Pembelajaran Mendalam: Algoritma Penyusunan Modul: Difference between revisions
Created page with "Penyusunan modul pembelajaran yang baik dalam kerangka Pembelajaran Mendalam (PM) adalah proses terstruktur yang memastikan pengalaman belajar yang holistik, relevan, dan bermakna bagi peserta didik. Algoritma ini mengintegrasikan empat komponen utama kerangka kerja PM: Dimensi Profil Lulusan, Prinsip Pembelajaran, Pengalaman Belajar, dan Kerangka Pembelajaran. Selain itu, ini juga mengambil inspirasi dari siklus Inkuiri Kolaboratif untuk pendekatan yang lebih reflektif..." |
|||
| Line 110: | Line 110: | ||
'''Identifikasi''': | '''Identifikasi''': | ||
* ''Kesiapan Murid'': Apakah mereka tahu bahan dasar masakan, bisa menggunakan pisau? | |||
* ''Karakteristik Materi'': Memasak adalah keterampilan aplikatif, membutuhkan kreativitas (dimensi lulusan). | |||
* ''Dimensi Profil Lulusan'': Kemandirian (memasak sendiri), Kreativitas (modifikasi resep), Kolaborasi (jika memasak bersama). | |||
'''Desain Pembelajaran''': | '''Desain Pembelajaran''': | ||
* ''Tujuan'': Murid mampu membuat nasi goreng yang lezat dan berkreasi dengan bahan yang ada. | |||
* ''Kerangka'': Pedagogis (demonstrasi, praktik langsung), Kemitraan (orang tua/wali bisa jadi "asisten" di rumah), Lingkungan (dapur rumah), Digital (video tutorial resep). | |||
'''Pengalaman Belajar''': | '''Pengalaman Belajar''': | ||
* ''Memahami'': Murid melihat demo cara membuat nasi goreng, membaca resep, mengidentifikasi bahan-bahan (pengetahuan esensial) dan memahami fungsi setiap bumbu (pengetahuan aplikatif). Prinsip: '''Berkesadaran''' (fokus pada proses memasak), '''Bermakna''' (makanan sehari-hari). | |||
* ''Mengaplikasi'': Murid mempraktikkan membuat nasi goreng sendiri, mencoba modifikasi resep dengan bahan yang tersedia di rumah (misal, menambah sosis atau sayur). Prinsip: '''Menggembirakan''' (karena menghasilkan masakan sendiri). | |||
* ''Merefleksi'': Murid mencicipi hasilnya, membandingkan dengan resep asli atau nasi goreng favoritnya, mencatat kesulitan, dan memikirkan cara membuat lebih baik lagi lain kali. Orang tua memberi umpan balik. Prinsip: '''Berkesadaran''' (mengevaluasi diri), '''Bermakna''' (memperbaiki keterampilan). | |||
'''Asesmen''': | '''Asesmen''': | ||
* ''Awal'': Tanya jawab singkat tentang bahan makanan. | |||
* ''Proses'': Observasi guru (atau orang tua) saat murid memasak, mencatat kesulitan. | |||
* ''Akhir'': Penilaian produk (rasa, tampilan nasi goreng), penilaian diri (refleksi tertulis tentang pengalaman memasak), penilaian sejawat (jika berbagi dengan teman). | |||
[[Category:Pendidikan]] | |||
[[Category:Kurikulum]] | |||
[[Category:Modul Ajar]] | |||