Jump to content

TCP/IP: Difference between revisions

From Wiki
No edit summary
No edit summary
Line 1: Line 1:
[[File:Tcp ip 80.png|thumb]]
[[File:Tcp ip 80.png|thumb]]'''TCP/IP''' (''Transmission Control Protocol/Internet Protocol'') adalah sekelompok protokol komunikasi yang mengatur pertukaran data antar komputer dan memungkinkan perangkat dari berbagai jenis vendor serta sistem operasi yang berbeda untuk saling berkomunikasi. TCP/IP merupakan kerangka kerja protokol yang mendasari infrastruktur Internet modern dan memfasilitasi layanan seperti penelusuran web, surel (email), dan media sosial. Protokol ini dikembangkan dengan standar terbuka dan tidak bergantung pada perangkat keras atau sistem operasi tertentu.
Pada bagian ini akan diberikan pengantar tentang konsep dasar dan cara kerja [[Protokol]] [[TCP/IP]] yang menjadi dasar bagi terbentuknya jaringan internet Melalui pengantar ini pembaca diharapkan akan memperoleh dasar yang kuat untuk memahami konsep & teknologi yang lebih tinggi.


[[TCP/IP]] biasanya ada di [[Sistem Operasi]] [[Unix]] atau turunannya. Walaupun sebetulnya pengembangannya terpisah tapi sejarah keduanya saling terikat erat, terutama sejak 4.2BSD [[Unix]] mulai memasukan protokol [[TCP/IP]] ke dalamnya. Pada hari ini, protokol [[TCP/IP]] tersedia di banyak [[Sistem Operasi]] dan termasuk bagian integral dari [[Sistem Operasi]] OS/2, OS/400, dan Windows 9x/NT/2000/XP, maupun berbagai varian [[Unix]].
== Sejarah ==
Asal mula TCP/IP berakar dari penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat pada era Perang Dingin. Pada akhir tahun 1960-an, ''Defense Advance Research Project Agency'' (DARPA) dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat memulai proyek ARPANET, yang merupakan pendahulu dari Internet modern. Penelitian dan pengembangan TCP/IP dimulai pada tahun 1973. Vinton Cerf dan Robert Kahn mengembangkan protokol TCP pada pertengahan 1970-an untuk memungkinkan komunikasi yang handal antar komputer dalam jaringan.


Merupakan parotokol yang secara defacto digunakan di internet (Jaringan komputer Global). Mengacu pada protokol OSI ''(Open Sistem Interconnect)''.
Pada tahun 1983, TCP/IP secara resmi menjadi protokol standar untuk ARPANET, menggantikan protokol sebelumnya yaitu NCP (''Network Control Program''). Perkembangan selanjutnya didukung oleh ''National Science Foundation'' (NSF) pada tahun 1986 melalui pembuatan jaringan NSFNET, yang menjadi embrio bagi perkembangan Internet global. Pada awal tahun 1990-an, TCP/IP telah menjadi protokol yang paling luas digunakan.
==Dasar Arsitektur TCP/IP==
Komunikasi data merupakan proses mengirimkan data dari satu [[Komputer]] ke [[Komputer]] yang lain. Melalui peralatan Network Interface Card ''([[NIC]])'' atau [[LAN card]], komunikasi data antar [[Komputer]] biasanya dilakukan. [[NIC]] / [[LAN card]] yang digunakan sangat bervarisasi tergantung jenis saluran fisik yang digunakan.


Ada beberapa masalah yang harus dipecahkan dalam mengiriman data. Pertama, data harus dapat dikirimkan ke [[Komputer]] yang tepat, sesuai tujuannya. Hal ini akan menjadi rumit jika komputer tujuan transfer data ini tidak berada pada jaringan lokal, melainkan di tempat yang jauh. Jika lokasi komputer yang saling berkomunikasi "jauh" (secara jaringan) maka terdapat kemungkinan data rusak atau hilang. Karenanya, perlu ada mekanisme yang mencegah rusaknya data ini.
== Model Lapisan (Layer) ==
Berbeda dengan model OSI (''Open Systems Interconnection'') yang memiliki tujuh lapisan, model TCP/IP secara konseptual terdiri dari empat lapisan utama. Namun, beberapa literatur juga membaginya menjadi lima lapisan dengan memisahkan lapisan fisik dan ''data link''. Struktur empat lapisan utama TCP/IP adalah sebagai berikut:


