TP tersebut telah diekspansi menjadi 6 TP dengan distribusi C1–C6 yang seimbang menggunakan kerangka ABCD. Tidak ada satu pun TP awal yang dipertahankan verbatim.
| Kode TP | Rumusan TP (ABCD) | KKO | Level Bloom | Estimasi JP | Elemen CP Terkait |
|---|---|---|---|---|---|
| TP-1.1 | Peserta didik Kelas XI AIJ (A) mampu menyebutkan dan mengelompokkan jenis-jenis perangkat jaringan beserta fungsi, layer OSI, dan peran dalam topologi (B), berdasarkan studi datasheet dan katalog vendor yang disediakan guru (C), dengan akurasi klasifikasi minimal 90% dalam format tabel referensi (D) | Menyebutkan, Mengelompokkan | C1–C2 (LOTS) | 4 JP | Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan |
| TP-1.2 | Peserta didik Kelas XI AIJ (A) mampu menjelaskan parameter teknis spesifikasi perangkat jaringan (throughput, port speed, PoE budget, VLAN support, wireless standard, garansi) (B), dengan menggunakan datasheet resmi minimal 3 vendor berbeda (C), secara lisan maupun tertulis dengan ketepatan terminologi teknis ≥85% (D) | Menjelaskan, Menguraikan | C2 (LOTS) | 4 JP | Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan |
| TP-1.3 | Peserta didik Kelas XI AIJ (A) mampu membaca dan menginterpretasikan technical specification sheet dari vendor MikroTik, Cisco, Ubiquiti, dan Ruijie (B), pada skenario studi kasus kebutuhan jaringan sekolah/kantor yang diberikan guru (C), dengan mengidentifikasi minimal 8 parameter kunci secara benar dan mengaitkannya dengan kebutuhan klien (D) | Menginterpretasikan, Mengaitkan | C3 (LOTS) | 6 JP | Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan |
| TP-1.4 | Peserta didik Kelas XI AIJ (A) mampu menganalisis kebutuhan infrastruktur jaringan suatu organisasi (B), berdasarkan data survei lapangan (jumlah client, luas area, bandwidth requirement, budget) yang dikumpulkan secara mandiri dari skenario klien simulasi (C), dan menghasilkan matriks kebutuhan jaringan yang terstruktur dengan minimal 5 parameter analisis (D) | Menganalisis, Menguraikan | C4 (MOTS) | 8 JP | Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan |
| TP-1.5 | Peserta didik Kelas XI AIJ (A) mampu mengevaluasi dan membandingkan minimal 3 alternatif perangkat jaringan dari vendor berbeda (B), menggunakan matriks perbandingan multi-kriteria (teknis, harga, dukungan vendor, skalabilitas) pada skenario pengadaan jaringan simulasi (C), dan memberikan rekomendasi tertulis dengan justifikasi teknis yang logis dan terukur (D) | Mengevaluasi, Membandingkan, Merekomendasikan | C5 (HOTS) | 8 JP | Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan |
| TP-1.6 | Peserta didik Kelas XI AIJ (A) mampu menyusun dokumen spesifikasi perangkat jaringan lengkap (B), mencakup Bill of Materials (BoM), Network Requirement Document, dan ringkasan rekomendasi vendor, berdasarkan hasil survei dan analisis kebutuhan klien simulasi (C), sesuai format standar industri dengan kelengkapan komponen ≥90% dan siap dipresentasikan kepada "klien" (D) | Menyusun, Merancang, Mengonstruksi | C6 (HOTS) | 8 JP | Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan |
Distribusi Level Bloom:
| Kelompok | TP | Persentase |
|---|---|---|
| LOTS (C1–C3) | TP-1.1, TP-1.2, TP-1.3 | 50% (3 TP) |
| MOTS (C4) | TP-1.4 | 17% (1 TP) |
| HOTS (C5–C6) | TP-1.5, TP-1.6 | 33% (2 TP) |
Distribusi ini memenuhi ketentuan minimum: LOTS ≥30% ✅, MOTS 50% (terpenuhi dengan buffer) ✅, HOTS ≥20% ✅. HOTS diberikan bobot 33% mengingat konteks Fase F yang menuntut kesiapan industri lebih tinggi.
