Jump to content

Jaringan Berkabel (Wired): Difference between revisions

From Wiki
Created page with "'''Jaringan berkabel''' (bahasa Inggris: ''Wired Network'') adalah jenis jaringan komputer yang menggunakan media fisik berupa kabel untuk menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya guna melakukan pertukaran data dan informasi. Dalam infrastruktur ini, media transmisi fisik seperti kabel tembaga atau serat optik digunakan untuk menghantarkan sinyal antar titik dalam jaringan. Teknologi ini berbeda dengan jaringan nirkabel (''wireless'') yang menggunakan gelomb..."
 
No edit summary
 
Line 1: Line 1:
'''Jaringan berkabel''' (bahasa Inggris: ''Wired Network'') adalah jenis jaringan komputer yang menggunakan media fisik berupa kabel untuk menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya guna melakukan pertukaran data dan informasi. Dalam infrastruktur ini, media transmisi fisik seperti kabel tembaga atau serat optik digunakan untuk menghantarkan sinyal antar titik dalam jaringan. Teknologi ini berbeda dengan jaringan nirkabel (''wireless'') yang menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai media transmisi.
'''Jaringan berkabel''' (bahasa Inggris: ''Wired Network'') adalah jenis [[Jaringan Komputer|jaringan komputer]] yang menggunakan media fisik berupa kabel untuk menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya guna melakukan pertukaran data dan informasi. Dalam infrastruktur ini, media transmisi fisik seperti kabel tembaga atau serat optik digunakan untuk menghantarkan sinyal antar titik dalam jaringan. Teknologi ini berbeda dengan jaringan nirkabel (''wireless'') yang menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai media transmisi.


== Media Transmisi ==
== Media Transmisi ==
Line 5: Line 5:


=== Kabel Koaksial ===
=== Kabel Koaksial ===
Kabel koaksial terdiri dari inti tembaga yang dilapisi oleh isolator, pelindung berupa anyaman logam (foil), dan lapisan luar berbahan plastik atau PVC. Kabel ini memiliki kemampuan mentransmisikan informasi dalam mode ''baseband'' (lebar pita khusus) dan ''broadband'' (lebar pita terbagi). Meskipun dahulu sering digunakan pada topologi Bus dan Ethernet 10BASE2, penggunaannya kini lebih umum pada jaringan televisi kabel.
[[Kabel Coaxial|Kabel koaksial]] terdiri dari inti tembaga yang dilapisi oleh isolator, pelindung berupa anyaman logam (foil), dan lapisan luar berbahan plastik atau PVC. Kabel ini memiliki kemampuan mentransmisikan informasi dalam mode ''baseband'' (lebar pita khusus) dan ''broadband'' (lebar pita terbagi). Meskipun dahulu sering digunakan pada topologi Bus dan Ethernet 10BASE2, penggunaannya kini lebih umum pada jaringan televisi kabel.


=== Kabel Pasangan Berpilin (''Twisted Pair'') ===
=== Kabel Pasangan Berpilin (''Twisted Pair'') ===
Kabel ini terdiri dari pasangan kawat tembaga yang dipilin satu sama lain untuk mengurangi gangguan interferensi. Terdapat dua jenis utama kabel ini:
Kabel ini terdiri dari pasangan kawat tembaga yang dipilin satu sama lain untuk mengurangi gangguan interferensi. Terdapat dua jenis utama kabel ini:


* '''UTP (Unshielded Twisted Pair):''' Kabel tanpa pelindung fisik tambahan yang terdiri dari dua hingga delapan pasang kawat. Kabel ini merupakan media yang paling umum digunakan dalam jaringan Local Area Network (LAN) karena harganya yang relatif murah dan kemudahan instalasi. Kabel UTP tersedia dalam berbagai kategori, seperti Cat5, Cat5e, Cat6, dan Cat7 yang mempengaruhi kecepatan transfer data.
* '''[[Kabel UTP|UTP (Unshielded Twisted Pair)]]:''' Kabel tanpa pelindung fisik tambahan yang terdiri dari dua hingga delapan pasang kawat. Kabel ini merupakan media yang paling umum digunakan dalam jaringan Local Area Network (LAN) karena harganya yang relatif murah dan kemudahan instalasi. Kabel UTP tersedia dalam berbagai kategori, seperti Cat5, Cat5e, Cat6, dan Cat7 yang mempengaruhi kecepatan transfer data.
* '''STP (Shielded Twisted Pair):''' Kabel yang memiliki lapisan pelindung tambahan (foil logam) pada setiap pasang kabel untuk mengurangi kebisingan (''noise'') dan interferensi elektromagnetik.
* '''[[Kabel STP|STP (Shielded Twisted Pair)]]:''' Kabel yang memiliki lapisan pelindung tambahan (foil logam) pada setiap pasang kabel untuk mengurangi kebisingan (''noise'') dan interferensi elektromagnetik.


