Sistem Basis Data:Normalisasi: Difference between revisions
| Line 22: | Line 22: | ||
==Bentuk Normalisasi 2== | ==Bentuk Normalisasi 2== | ||
Menentukan tabel Master dan tabel Transaksi. Memberi Primary Key untuk menghindari duplikasi data. | Menentukan tabel Master dan tabel Transaksi. Memberi Primary Key untuk menghindari duplikasi data. | ||
[[File:SBD normalisasi 7.png|thumb|center]] | |||
[[File:SBD normalisasi 8.png|thumb|center]] | |||
[[File:SBD normalisasi 9.png|thumb|center]] | |||
[[File:SBD normalisasi 10.png|thumb|center]] | |||
==Bentuk Normalisasi 3== | |||
Menentukan relasi antar tabel Master dan tabel Transaksi. Ganti field pada tabel Transaksi yang datanya tergantung pada tabel Master dengan field kunci tabel Master. | |||
Revision as of 18:59, 23 March 2022
Normalisasi untuk menentukan apakah relasi sudah baik atau masih melanggar aturan-aturan standar yang berlaku pada suatu relasi yang normal.
Normalisasi merupakan proses pengelompokan data kedalam bentuk tabel untuk menyatakan entitas dan hubungan antar entitas dalam bentuk database yang mudah dimodifikasi.
BENTUK TIDAK NORMAL
Bentuk tidak normal adalah bentuk tabel yang menampilkan semua field yang ada didalam sistem.

DATA TIDAK NORMAL

Bentuk Normalisasi 1
Memindahkan attribut/field yang memiliki kemungkinan data terduplikasi ke tabel yang terpisah.




Bentuk Normalisasi 2
Menentukan tabel Master dan tabel Transaksi. Memberi Primary Key untuk menghindari duplikasi data.




Bentuk Normalisasi 3
Menentukan relasi antar tabel Master dan tabel Transaksi. Ganti field pada tabel Transaksi yang datanya tergantung pada tabel Master dengan field kunci tabel Master.