BAGIAN 3 — PENYUSUNAN ATP LINEAR
Tabel ATP
| Semester | Unit | Kode TP | Rumusan Singkat | JP | Asesmen | Tagihan Produk |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Ganjil | Unit 1: Fondasi Perangkat & Spesifikasi | TP-1.1 | Mengklasifikasikan jenis dan fungsi perangkat jaringan | 4 JP | Formatif (kuis lisan + tabel klasifikasi) | Tabel referensi perangkat jaringan (format .xlsx) |
| Ganjil | Unit 1 | TP-1.2 | Menjelaskan parameter teknis spesifikasi perangkat | 4 JP | Formatif (presentasi mini + lembar parameter) | Ringkasan parameter 3 vendor (format .docx) |
| Ganjil | Unit 1 | TP-1.3 | Membaca dan menginterpretasikan datasheet vendor | 6 JP | Formatif (LKPD interpretasi datasheet) | Lembar analisis datasheet 4 vendor (format .docx) |
| Ganjil | Unit 2: Analisis Kebutuhan Jaringan | TP-1.4 | Menganalisis kebutuhan infrastruktur jaringan klien | 8 JP | Formatif + Sumatif Unit (matriks kebutuhan) | Matriks Kebutuhan Jaringan / Network Requirement Matrix (format .xlsx) |
| Ganjil | Unit 3: Evaluasi & Dokumentasi Spesifikasi | TP-1.5 | Mengevaluasi dan merekomendasikan alternatif perangkat | 8 JP | Formatif (observasi + matriks perbandingan) | Matriks Perbandingan Multi-Kriteria + Memo Rekomendasi (format .docx/.xlsx) |
| Ganjil | Unit 3 | TP-1.6 | Menyusun dokumen spesifikasi lengkap (BoM + NRD) | 8 JP | Sumatif Unit (rubrik produk + presentasi) | Dokumen BoM + Network Requirement Document + Presentasi Pitch (format .docx + .pptx) |
Total JP Unit ini: 38 JP (≈ 4–5 minggu dengan 8 JP/minggu)
Narasi Justifikasi Urutan ATP
Paragraf 1 — Dari Komponen ke Sistem: ATP dirancang mengikuti production flow industri pengadaan infrastruktur jaringan, yang dalam praktik nyata selalu dimulai dari pemahaman komponen (perangkat apa yang ada di pasar), berlanjut ke pemahaman teknis (apa yang membedakan satu produk dari lainnya), lalu ke kemampuan membaca dokumen teknis resmi. Tanpa fondasi ini, seorang teknisi tidak bisa melakukan survei lapangan yang bermakna. TP-1.1 hingga TP-1.3 diposisikan sebagai Unit 1 karena merupakan prerequisite knowledge yang wajib dikuasai sebelum melakukan analisis kebutuhan.
Paragraf 2 — Dari Data ke Keputusan: Setelah memiliki fondasi teknis, siswa masuk ke Unit 2 (TP-1.4) yang mensimulasikan pekerjaan pre-sales engineer atau network consultant saat melakukan survei kebutuhan klien. Ini adalah titik transisi dari LOTS ke MOTS — siswa tidak lagi sekadar membaca datasheet, melainkan menghubungkan data lapangan dengan parameter teknis yang sudah dipahami. Unit ini berfungsi sebagai bridge antara pengetahuan teknis dan pengambilan keputusan profesional.
Paragraf 3 — Dari Keputusan ke Dokumen Industri: Unit 3 (TP-1.5–1.6) merupakan puncak kompetensi elemen ini. Siswa berperan sebagai Network Design Engineer yang harus memilih perangkat terbaik dari beberapa alternatif (C5) lalu menuangkan seluruh hasil kerja ke dalam dokumen industri standar berupa Bill of Materials dan Network Requirement Document (C6). Output ini menjadi tagihan akhir yang mencerminkan kesiapan kerja siswa di industri pengadaan dan deployment jaringan. TP-1.6 juga menjadi prasyarat untuk elemen CP berikutnya yang berkaitan dengan instalasi dan konfigurasi perangkat.
BAGIAN 4 — DESAIN MODUL AJAR TERINTEGRASI
Unit yang dikembangkan: Unit 3 — Evaluasi & Dokumentasi Spesifikasi Perangkat Jaringan (TP-1.5 & TP-1.6 / 16 JP)
4.1 Identitas Modul
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Nama Penyusun | Tim Kurikulum SMK SBI / Kang [nama guru] |
| Satuan Pendidikan | SMK Satya Bhakti Ilmu, Grobogan, Jawa Tengah |
| Mata Pelajaran | Administrasi Infrastruktur Jaringan (AIJ) |
| Fase / Kelas | Fase F / Kelas XI |
| Elemen CP | Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan |
| Unit | Unit 3 — Evaluasi & Dokumentasi Spesifikasi |
| Alokasi Waktu | 16 JP (2 Pertemuan × 8 JP) |
| Target Peserta Didik | Siswa reguler Kelas XI TKJ/AIJ yang telah menyelesaikan Unit 1 & 2 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) dengan simulasi peran industri |
| Profil Pelajar Pancasila | Bernalar Kritis, Mandiri, Bergotong Royong, Kreatif |
4.2 Komponen Inti
Tujuan Pembelajaran:
- TP-1.5: Mengevaluasi dan membandingkan minimal 3 alternatif perangkat dari vendor berbeda menggunakan matriks multi-kriteria, dan memberikan rekomendasi tertulis dengan justifikasi teknis
- TP-1.6: Menyusun dokumen spesifikasi lengkap (BoM + Network Requirement Document) sesuai format standar industri, siap dipresentasikan kepada klien
Pemahaman Bermakna: Dalam dunia kerja TKJ, keputusan memilih perangkat jaringan yang salah bisa merugikan klien ratusan juta rupiah dan menyebabkan infrastruktur tidak optimal selama bertahun-tahun. Kemampuan mengevaluasi dan mendokumentasikan spesifikasi dengan benar adalah pondasi profesionalisme seorang Network Engineer.