=== Kabel Serat Optik (''Fiber Optic'') ===
=== Kabel Serat Optik (''Fiber Optic'') ===
Kabel serat optik menggunakan inti yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat tipis untuk mentransmisikan data dalam bentuk sinyal cahaya. Teknologi ini memanfaatkan pantulan cahaya melalui inti (''core'') yang dilapisi oleh ''cladding''. Keunggulan utama serat optik adalah kapasitas transmisi data yang besar, jangkauan jarak yang jauh, serta ketahanan terhadap interferensi elektromagnetik dan korosi. Kabel ini sering digunakan pada jaringan ''backbone'' dan infrastruktur WAN (''Wide Area Network'').
[[Fiber Optic|Kabel serat optik]] menggunakan inti yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat tipis untuk mentransmisikan data dalam bentuk sinyal cahaya. Teknologi ini memanfaatkan pantulan cahaya melalui inti (''core'') yang dilapisi oleh ''cladding''. Keunggulan utama serat optik adalah kapasitas transmisi data yang besar, jangkauan jarak yang jauh, serta ketahanan terhadap interferensi elektromagnetik dan korosi. Kabel ini sering digunakan pada jaringan ''backbone'' dan infrastruktur [[WAN (Wide Area Network)|WAN (''Wide Area Network'')]].


== Perangkat Keras Jaringan ==
== Perangkat Keras Jaringan ==
Line 28: Line 28:
Topologi jaringan mengacu pada susunan fisik dan logis dari perangkat dan koneksi dalam jaringan. Pada jaringan berkabel, pemilihan topologi mempengaruhi jenis kabel dan perangkat yang digunakan.
Topologi jaringan mengacu pada susunan fisik dan logis dari perangkat dan koneksi dalam jaringan. Pada jaringan berkabel, pemilihan topologi mempengaruhi jenis kabel dan perangkat yang digunakan.


# '''Topologi Bus:''' Menggunakan satu kabel tunggal (''backbone'') di mana seluruh perangkat dihubungkan. Jika kabel utama putus, seluruh jaringan akan terganggu.
# '''[[Topologi Bus]]:''' Menggunakan satu kabel tunggal (''backbone'') di mana seluruh perangkat dihubungkan. Jika kabel utama putus, seluruh jaringan akan terganggu.
# '''Topologi Star:''' Semua perangkat terhubung ke satu titik pusat (biasanya Switch atau Hub). Jika salah satu kabel putus, hanya perangkat yang bersangkutan yang terganggu, namun jika perangkat pusat rusak, seluruh jaringan akan lumpuh.
# '''[[Topologi Star]]:''' Semua perangkat terhubung ke satu titik pusat (biasanya Switch atau Hub). Jika salah satu kabel putus, hanya perangkat yang bersangkutan yang terganggu, namun jika perangkat pusat rusak, seluruh jaringan akan lumpuh.
# '''Topologi Ring:''' Perangkat dihubungkan membentuk lingkaran tertutup, di mana data bergerak satu arah. Kerusakan pada satu titik dapat melumpuhkan seluruh jaringan.
# '''[[Topologi Ring]]:''' Perangkat dihubungkan membentuk lingkaran tertutup, di mana data bergerak satu arah. Kerusakan pada satu titik dapat melumpuhkan seluruh jaringan.
# '''Topologi Mesh:''' Setiap perangkat terhubung secara langsung ke semua perangkat lain, memberikan redundansi tinggi dan keamanan yang baik, namun membutuhkan biaya kabel yang besar.
# '''[[Topologi Mesh]]:''' Setiap perangkat terhubung secara langsung ke semua perangkat lain, memberikan redundansi tinggi dan keamanan yang baik, namun membutuhkan biaya kabel yang besar.
# '''Topologi Tree (Hierarkis):''' Menggabungkan karakteristik topologi Bus dan Star, di mana beberapa topologi Star dihubungkan oleh kabel ''backbone''.
# '''[[Topologi Tree|Topologi Tree (Hierarkis)]]:''' Menggabungkan karakteristik topologi Bus dan Star, di mana beberapa topologi Star dihubungkan oleh kabel ''backbone''.


