Sirbin:Antara “Dahulu” dan “Sekarang”: Difference between revisions

Created page with "Selesai mengarang Zubad, Syaikh Ibnu Ruslan kemudian mengikat kitab karangannya itu dengan sebuah batu pemberat, lalu melemparkannya ke tengah lautan. Seseorang yang melihatnya menyayangkan tindakan beliau, Syaikh Ibnu Ruslan berkata, “Tenang saja, jikalau aku betul-betul ikhlas mengarangnya, kitabku tetap akan kembali ويبقى وجه ربك ذوالجلال والاكرام “ Benar, seperti yang beliau katakan, kitab Zubad tersangkut pada salah satu jaring milik..."
 
No edit summary
 
Line 3: Line 3:
Benar, seperti yang beliau katakan, kitab Zubad tersangkut pada salah satu jaring milik salah satu nelayan yang kemudian dihaturkan kepada seorang alim untuk diteliti, kandungan isi kitab Zubad membuatnya takjub, sehingga beliau memerintahkan untuk menyebar, mengajarkannya,, sampai kemudian kembali lagi kepada Syaikh Ibnu Ruslan, Mushonnifnya .
Benar, seperti yang beliau katakan, kitab Zubad tersangkut pada salah satu jaring milik salah satu nelayan yang kemudian dihaturkan kepada seorang alim untuk diteliti, kandungan isi kitab Zubad membuatnya takjub, sehingga beliau memerintahkan untuk menyebar, mengajarkannya,, sampai kemudian kembali lagi kepada Syaikh Ibnu Ruslan, Mushonnifnya .


# Kebanyakan orang yang berilmu zaman dahulu dalam segala hal, tak berharap apa apa kecuali mendapatkan Ridlo-NYA, berujung pada keberkahan kehidupannya. Entah bagaimana keadaaan orang yang berilmu zaman sekarang ?
<nowiki>#</nowiki> Kebanyakan orang yang berilmu zaman dahulu dalam segala hal, tak berharap apa apa kecuali mendapatkan Ridlo-NYA, berujung pada keberkahan kehidupannya. Entah bagaimana keadaaan orang yang berilmu zaman sekarang ?


اذا اردتم التقدم فعليكم بعلم المتقدمين واذا اردتم التاءخر فعليكم بعلم المتاءخرين
اذا اردتم التقدم فعليكم بعلم المتقدمين واذا اردتم التاءخر فعليكم بعلم المتاءخرين