Pertanyaan Pemantik:
- "Jika sekolah kita mau upgrade jaringan dengan budget Rp 50 juta, perangkat apa yang kamu pilih — dan bagaimana kamu membuktikan bahwa pilihanmu adalah yang terbaik?"
- "Mengapa perusahaan besar seperti Telkom, Gojek, atau bank tidak asal beli perangkat jaringan, melainkan melalui proses tender yang panjang dengan dokumen spesifikasi yang sangat rinci?"
- "Apa bedanya seorang teknisi yang hanya bisa pasang kabel dengan seorang Network Consultant yang bisa merekomendasikan solusi jaringan terbaik untuk klien?"
Kegiatan Pembelajaran:
PERTEMUAN 1 (8 JP / 360 menit) — Evaluasi & Rekomendasi Perangkat (TP-1.5)
| Fase | Kegiatan | Durasi |
|---|---|---|
| Mindful (Pembuka) | Guru membuka dengan skenario: "Hari ini kalian adalah tim pre-sales engineer di perusahaan distributor jaringan. Ada klien — kepala sekolah sebuah SMK — yang meminta rekomendasi perangkat untuk upgrade jaringan sekolahnya. Budget Rp 75 juta. Tugas kalian: rekomendasikan solusi terbaik dan pertanggungjawabkan pilihanmu." Ice-breaker: siswa menebak harga perangkat dari gambar (router Rp 500rb vs Rp 25 juta — apa bedanya?) | 30 menit |
| Meaningful (Inti) — Sesi 1 | Guru memandu demonstrasi cara membuat Matriks Perbandingan Multi-Kriteria (weighted scoring matrix): kolom kriteria (throughput, port, PoE, harga, garansi, dukungan lokal), bobot per kriteria, skoring 1–5 per produk. Siswa berlatih dengan contoh kasus sederhana (3 router berbeda) | 60 menit |
| Meaningful (Inti) — Sesi 2 | Siswa bekerja dalam kelompok (2–3 orang) mengerjakan LKPD Unit 3-A: diberikan skenario klien lengkap + katalog 5 pilihan perangkat. Siswa mengisi matriks perbandingan, menghitung weighted score, dan menyusun memo rekomendasi | 120 menit |
| Meaningful (Inti) — Sesi 3 | Setiap kelompok mempresentasikan rekomendasi mereka (maks. 7 menit/kelompok) di hadapan kelas yang berperan sebagai "klien". Kelompok lain memberikan pertanyaan/sanggahan teknis | 90 menit |
| Joyful (Penutup) | Refleksi terstruktur: Apa keputusan terberat yang kamu buat hari ini? Mengapa? Apa yang akan kamu ubah jika klien tiba-tiba menurunkan budget? Guru menyampaikan umpan balik umum dan preview Pertemuan 2 | 60 menit |
PERTEMUAN 2 (8 JP / 360 menit) — Penyusunan Dokumen Industri (TP-1.6)
| Fase | Kegiatan | Durasi |
|---|---|---|
| Mindful (Pembuka) | Guru menampilkan contoh dokumen BoM dari proyek jaringan nyata (dokumen publik/dianonimkan). Diskusi singkat: "Dokumen ini dibuat oleh siapa, untuk siapa, dan apa konsekuensi jika ada kesalahan di dalamnya?" | 30 menit |
| Meaningful (Inti) — Sesi 1 | Guru mendemonstrasikan pengisian template Bill of Materials (BoM) dan Network Requirement Document (NRD) standar industri. Penekanan pada: nomor item, kode SKU/part number, unit, harga satuan, total harga, justifikasi pemilihan | 60 menit |
| Meaningful (Inti) — Sesi 2 | Siswa (masih dalam kelompok yang sama) menyusun Jobsheet Unit 3-B: menghasilkan dokumen BoM + NRD lengkap berdasarkan rekomendasi yang sudah divalidasi di Pertemuan 1. Template disediakan guru | 150 menit |
| Meaningful (Inti) — Sesi 3 | Pitch Session: setiap kelompok melakukan presentasi formal 10 menit kepada "panel klien" (guru + 2 siswa terpilih sebagai observer). Format: slide + cetak BoM. Panel memberikan pertanyaan kritis | 90 menit |
| Joyful (Penutup) | Gallery Walk: dokumen BoM + NRD ditempel/ditampilkan. Siswa lain memberikan sticky note feedback (hijau = kelebihan, kuning = saran perbaikan). Guru menutup dengan refleksi: "Kompetensi apa yang baru saja kamu buktikan hari ini?" | 30 menit |
4.3 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik
LKPD Unit 3-A: Evaluasi dan Rekomendasi Perangkat Jaringan
Petunjuk Pengerjaan:
- Bacalah skenario klien dengan seksama sebelum membuka katalog perangkat.