== Standarisasi Pengkabelan ==
== Standarisasi Pengkabelan ==

Latest revision as of 05:51, 2 January 2026

Jaringan berkabel (bahasa Inggris: Wired Network) adalah jenis jaringan komputer yang menggunakan media fisik berupa kabel untuk menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya guna melakukan pertukaran data dan informasi. Dalam infrastruktur ini, media transmisi fisik seperti kabel tembaga atau serat optik digunakan untuk menghantarkan sinyal antar titik dalam jaringan. Teknologi ini berbeda dengan jaringan nirkabel (wireless) yang menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai media transmisi.

Media Transmisi

Media transmisi dalam jaringan berkabel dikategorikan sebagai media terpandu (guided media), di mana sinyal dikendalikan dan dibatasi dalam jalur fisik yang sempit. Terdapat beberapa jenis kabel utama yang digunakan dalam implementasi jaringan berkabel:

Kabel Koaksial

Kabel koaksial terdiri dari inti tembaga yang dilapisi oleh isolator, pelindung berupa anyaman logam (foil), dan lapisan luar berbahan plastik atau PVC. Kabel ini memiliki kemampuan mentransmisikan informasi dalam mode baseband (lebar pita khusus) dan broadband (lebar pita terbagi). Meskipun dahulu sering digunakan pada topologi Bus dan Ethernet 10BASE2, penggunaannya kini lebih umum pada jaringan televisi kabel.

Kabel Pasangan Berpilin (Twisted Pair)

Kabel ini terdiri dari pasangan kawat tembaga yang dipilin satu sama lain untuk mengurangi gangguan interferensi. Terdapat dua jenis utama kabel ini:

  • UTP (Unshielded Twisted Pair): Kabel tanpa pelindung fisik tambahan yang terdiri dari dua hingga delapan pasang kawat. Kabel ini merupakan media yang paling umum digunakan dalam jaringan Local Area Network (LAN) karena harganya yang relatif murah dan kemudahan instalasi. Kabel UTP tersedia dalam berbagai kategori, seperti Cat5, Cat5e, Cat6, dan Cat7 yang mempengaruhi kecepatan transfer data.
  • STP (Shielded Twisted Pair): Kabel yang memiliki lapisan pelindung tambahan (foil logam) pada setiap pasang kabel untuk mengurangi kebisingan (noise) dan interferensi elektromagnetik.

Kabel Serat Optik (Fiber Optic)

Kabel serat optik menggunakan inti yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat tipis untuk mentransmisikan data dalam bentuk sinyal cahaya. Teknologi ini memanfaatkan pantulan cahaya melalui inti (core) yang dilapisi oleh cladding. Keunggulan utama serat optik adalah kapasitas transmisi data yang besar, jangkauan jarak yang jauh, serta ketahanan terhadap interferensi elektromagnetik dan korosi. Kabel ini sering digunakan pada jaringan backbone dan infrastruktur WAN (Wide Area Network).

Perangkat Keras Jaringan

Dalam jaringan berkabel, perangkat keras berfungsi sebagai penghubung dan pengelola lalu lintas data antar perangkat akhir (end devices).