Hal lain yang perlu diperhatikan ialah, pada [[Komputer]] tujuan transfer data mungkin terdapat lebih dari satu aplikasi yang menunggu datangnya data. Data yang dikirim harus sampai ke aplikasi yang tepat, pada [[Komputer]] yang tepat, tanpa kesalahan.
# '''Lapisan Antarmuka Jaringan (Network Interface Layer)''': Bertanggung jawab meletakkan ''frame'' data di atas media jaringan yang digunakan, seperti Ethernet atau Token Ring. Lapisan ini tidak mendefinisikan protokol spesifik secara ketat, melainkan mendukung standar protokol lain untuk transmisi fisik.
# '''Lapisan Internet (Internet Layer)''': Bertanggung jawab atas pengalamatan (''addressing''), penentuan rute (''routing''), dan pengiriman paket data dari satu ''node'' ke ''node'' lain dalam jaringan. Protokol utama pada lapisan ini adalah ''Internet Protocol'' (IP).
# '''Lapisan Transpor (Transport Layer)''': Menyediakan layanan komunikasi ''host-to-host''. Lapisan ini mengatur komunikasi antara dua perangkat, menangani aliran data, serta kontrol kesalahan. Terdapat dua protokol utama, yaitu TCP (''Transmission Control Protocol'') dan UDP (''User Datagram Protocol'').
# '''Lapisan Aplikasi (Application Layer)''': Lapisan tertinggi yang menyediakan akses aplikasi ke jaringan TCP/IP. Lapisan ini mencakup protokol-protokol tingkat tinggi untuk layanan spesifik seperti transfer berkas, surel, dan penelusuran web.


Cara alamiah untuk menghadapi setiap masalah yang rumit ialah memecah masalah tersebut menjadi bagian yang lebih kecil. Dalam memecahkan masalah transfer data diatas, para ahli jaringan [[komputer]] pun melakukan hal yang sama. Untuk setiap problem [[komunikasi data]], diciptakan solusi khusus berupa aturan-aturan untuk menangani problem tersebut. Untuk menangani semua masalah [[komunikasi data]], keseluruhan aturan ini harus bekerja sama satu dengan lainnya. Sekumpulan aturan untuk mengatur proses pengiriman data ini disebut sebagai [[protokol]] komunikasi data. [[Protokol]] ini diimplementasikan dalam bentuk [[program komputer]] ([[software]]) yang terdapat pada komputer dan peralatan komunikasi data lainnya.
== Protokol Utama ==
TCP/IP terdiri dari kumpulan protokol yang bekerja sama, di antaranya:


[[TCP/IP]] adalah sekumpulan [[protokol]] yang didesain untuk melakukan fungsi-fungi [[komunikasi data]] pada [[Wide Area Network]] ([[WAN]]). [[TCP/IP]] terdiri dari sekumpulan protokol yang masing-masing bertanggung jawab atas bagian-bagian tertentu dari [[komunikasi data]]. Dalam bahasa yang lebih formal-nya, disain protokol [[TCP/IP]] sifatnya modular. Berkat prinsip ini, tugas masing-masing protokol menjadi jelas dan sederhana. [[Protokol]] yang satu tidak perlu mengetahui cara kerja [[protokol]] yang lain, sepanjang ia masih bisa saling mengirim dan menerima data.  
* '''Internet Protocol (IP):''' Mekanisme transmisi yang digunakan oleh TCP/IP yang bersifat ''unreliable'' (tidak andal) dan ''connectionless'' (tanpa koneksi). IP mengirimkan data dalam bentuk paket yang disebut datagram. Saat ini terdapat dua versi IP yang digunakan secara simultan, yaitu IPv4 dan IPv6.
* '''Transmission Control Protocol (TCP):''' Protokol yang berorientasi pada koneksi (''connection-oriented'') dan menyediakan layanan pengiriman data yang andal (''reliable''). TCP menjamin data sampai ke tujuan dengan urutan yang benar melalui mekanisme ''acknowledgment'' dan transmisi ulang jika terjadi kesalahan. Sebelum pengiriman data, TCP membentuk sesi koneksi melalui proses yang disebut ''three-way handshake''.
* '''User Datagram Protocol (UDP):''' Protokol komunikasi yang bersifat ''connectionless'' dan ''unreliable''. UDP mengirimkan pesan tanpa negosiasi koneksi terlebih dahulu dan tidak menjamin paket sampai atau berurutan, sehingga lebih cepat dan efisien untuk aplikasi yang tidak memerlukan keandalan tinggi, seperti ''streaming'' atau DNS.
* '''Internet Control Message Protocol (ICMP):''' Mekanisme yang digunakan oleh ''host'' dan ''gateway'' untuk mengirimkan notifikasi masalah atau kesalahan pengiriman datagram kepada pengirim.
* '''Address Resolution Protocol (ARP):''' Digunakan untuk memetakan alamat IP (logis) ke alamat fisik (''MAC address'').