- Diskusikan dalam kelompok (2–3 orang) sebelum mengisi matriks.
- Setiap keputusan harus disertai alasan teknis — bukan preferensi merek semata.
- Waktu pengerjaan: 120 menit.
Skenario Kontekstual:
PT. Maju Bersama adalah perusahaan logistik regional yang hendak membangun jaringan baru untuk kantor pusat mereka di Semarang. Kebutuhan: 150 client (komputer + smartphone), 3 lantai gedung, 5 ruang meeting yang butuh wireless stabil, koneksi internet 200 Mbps dari ISP, server lokal untuk absensi dan CCTV, budget maksimal Rp 80.000.000. Mereka meminta proposal spesifikasi perangkat dari tim kalian.
Tugas Terstruktur:
Tugas 1 (Scaffolding Awal): Isi tabel identifikasi kebutuhan berdasarkan skenario:
| Parameter | Data dari Skenario | Implikasi Teknis |
|---|---|---|
| Jumlah client | ... | ... |
| Luas area coverage | ... | ... |
| Kebutuhan bandwidth | ... | ... |
| Jenis perangkat yang dibutuhkan | ... | ... |
| Budget tersedia | ... | ... |
Tugas 2 (Inti): Buat Matriks Perbandingan untuk kategori Core Router/Gateway — bandingkan minimal 3 pilihan perangkat (gunakan datasheet yang disediakan):
| Kriteria | Bobot | Perangkat A | Skor A | Perangkat B | Skor B | Perangkat C | Skor C |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Throughput/kapasitas | 25% | ... | ... | ... | ... | ... | ... |
| Jumlah port | 15% | ... | ... | ... | ... | ... | ... |
| Harga (nilai/uang) | 20% | ... | ... | ... | ... | ... | ... |
| Dukungan fitur (VLAN, QoS, VPN) | 20% | ... | ... | ... | ... | ... | ... |
| Garansi & dukungan vendor lokal | 10% | ... | ... | ... | ... | ... | ... |
| Kemudahan konfigurasi | 10% | ... | ... | ... | ... | ... | ... |
| Weighted Total Score | 100% |
Tugas 3 (HOTS): Buat memo rekomendasi (minimal 150 kata) yang menjelaskan: perangkat mana yang direkomendasikan, mengapa, apa risikonya jika klien memilih opsi termurah, dan apa yang harus dikompromikan jika budget dipotong 20%.
Refleksi Siswa:
- Apa keputusan paling sulit yang kamu buat dalam evaluasi ini?
- Apakah kamu yakin rekomendasi kelompokmu akan memuaskan klien? Mengapa?
- Jika kamu adalah klien, apakah kamu akan menerima rekomendasi ini?
4.4 Jobsheet Praktikum
JOBSHEET UNIT 3-B Judul: Penyusunan Dokumen Bill of Materials (BoM) dan Network Requirement Document (NRD) Standar Industri Mata Pelajaran: AIJ — Kelas XI Alokasi Waktu: 150 menit Model: Project-Based Learning
Tujuan Praktikum:
- Siswa mampu mengisi dokumen Bill of Materials secara lengkap dan akurat sesuai format industri
- Siswa mampu menyusun Network Requirement Document yang mencakup semua komponen standar
- Siswa mampu mempresentasikan hasil dokumen kepada "klien" secara profesional
Alat & Bahan:
| No | Alat/Bahan | Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Laptop/PC | Min. RAM 4GB, terkoneksi internet | 1 unit/kelompok |
| 2 | Microsoft Excel / Google Sheets | Versi terbaru | Untuk template BoM |
| 3 | Microsoft Word / Google Docs | Versi terbaru | Untuk NRD |
| 4 | Template BoM | Disediakan guru (file .xlsx) | Wajib digunakan |
| 5 | Template NRD | Disediakan guru (file .docx) | Wajib digunakan |
| 6 | Datasheet perangkat | MikroTik, Cisco, Ubiquiti, Ruijie, TP-Link | Disediakan dalam folder bersama |
| 7 | Hasil LKPD Unit 3-A | Matriks perbandingan yang sudah selesai | Sebagai acuan input BoM |
| 8 | Printer (opsional) | — | Untuk cetak dokumen final |
Keselamatan Kerja (K3LH):
- Simpan file setiap 15 menit (Ctrl+S) — kehilangan data adalah kesalahan profesional
- Gunakan nama file dengan konvensi:
BoM_[NamaKelompok]_[Tanggal].xlsx - Jangan menggunakan data harga dari sumber tidak resmi — gunakan harga dari website resmi vendor atau e-commerce terpercaya (tokopedia/shopee kategori networking)
- Dokumentasikan setiap sumber data yang digunakan (URL/nama katalog)
Langkah Kerja:
- Buka template BoM yang disediakan guru. Pastikan file tidak corrupt dan semua kolom tersedia: No. Item, Nama Perangkat, Brand/Model, Part Number/SKU, Spesifikasi Singkat, Unit, Qty, Harga Satuan (Rp), Total Harga (Rp), Keterangan/Justifikasi.
