Jump to content

Fiber Cleaver

From Wiki
Revision as of 05:13, 8 December 2025 by Kangtain (talk | contribs) (Created page with "'''Fiber cleaver''' (atau pemotong serat optik) adalah alat kerja presisi yang digunakan dalam instalasi jaringan serat optik untuk memotong ujung kabel serat optik (inti ''core'' dan pelindung ''cladding'') agar menghasilkan permukaan potongan yang rata dan tegak lurus. Alat ini merupakan komponen standar dalam daftar peralatan yang dibutuhkan untuk pekerjaan penyambungan serat optik (''splicing'') maupun terminasi konektor. == Fungsi dan Prinsip Kerja == Fungsi utama...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Fiber cleaver (atau pemotong serat optik) adalah alat kerja presisi yang digunakan dalam instalasi jaringan serat optik untuk memotong ujung kabel serat optik (inti core dan pelindung cladding) agar menghasilkan permukaan potongan yang rata dan tegak lurus. Alat ini merupakan komponen standar dalam daftar peralatan yang dibutuhkan untuk pekerjaan penyambungan serat optik (splicing) maupun terminasi konektor.

Fungsi dan Prinsip Kerja

Fungsi utama dari fiber cleaver adalah memotong bagian cladding dan core dari serat optik sehingga diperoleh permukaan ujung yang rata dan bersih. Kualitas potongan yang dihasilkan oleh cleaver sangat mempengaruhi keberhasilan proses penyambungan, baik yang menggunakan metode penyambungan peleburan (fusion splicing) maupun penyambungan mekanik (mechanical splice).

Dalam proses penyambungan serat optik menggunakan fusion splicer, mesin akan melakukan penyambungan otomatis hanya apabila kebersihan dan potongan serat sesuai dengan spesifikasi alat. Permukaan potongan yang tidak rata dapat menyebabkan kegagalan penyambungan atau menghasilkan nilai redaman (loss) yang tinggi.

Prosedur Penggunaan

Berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), penggunaan fiber cleaver merupakan bagian dari unit kompetensi penyambungan serat optik. Tahapan penggunaannya adalah sebagai berikut:

  1. Persiapan Kabel: Kabel serat optik dikupas lapisan pelindungnya (coating) menggunakan alat pengupas serat (fiber stripper).
  2. Pembersihan: Serat optik yang telah dikupas harus dibersihkan dari kotoran atau sisa gel menggunakan tisu dan alkohol berkadar di atas 90% sebelum dipotong.
  3. Pemotongan: Serat optik diletakkan pada alur cleaver sesuai ukuran yang ditentukan (misalnya pada penanda 15–16 mm), kemudian dipotong.
  4. Pengelolaan Limbah: Sisa potongan serat optik harus dipisahkan dan dibuang di tempat yang aman sebagai bagian dari prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Masalah Umum dan Kriteria Kualitas

Hasil pemotongan fiber cleaver dievaluasi berdasarkan kerataan permukaannya. Beberapa bentuk kegagalan pemotongan yang dapat terdeteksi oleh layar monitor pada mesin fusion splicer meliputi:

  • Lip: Adanya tonjolan pada ujung serat.
  • Chip: Adanya sompil atau retakan pada ujung serat.
  • Angle: Potongan yang miring atau memiliki sudut yang terlalu besar.

Jika terjadi kondisi di atas, prosedur standar mengharuskan teknisi untuk melakukan pemotongan ulang. Ketepatan dalam memotong serat optik hingga diperoleh permukaan yang rata dikategorikan sebagai aspek kritis dalam kompetensi teknisi instalasi.

Jenis dan Spesifikasi

Fiber cleaver tersedia dalam berbagai model yang disesuaikan dengan jenis pekerjaan, seperti pemasangan fast connector atau penyambungan kabel drop core. Dalam konteks pendidikan kejuruan dan sertifikasi, fiber cleaver diklasifikasikan sebagai peralatan utama yang wajib tersedia dengan spesifikasi standar. Beberapa model cleaver, seperti CT30, digunakan bersamaan dengan mesin penyambung tertentu.