Pengolahan Sinyal:IC OP-AMP: Difference between revisions
No edit summary |
|||
| Line 18: | Line 18: | ||
Untuk menghindari keluaran yang berosilasi, maka frekuensi harus dibatasi, unity gain frequency memberi gambaran dari data tanggapan frekuensi.hal ini hanya berlaku untuk isyarat yang kecil saja karena untuk isyarat yang besar penguat mempunyai keterbatasan sehingga output maksimum hanya dihasilkan pada frekuensi yang relative rendah. | Untuk menghindari keluaran yang berosilasi, maka frekuensi harus dibatasi, unity gain frequency memberi gambaran dari data tanggapan frekuensi.hal ini hanya berlaku untuk isyarat yang kecil saja karena untuk isyarat yang besar penguat mempunyai keterbatasan sehingga output maksimum hanya dihasilkan pada frekuensi yang relative rendah. | ||
==Bentuk dan Simbol IC Op-Amp== | |||
Terminal yang terdapat pada Simbol Op-Amp (Operational Amplifier atau penguat operasional) diantaranya adalah : | |||
*Masukan non-pembalik (Non-Inverting) <code>+</code> | |||
*Masukan pembalik (Inverting) <code>–</code> | |||
*Keluaran <code>Vout</code> | |||
*Catu daya positif <code>+V</code> | |||
*Catu daya negatif <code>-V</code> | |||
==Fungsi Op-Amp== | |||
Fungsi dari Op-Amp adalah sebagai pengindra dan penguat sinyal masukan, baik DC ataupun AC juga sebagai penguat Diferensiasi Impedansi masukan tinggi, penguat keluaran impedansi rendah. | |||
Op-Amp banyak dimanfaatkan dalam peralatan-peralatan ekeltronik sebagai penguat, sensor, mengeraskan suara, buffer sinyal, menguatkan sinyal, mengitegrasikan sinyal. | |||
Selain itu, digunakan pula dalam peraturan tegangan, filter aktif, intrumentasi, pengubah analog ke digital dan sebaliknya. | |||
==Karakteristik Op-Amp== | |||
==Terkait== | ==Terkait== | ||