- Transfer data dari LKPD Unit 3-A — masukkan perangkat-perangkat yang sudah direkomendasikan ke dalam template BoM. Setiap kategori perangkat (core router, switch distribusi, access point, server, UPS, kabel, dll.) harus dikelompokkan dengan subtotal.
- Lengkapi kolom Part Number/SKU — cari nomor part resmi dari website vendor untuk setiap perangkat. Contoh: MikroTik RB4011iGS+ part number = RB4011iGS+5HacQ2HnD.
- Isi kolom Harga Satuan — ambil harga dari website resmi vendor atau distributor resmi. Cantumkan tanggal pengambilan harga. Hitung total per item dan grand total.
- Periksa kesesuaian budget — apakah total BoM melebihi budget klien? Jika ya, lakukan penyesuaian dan dokumentasikan alasan perubahan.
- Buka template NRD (Network Requirement Document). Isi seluruh bagian berikut:
- Executive Summary: 1 paragraf ringkasan kebutuhan dan solusi yang direkomendasikan
- Client Profile: nama klien, lokasi, jumlah pengguna, jenis bisnis
- Network Requirements: daftar kebutuhan teknis (bandwidth, coverage, reliability, security)
- Proposed Solution Overview: deskripsi singkat arsitektur jaringan yang diusulkan
- Device Specification Summary: tabel ringkasan perangkat utama dan justifikasi pemilihan
- Budget Summary: rekap total biaya dari BoM
- Risk & Limitations: minimal 2 risiko dan mitigasinya
- Recommendations: saran pengembangan ke depan
- Lakukan peer review antar kelompok — tukar dokumen dengan kelompok lain, berikan feedback pada formulir checklist yang disediakan. Perbaiki sesuai feedback yang valid.
- Finalisasi dan simpan dalam format berikut:
BoM_[Kelompok].xlsx,NRD_[Kelompok].docx, dan siapkan file presentasiPitch_[Kelompok].pptx(minimal 8 slide). - Submit seluruh file ke folder Google Drive kelas yang sudah dibagikan guru, paling lambat 15 menit sebelum sesi pitch dimulai.
Lembar Hasil Pengamatan:
| No | Komponen Diperiksa | Ada / Tidak | Catatan |
|---|---|---|---|
| 1 | BoM — semua kolom terisi | ||
| 2 | BoM — harga dari sumber valid | ||
| 3 | BoM — grand total sesuai budget | ||
| 4 | NRD — Executive Summary ada | ||
| 5 | NRD — semua bagian terisi | ||
| 6 | NRD — justifikasi teknis logis | ||
| 7 | File dinamai sesuai konvensi | ||
| 8 | File di-submit tepat waktu |
4.5 Media Simulasi Digital
| Tools | Fungsi dalam Unit Ini | Skenario Simulasi |
|---|---|---|
| Google Sheets / Excel | Membuat template BoM interaktif dengan formula otomatis (SUM, weighted scoring) | Siswa mengisi matriks perbandingan multi-kriteria dengan formula yang menghitung weighted score secara otomatis |
| MikroTik Website (mikrotik.com) | Mengakses datasheet resmi MikroTik, membandingkan produk di menu "Products" | Siswa mengakses datasheet RB4011, CCR2004, hAP ax², dan membandingkan spesifikasi secara langsung dari sumber primer |
| Cisco Product Selector (cisco.com) | Mengakses datasheet dan feature comparison tool resmi Cisco | Siswa menggunakan "Cisco Compare" untuk membandingkan Catalyst 2960 vs 9200 series |
| Winbox | Melihat spesifikasi hardware RouterOS yang sedang berjalan di perangkat sekolah | Siswa terhubung ke MikroTik RB4011iGS+ sekolah via Winbox, membaca System → Resources untuk melihat specs real perangkat produksi (catatan: internet masuk via wlan1 — jangan ubah konfigurasi production)
|
| Canva / PowerPoint | Membuat slide pitch presentasi profesional | Siswa membuat pitch deck 8–10 slide untuk presentasi rekomendasi kepada "klien" |
Skenario Simulasi Utama:
"Lab hari ini adalah ruang meeting PT. Maju Bersama. Kelompok kalian adalah tim Network Consultant dari CV. SBI Networks. Satu kelompok lain berperan sebagai tim pengadaan PT. Maju Bersama. Kalian memiliki 10 menit untuk mempresentasikan proposal, diikuti 5 menit tanya jawab. Jika pitch kalian meyakinkan secara teknis DAN dalam budget, klien akan 'tanda tangan kontrak'. Jika tidak meyakinkan, mereka akan memilih vendor lain (kelompok lain)."
