Pengolahan Sinyal:IC OP-AMP: Difference between revisions
| Line 36: | Line 36: | ||
==Karakteristik Op-Amp== | ==Karakteristik Op-Amp== | ||
[[File:Op-amp12.png|thumb|right|300px]] | |||
Pada umumnya, Karakteristik Faktor Penguat atau Gain pada Op-Amp itu ditentukan oleh Resistor Eksternal yang terhubung diantara Output dan Input pembalik (Inverting Input). | |||
Konfigurasi dengan umpan balik negatif (Negative Feedback) ini biasanya disebut dengan Closed-Loop configuration atau Konfigurasi Lingkar Tertutup. | |||
Umpan balik negatif ini akan menyebabkan penguatan atau gain menjadi berkurang dan menghasilkan penguatan yang dapat diukur serta dapat dikendalikan. | |||
Tujuan pengurangan Gain dari Op-Amp ini adalah untuk menghindari terjadinya Noise yang berlebihan dan juga untuk menghindari respon yang tidak diinginkan. | |||
Sedangkan pada Konfigurasi Lingkar Terbuka atau Open-Loop Configuration, besar penguatannya adalah tak terhingga (∞) sehingga besarnya tegangan output hampir atau mendekati tegangan Vcc. | |||
Secara umum, Operational Amplifier (Op-Amp) yang ideal memiliki karakteristik sebagai berikut : | |||
*Penguatan Tegangan Open-loop atau Av = ∞ (tak terhingga) | |||
*Tegangan Offset Keluaran (Output Offset Voltage) atau Voo = 0 (nol) | |||
*Impedansi Masukan (Input Impedance) atau Zin= ∞ (tak terhingga) | |||
*Impedansi Output (Output Impedance ) atau Zout = 0 (nol) | |||
*Lebar Pita (Bandwidth) atau BW = ∞ (tak terhingga) | |||
*Karakteristik tidak berubah dengan suhu | |||
==Terkait== | ==Terkait== | ||