Jump to content

Bahasa Pemrograman Script: Difference between revisions

From Wiki
Created page with "'''Bahasa skrip''' (bahasa Inggris: ''scripting language'') merupakan bahasa pemrograman yang menyediakan fasilitas penerjemahan serta kompilasi kode dalam satu rangkaian proses secara integratif sehingga memungkinkan kode dibuat dapat langsung dijalankan sebagai program secara dinamis. Skrip atau kode program yang akan dijalankan umumnya akan diterjemahkan terlebih dulu dari kode sumber ke dalam P-Code, sebagai tambahan, beberapa bahasa skrip bahkan telah menyediakan ko..."
 
No edit summary
Line 11: Line 11:


Beberapa perusahaan perangkat lunak menyediakan sejumlah bahasa skrip pada produk yang mereka pasarkan. Peramban web modern saat ini umumnya menyediakan bahasa skrip yang ditujukan untuk membuat fitur-fitur tambahan atas peramban tersebut termasuk menyediakan fasilitas yang memungkinkan skrip tersebut berinteraksi dengan pengguna, contoh bahasa skrip yang paling umum digunakan dalam kasus ini adalah JavaScript, atau XUL.
Beberapa perusahaan perangkat lunak menyediakan sejumlah bahasa skrip pada produk yang mereka pasarkan. Peramban web modern saat ini umumnya menyediakan bahasa skrip yang ditujukan untuk membuat fitur-fitur tambahan atas peramban tersebut termasuk menyediakan fasilitas yang memungkinkan skrip tersebut berinteraksi dengan pengguna, contoh bahasa skrip yang paling umum digunakan dalam kasus ini adalah JavaScript, atau XUL.
== Jenis-Jenis Scripting Language ==
=== 1. Bash ===
Jenis ''scripting language'' pertama yang perlu kamu kenali adalah Bash.
Bash adalah bahasa skrip yang biasa digunakan pada UI milik Linux. Bash dianggap jauh lebih mudah digunakan untuk membuat skrip daripada bahasa pemrograman lainnya.
''Scripting language'' ini mampu menjelaskan alat dan kode terbaik yang berguna untuk meningkatkan kualitas program.
Bash juga mampu membuat skrip yang dapat digunakan kembali sambil mendokumentasikan perkembangan program agar dapat dilanjutkan oleh ''developer'' lainnya.
=== 2. Node js ===
Node js adalah sebuah ''framework'' yang digunakan untuk menulis aplikasi jaringan menggunakan JavaScript.
Korporasi yang kerap menggunakan Node js adalah IBM, LinkedIn, Microsoft, Netflix, PayPal, dan Yahoo.
=== 3. Ruby ===
''Scripting language'' berikutnya yang perlu kamu ketahui adalah Ruby.
Tahukah kamu? Bahwa bahasa skrip satu ini kerap dijadikan opsi utama oleh para ''developer''? Ya, sebab fleksibilitas yang dimiliki Ruby memungkinkan para ''developer'' untuk membuat ''software'' yang inovatif.
=== 4. Python ===
Mudah digunakan dan gratis, Python adalah sebuah bahasa skrip ''open source'' yang menjadi favorit para ''developer''.
''Scripting language'' ini mendukung pemrograman berorientasi prosedur dan objek, sehingga kerap dijadikan materi yang perlu dikuasai ''developer'' baru.
Tak hanya itu, Python adalah bahasa pemrograman yang telah ditafsirkan dengan semantik dinamis dan baris kode yang sangat besar.
Hal ini membuatnya menjadi bahasa skrip yang paling populer di kalangan ''developer''.
=== 5. Perl ===
Jenis ''scripting language'' terakhir yang wajib kamu kenali adalah Perl.
Perl adalah bahasa skrip yang memiliki fitur-fitur inovatif. Hal ini membuatnya berbeda dan populer.
Dapat ditemukan di semua ''server'' Windows dan Linux, bahasa skrip ini cenderung digunakan sebagai alat bantuan dalam tugas manipulasi teks.
Situs web dengan ''traffic'' tinggi yang menggunakan Perl secara ekstensif adalah Priceline dan IMDB.


== Source ==
== Source ==


* [https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_skrip wikipedia.org]
* [https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_skrip wikipedia.org]
* [https://glints.com/id/lowongan/scripting-language-adalah/ glints.com]


[[Category:Pemrograman]]
[[Category:Pemrograman]]

Revision as of 17:43, 27 January 2023

Bahasa skrip (bahasa Inggris: scripting language) merupakan bahasa pemrograman yang menyediakan fasilitas penerjemahan serta kompilasi kode dalam satu rangkaian proses secara integratif sehingga memungkinkan kode dibuat dapat langsung dijalankan sebagai program secara dinamis. Skrip atau kode program yang akan dijalankan umumnya akan diterjemahkan terlebih dulu dari kode sumber ke dalam P-Code, sebagai tambahan, beberapa bahasa skrip bahkan telah menyediakan kompiler JIT terintegrasi yang akan mengevaluasi serta menerjemahkan bagian-bagian kritis atas P-Code tersebut menjadi kode mesin sehingga menghasilkan eksekusi proses yang lebih cepat hingga secara relatif bisa menandingi program yang ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman kompilatif seperti C.