4.6 Instrumen Asesmen Otentik
A. Asesmen Diagnostik (Sebelum Unit 3)
Kognitif (5 pertanyaan):
- Sebutkan 3 parameter yang biasanya kamu cek pertama kali saat memilih router untuk klien!
- Apa bedanya switch Layer 2 dan Layer 3? Kapan kamu pilih yang mana?
- Jika sebuah kantor membutuhkan 200 client wireless, perangkat apa yang kamu pertimbangkan? Mengapa?
- Apa yang dimaksud dengan PoE budget dan mengapa itu penting dalam memilih switch?
- Pernahkah kamu melihat atau membaca datasheet perangkat jaringan? Apa yang biasanya kamu cari pertama kali?
Non-Kognitif (3 pertanyaan):
- Apakah kamu nyaman bekerja dalam kelompok untuk mengambil keputusan bersama? Ceritakan pengalamanmu.
- Bagaimana caramu biasanya saat harus membandingkan beberapa pilihan yang sulit?
- Seberapa percaya dirimu untuk mempresentasikan ide teknis di depan orang lain? (skala 1–5, jelaskan)
B. Asesmen Formatif (Selama Proses)
Checklist Kinerja Pertemuan 1:
| No | Aspek yang Diamati | Ya (1) | Tidak (0) | Catatan Guru |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Siswa aktif berdiskusi dalam kelompok | |||
| 2 | Siswa menggunakan data dari datasheet (bukan mengarang) | |||
| 3 | Matriks perbandingan diisi dengan logika yang konsisten | |||
| 4 | Memo rekomendasi berisi justifikasi teknis, bukan hanya pendapat | |||
| 5 | Siswa mampu menjawab pertanyaan "klien" saat presentasi mini |
Observasi Sikap Kerja:
| Sikap | Indikator | SB (4) | B (3) | C (2) | PB (1) |
|---|---|---|---|---|---|
| Teliti | Mengecek sumber data sebelum memasukkan angka | ||||
| Bertanggung jawab | Menyelesaikan tugas sesuai deadline yang disepakati kelompok | ||||
| Komunikatif | Mampu menjelaskan keputusan teknis dengan bahasa yang dipahami "klien" | ||||
| Kolaboratif | Pembagian tugas merata dalam kelompok |
C. Asesmen Sumatif Unit 3
Rubrik Penilaian Produk: Bill of Materials + Network Requirement Document + Pitch Presentation
| No | Komponen | Sangat Baik (4) | Baik (3) | Cukup (2) | Perlu Bimbingan (1) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Kelengkapan BoM | Semua kolom terisi lengkap, part number valid, harga dari sumber resmi, grand total akurat | Semua kolom terisi, ada 1–2 data kurang valid | Kolom utama terisi, ≥3 data tidak valid/tidak ada sumber | BoM tidak lengkap, banyak kolom kosong |
| 2 | Akurasi Matriks Perbandingan | Weighted scoring dihitung benar, bobot masuk akal, semua kriteria relevan dengan kebutuhan klien | Scoring benar, ada 1 kriteria kurang relevan | Ada kesalahan perhitungan, beberapa kriteria tidak relevan | Matriks tidak selesai atau scoring tidak logis |
| 3 | Kualitas Justifikasi Teknis | Setiap pilihan perangkat disertai alasan teknis spesifik yang mengacu pada data (throughput, kapasitas, harga/performa) | Sebagian besar pilihan punya justifikasi teknis | Justifikasi ada tapi bersifat umum dan tidak mengacu data | Tidak ada justifikasi teknis — hanya preferensi merek |
| 4 | Kelengkapan NRD | Semua 8 bagian NRD terisi dengan konten substansial dan relevan dengan skenario klien | ≥6 bagian terisi dengan baik | 4–5 bagian terisi, konten tipis | <4 bagian terisi atau konten tidak relevan |
| 5 | Kualitas Pitch Presentation | Presentasi sistematis (masalah→solusi→bukti→budget), menjawab pertanyaan klien dengan percaya diri dan data | Presentasi jelas, sebagian besar pertanyaan terjawab | Presentasi ada tapi tidak sistematis, pertanyaan sulit dijawab | Presentasi tidak siap atau tidak meyakinkan |
| 6 | Kesesuaian Budget | Grand total BoM dalam rentang budget klien, ada dokumentasi penyesuaian jika ada revisi | Over budget ≤10% dengan alasan yang dijelaskan | Over budget 10–20%, tanpa penjelasan memadai | Over budget >20% atau tidak ada perhitungan total |
Formula Nilai:
Nilai = (Total Skor / 24) × 100
Konversi Nilai:
| Rentang | Predikat | Keterangan |
|---|---|---|
| ≥90 | A | Sangat Baik — Siap industri |