  • Kartu Jaringan (NIC): Network Interface Card adalah perangkat keras yang menghubungkan komputer dengan media jaringan. Pada jaringan berkabel, NIC memiliki port untuk konektor kabel, seperti RJ-45 untuk kabel UTP.
  • Hub: Perangkat yang bekerja pada Layer 1 (Fisik) model OSI. Hub berfungsi menerima sinyal dari satu port dan meneruskannya ke seluruh port lain tanpa memilah data, sehingga semua perangkat dalam segmen tersebut berada dalam satu collision domain (domain tabrakan).
  • Switch: Perangkat yang bekerja pada Layer 2 (Data Link). Berbeda dengan Hub, Switch mampu memilah data berdasarkan alamat MAC (Media Access Control) dan mengirimkannya hanya ke port tujuan yang spesifik, sehingga lalu lintas jaringan lebih efisien.
  • Router: Perangkat yang bekerja pada Layer 3 (Network) yang berfungsi menghubungkan dua atau lebih jaringan yang berbeda (misalnya LAN dengan Internet) dan menentukan rute terbaik untuk paket data.
  • Repeater: Perangkat yang digunakan untuk menerima sinyal yang melemah karena jarak tempuh dan memancarkannya kembali dengan kekuatan yang lebih tinggi untuk memperpanjang jangkauan transmisi.

Topologi Jaringan

Topologi jaringan mengacu pada susunan fisik dan logis dari perangkat dan koneksi dalam jaringan. Pada jaringan berkabel, pemilihan topologi mempengaruhi jenis kabel dan perangkat yang digunakan.

  1. Topologi Bus: Menggunakan satu kabel tunggal (backbone) di mana seluruh perangkat dihubungkan. Jika kabel utama putus, seluruh jaringan akan terganggu.
  2. Topologi Star: Semua perangkat terhubung ke satu titik pusat (biasanya Switch atau Hub). Jika salah satu kabel putus, hanya perangkat yang bersangkutan yang terganggu, namun jika perangkat pusat rusak, seluruh jaringan akan lumpuh.
  3. Topologi Ring: Perangkat dihubungkan membentuk lingkaran tertutup, di mana data bergerak satu arah. Kerusakan pada satu titik dapat melumpuhkan seluruh jaringan.
  4. Topologi Mesh: Setiap perangkat terhubung secara langsung ke semua perangkat lain, memberikan redundansi tinggi dan keamanan yang baik, namun membutuhkan biaya kabel yang besar.
  5. Topologi Tree (Hierarkis): Menggabungkan karakteristik topologi Bus dan Star, di mana beberapa topologi Star dihubungkan oleh kabel backbone.

Standarisasi Pengkabelan

Dalam penggunaan kabel Twisted Pair (UTP/STP) dengan konektor RJ-45, terdapat standar pengurutan warna kabel yang diatur oleh EIA/TIA, yaitu T568A dan T568B. Berdasarkan susunan ini, kabel jaringan diklasifikasikan menjadi dua jenis fungsi koneksi:

  • Kabel Straight-through: Digunakan untuk menghubungkan perangkat yang berbeda jenis (misalnya komputer ke Switch). Susunan warna pada kedua ujung kabel adalah sama.
  • Kabel Crossover: Digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sejenis secara langsung (misalnya komputer ke komputer, atau Switch ke Switch). Susunan warna pada satu ujung menggunakan T568A dan ujung lainnya menggunakan T568B.

Keuntungan dan Kekurangan

Penggunaan jaringan berkabel memiliki karakteristik operasional yang membedakannya dari jaringan nirkabel.

Keuntungan

  • Kecapatan dan Stabilitas: Jaringan berkabel, khususnya yang menggunakan serat optik, menawarkan kecepatan transmisi data yang tinggi dan stabil karena minim gangguan sinyal eksternal.
  • Keamanan: Lebih aman dibandingkan jaringan nirkabel karena akses fisik ke kabel diperlukan untuk menyadap data, berbeda dengan sinyal radio yang menyebar di udara.
  • Resistensi Gangguan: Kabel seperti STP dan Koaksial dirancang untuk tahan terhadap gangguan elektromagnetik.

Kekurangan

  • Mobilitas Terbatas: Perangkat harus terhubung secara fisik, sehingga membatasi pergerakan pengguna.
  • Instalasi dan Biaya: Memerlukan biaya instalasi kabel yang lebih tinggi dan proses pemasangan yang lebih rumit, terutama untuk topologi Mesh atau penggunaan serat optik.
  • Keterbatasan Fisik: Kerusakan pada kabel atau konektor dapat menyebabkan gangguan koneksi pada perangkat atau segmen jaringan tertentu.