Pada awalnya bahasa skrip sering kali disebut sebagai batch language karena tujuan awalnya adalah untuk membantu fungsi administratif pemeliharaan sistem dengan cara mengotomatisasikan tugas administrator sistem melalui serangkaian instruksi pemeliharaan sistem yang dieksekusi dalam satu waktu secara periodik.

Sejarah

Pada awal era komputer mainframe tahun 1950-an, komputer-komputer pada masa tersebut tidak bersifat interaktif, semua proses dilakukan secara batch (serangkaian instruksi diekseskusi dalam satu proses). IBM Job Control Language (JCL) merupakan salah satu bahasa skrip tertua yang diketahui digunakan untuk mengontrol proses batch.

Antar muka interaktif berbasis text pertama dikembangkan sejak tahun 1960-an yang memungkinkan pengguna secara langsung berinteraksi dengan komputer-komputer tersebut, setiap perintah yang diketikkan oleh pengguna akan langsung dieksekusi oleh sistem, pengguna juga dapat memanfaatkan fasilitas interaktif tersebut untuk menulis instruksi-instruksi dalam satu berkas yang dapat dieksekusi oleh sistem sebagai proses batch.

Bahasa-bahasa pemrograman tertentu seperti Tcl dan Lua secara spesifik didisain sebagai bahasa skrip untuk keperluan umum yang dapat disisipkan sebagai pustaka ke dalam aplikasi utama sehingga menyediakan fitur eksekusi skrip dalam berbagai jenis aplikasi. Bahasa lainnya seperti Visual Basic (VBA) menyediakan integrasi yang erat dengan fasilitas otomatisasi sistem dengan sejumlah fitur serta kapabilitas yang cukup kaya yang memungkinkan administrator sistem melakukan banyak hal terkait dengan sistem secara terotomatisasi, meski demikian keberadaan fitur serta kapabilitas ini sering kali pula dimanfaatkan oleh sekelompok tertentu untuk membuat virus komputer.

Beberapa perusahaan perangkat lunak menyediakan sejumlah bahasa skrip pada produk yang mereka pasarkan. Peramban web modern saat ini umumnya menyediakan bahasa skrip yang ditujukan untuk membuat fitur-fitur tambahan atas peramban tersebut termasuk menyediakan fasilitas yang memungkinkan skrip tersebut berinteraksi dengan pengguna, contoh bahasa skrip yang paling umum digunakan dalam kasus ini adalah JavaScript, atau XUL.

Jenis-Jenis Scripting Language

1. Bash

Jenis scripting language pertama yang perlu kamu kenali adalah Bash.

Bash adalah bahasa skrip yang biasa digunakan pada UI milik Linux. Bash dianggap jauh lebih mudah digunakan untuk membuat skrip daripada bahasa pemrograman lainnya.

Scripting language ini mampu menjelaskan alat dan kode terbaik yang berguna untuk meningkatkan kualitas program.

Bash juga mampu membuat skrip yang dapat digunakan kembali sambil mendokumentasikan perkembangan program agar dapat dilanjutkan oleh developer lainnya.

2. Node js

Node js adalah sebuah framework yang digunakan untuk menulis aplikasi jaringan menggunakan JavaScript.

Korporasi yang kerap menggunakan Node js adalah IBM, LinkedIn, Microsoft, Netflix, PayPal, dan Yahoo.

3. Ruby

Scripting language berikutnya yang perlu kamu ketahui adalah Ruby.

Tahukah kamu? Bahwa bahasa skrip satu ini kerap dijadikan opsi utama oleh para developer? Ya, sebab fleksibilitas yang dimiliki Ruby memungkinkan para developer untuk membuat software yang inovatif.

4. Python

Mudah digunakan dan gratis, Python adalah sebuah bahasa skrip open source yang menjadi favorit para developer.

Scripting language ini mendukung pemrograman berorientasi prosedur dan objek, sehingga kerap dijadikan materi yang perlu dikuasai developer baru.

Tak hanya itu, Python adalah bahasa pemrograman yang telah ditafsirkan dengan semantik dinamis dan baris kode yang sangat besar.

Hal ini membuatnya menjadi bahasa skrip yang paling populer di kalangan developer.

5. Perl

Jenis scripting language terakhir yang wajib kamu kenali adalah Perl.

Perl adalah bahasa skrip yang memiliki fitur-fitur inovatif. Hal ini membuatnya berbeda dan populer.

Dapat ditemukan di semua server Windows dan Linux, bahasa skrip ini cenderung digunakan sebagai alat bantuan dalam tugas manipulasi teks.

Situs web dengan traffic tinggi yang menggunakan Perl secara ekstensif adalah Priceline dan IMDB.

Source