| 80–89 | B | Baik — Kompeten dengan pengembangan mandiri |
| 70–79 | C | Cukup — Kompeten (mencapai KKM) |
| 60–69 | D | Perlu Bimbingan — Remediasi diperlukan |
| <60 | E | Belum Kompeten — Remedial penuh |
KKM: 70 (Predikat C)
BAGIAN 5 — TRANSFORMASI CP/ELEMEN KE AKTIVITAS PRAKTIK DUNIA KERJA
Tabel Transformasi Terintegrasi — Unit 3: Evaluasi & Dokumentasi Spesifikasi Perangkat Jaringan
| No | Kode TP | Pekerjaan Nyata di Industri | Kemampuan yang Dibutuhkan (P/K/S) | Langkah Kerja | Simulasi di Kelas | Output/Produk | Penilaian |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | TP-1.5 | Pre-Sales Engineer / Network Consultant melakukan evaluasi dan seleksi perangkat untuk proposal pengadaan jaringan klien | P: Memahami parameter teknis perangkat, konsep TCO (Total Cost of Ownership), weighted decision matrix. K: Membaca datasheet, mengoperasikan spreadsheet untuk scoring matrix, menyusun memo rekomendasi tertulis. S: Teliti dalam verifikasi data, objektif dalam evaluasi, komunikatif dalam menyampaikan rekomendasi kepada klien non-teknis | 1. Terima brief kebutuhan klien. 2. Identifikasi kategori perangkat yang dibutuhkan. 3. Kumpulkan datasheet min. 3 kandidat per kategori. 4. Tentukan kriteria evaluasi & bobotnya. 5. Isi matriks perbandingan. 6. Hitung weighted score. 7. Buat memo rekomendasi dengan justifikasi teknis. 8. Review bersama tim sebelum presentasi ke klien | Setting: Lab = ruang kerja CV. SBI Networks. Peran siswa: Network Consultant. Skenario: Menerima Request for Quotation (RFQ) dari klien (guru berperan sebagai klien). Sistem kerja: kelompok 2–3 orang. Deadline: 120 menit untuk menghasilkan matriks + memo | Matriks Perbandingan Multi-Kriteria (.xlsx) + Memo Rekomendasi (.docx, min. 150 kata) | Rubrik 4-level: kelengkapan matriks (25%), akurasi scoring (25%), kualitas justifikasi (30%), ketepatan waktu (20%) |
| 2 | TP-1.6 | Network Design Engineer menyusun dokumen pengadaan formal (BoM + NRD) sebagai deliverable resmi proyek kepada client/management | P: Memahami struktur dokumen BoM dan NRD, standar penulisan teknis, cara membaca dan mengutip harga resmi vendor. K: Menggunakan template industri, mengisi dokumen dengan data valid, menyusun narasi teknis, membuat presentasi pitch profesional. S: Presisi dalam penulisan data, tanggung jawab atas akurasi dokumen, profesional dalam presentasi | 1. Buka template BoM & NRD standar. 2. Transfer hasil matriks ke BoM. 3. Isi semua kolom BoM (termasuk part number & harga valid). 4. Verifikasi total budget. 5. Isi semua bagian NRD. 6. Lakukan peer review. 7. Revisi sesuai feedback. 8. Finalisasi & submit file. 9. Siapkan slide pitch. 10. Presentasikan kepada panel "klien" | Setting: Lab = ruang meeting klien. Peran siswa: Tim Network Consultant yang melakukan presentasi proposal. Skenario: Pitch session formal — kelompok mempresentasikan BoM + NRD kepada panel "klien" (guru + observer). Sistem kerja: kelompok dengan pembagian peran (presenter, data analyst, Q&A handler). Deadline: 150 menit pengerjaan, 10 menit presentasi per kelompok | Dokumen BoM (.xlsx) + NRD (.docx) + Slide Pitch (.pptx, min. 8 slide) + Rekaman/foto presentasi | Rubrik 6-komponen: kelengkapan BoM, akurasi matriks, kualitas justifikasi, kelengkapan NRD, kualitas pitch, kesesuaian budget |
Tabel Output Lengkap per TP
| Aktivitas Praktik | Output/Produk | Format | Standar Keberhasilan |
|---|---|---|---|
| Evaluasi multi-vendor dengan weighted scoring matrix | Matriks Perbandingan Multi-Kriteria | .xlsx | Semua kolom terisi, weighted score terhitung otomatis, min. 3 vendor per kategori perangkat utama |
| Penyusunan memo rekomendasi teknis | Memo Rekomendasi Perangkat | .docx (min. 150 kata) | Rekomendasi disertai justifikasi teknis mengacu data datasheet, bukan opini semata |
| Penyusunan dokumen pengadaan formal | Bill of Materials (BoM) | .xlsx | Semua kolom terisi, part number valid, harga dari sumber resmi, grand total akurat dan dalam budget ±10% |
| Penyusunan dokumen kebutuhan jaringan | Network Requirement Document (NRD) | .docx | Semua 8 bagian terisi, konten relevan dengan skenario klien |
| Presentasi rekomendasi kepada klien | Slide Pitch | .pptx (min. 8 slide) | Alur logis (masalah→solusi→bukti→budget), mampu menjawab pertanyaan teknis klien |
Daftar Kesalahan yang Harus Dihindari — Unit 3
| Kesalahan Umum | Contoh Nyata | Perbaikan |
|---|---|---|
| Evaluasi berdasarkan merek, bukan data | "Kita pilih MikroTik karena lebih familiar" tanpa mengacu data throughput atau harga | Gunakan weighted scoring matrix — setiap pilihan harus punya skor numerik berdasarkan kriteria objektif |
| Harga diambil dari sumber tidak resmi | Menggunakan harga dari toko tidak resmi atau menebak harga | Ambil harga dari website resmi vendor (mikrotik.com), distributor resmi, atau marketplace terpercaya. Cantumkan URL dan tanggal akses |
| BoM tidak mencantumkan part number | Kolom Part Number dikosongkan atau diisi "MikroTik Router" tanpa model spesifik | Setiap item harus mencantumkan model lengkap dan part number resmi (contoh: RB4011iGS+5HacQ2HnD) |
| NRD hanya berisi daftar perangkat | NRD yang dibuat hanya menyalin BoM tanpa narasi kebutuhan, risiko, dan rekomendasi | NRD harus berisi analisis kebutuhan klien, bukan sekadar list produk — tambahkan executive summary, risk analysis, dan forward recommendation |
| Pitch tidak siap menjawab pertanyaan klien | Saat klien bertanya "mengapa tidak pilih yang lebih murah?", siswa tidak bisa menjawab | Persiapkan argumen cadangan untuk skenario: (1) budget dipotong, (2) klien mempertanyakan brand, (3) klien minta jaminan performa |
| Total BoM melebihi budget tanpa penjelasan | Grand total Rp 95 juta untuk budget Rp 80 juta, tanpa ada catatan prioritas | Selalu periksa grand total vs budget. Jika over, sediakan opsi Phase 1/Phase 2 atau alternatif perangkat yang lebih ekonomis |
| Aktivitas hanya teoritis | Siswa mendiskusikan "apa itu BoM" tanpa pernah mengisi template sungguhan | Setiap siswa harus menyentuh file template BoM dan NRD, mengisi dengan data nyata, dan menghasilkan file yang bisa diserahkan ke klien |
CATATAN PENGEMBANGAN
- Integrasi TEFA (Teaching Factory): Unit ini sangat potensial untuk dikembangkan menjadi layanan jasa konsultasi jaringan nyata — siswa dapat menyusun BoM + NRD untuk kebutuhan jaringan mitra sekolah (warnet, toko komputer lokal, kelurahan) sehingga output memiliki nilai guna nyata di luar kelas.
- Pengayaan dengan PKS (Peta Kompetensi Skema): Kompetensi pada TP-1.5 dan TP-1.6 langsung bersesuaian dengan unit kompetensi LSP TIK Indonesia skema Junior Network Administrator — pertimbangkan untuk menyelaraskan rubrik penilaian dengan standar uji kompetensi LSP agar siswa terbiasa dengan format assesmen sertifikasi.
- Penggunaan MikroTik RB4011iGS+ Sekolah sebagai Studi Kasus Nyata: Untuk TP-1.3 (membaca datasheet), jadikan perangkat produksi sekolah sendiri sebagai objek belajar — siswa mengakses datasheet RB4011iGS+ lalu memverifikasi parameter-parameter yang tertera dengan kondisi aktual yang terbaca di Winbox. Ingatkan selalu: internet sekolah masuk via
wlan1(wireless station mode), bukanether1— larangan keras menyentuh konfigurasi interface produksi. - Pengembangan Bank Skenario Klien: Kembangkan minimal 5 skenario klien yang berbeda (UMKM, sekolah, klinik, bengkel, kantor desa) dengan parameter yang berbeda agar setiap kelompok mendapat tantangan unik dan tidak bisa menyalin pekerjaan kelompok lain. Rotasi skenario setiap semester.
- Asesmen Berbasis Portofolio Digital: Kumpulkan seluruh output (matriks, BoM, NRD, slide pitch) dalam satu folder Google Drive portofolio per siswa. Di akhir semester, portofolio ini dapat menjadi bukti kompetensi yang dibawa siswa saat magang (PKL) atau melamar kerja — melatih kesadaran dokumentasi profesional sejak dini.