Berkat penggunaan prinsip modular ini, [[TCP/IP]] menjadi [[protokol]] [[komunikasi data]] yang fleksibel. [[Protokol]] [[TCP/IP]] dapat diterapkan dengan mudah di setiap jenis [[komputer]] dan interface jaringan, karena sebagian besar isi kumpulan [[protokol]] ini tidak spesifik terhadap satu [[komputer]] atau peralatan jaringan tertentu. Agar [[TCP/IP]] dapat berjalan diatas [[interface jaringan]] tertentu, hanya perlu dilakukan perubahan pada [[protokol]] yang berhubungan dengan [[interface jaringan]] saja.
== Pengalamatan ==
Dalam arsitektur TCP/IP, pengalamatan melibatkan tiga jenis alamat:


Sekumpulan [[protokol]] [[TCP/IP]] ini dimodelkan dengan empat (4) lapisan [[TCP/IP]]
# '''Alamat Fisik (Physical Address):''' Dikenal juga sebagai alamat ''link'' atau MAC ''address'', yang tertanam pada perangkat keras antarmuka jaringan.
[[File:Lapisan-protocol.png|thumb|Empat (4) Lapisan Protokol TCP/IP]]
# '''Alamat IP (Internet Address):''' Alamat logis yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat dalam jaringan global. IPv4 menggunakan alamat 32-bit, sedangkan IPv6 menggunakan alamat 128-bit untuk mengatasi keterbatasan ruang alamat pada IPv4.
Arsitektur jaringan menggunakan [[protokol]] [[TCP/IP]] pada dasarnya terdiri dari 4 lapis kumpulan [[protokol]] yang bertingkat. Peralatan fisik, [[radio]], kabel, [[modem]], [[card LAN]] seringkali disebut sebagai lapisan terakhir, lapisan ke lima (5). Jadi ke lima (5) lapis/layer tersebut adalah:
# '''Alamat Port (Port Address):''' Alamat yang digunakan untuk membedakan proses aplikasi yang berjalan dalam satu komputer. Nomor port berkisar dari 0 hingga 65.535. Port tertentu ditetapkan untuk layanan spesifik (''well-known ports''), seperti port 80 untuk HTTP dan port 25 untuk SMTP.
# [[Application Layer]]
# [[Transport Layer]]
# [[Network Layer]]
# [[Link Layer]]
# [[Physical Layer]]
Di bawah dari ke empat lapisan [[protokol]] yang ke semuanya di implementasikan dalam bentuk [[software]] adalah [[lapisan fisik]] ([[physical layer]]) yang dapat berupa [[modem]], [[kabel LAN]], [[radio]], [[antenna]] yang sifatnya fisik untuk menyambungkan jaringan. Karena tugasnya ini, [[protokol]] pada [[layer fisik]] harus mampu menerjemahkan sinyal listrik menjadi data digital yang dimengerti [[komputer]], yang berasal dari peralatan lain yang sejenis.  


Kadang kala, kita menyebut arsitektur jaringan [[TCP/IP]] sebagai arsitektur dengan lima (5) lapisan, jika physical layer dimasukan. Pada kenyataan di lapangan, jumlah lapisan protokol dapat bervarisasi / berbeda-beda tergantung kepentingan transaksi yang dilakukan. Hal ini akan lebih jelas pada saat kita melakukan sniffing paket data menggunakan [[Wireshark]] / [[Ethereal]] di [[komputer]].
== Cara Kerja ==
[[File:Passing-data.png|thumb|Proses enkapsulasi data antar lapisan protokol]]
Komunikasi data dalam TCP/IP melibatkan proses enkapsulasi dan de-enkapsulasi. Saat data dikirim, informasi bergerak dari lapisan aplikasi ke bawah menuju lapisan fisik. Pada setiap lapisan, ''header'' (informasi kontrol) ditambahkan ke data asli, mengubahnya menjadi segmen, paket, dan akhirnya ''frame''. Paket data kemudian dikirimkan melalui media jaringan. Di sisi penerima, proses ini dibalik (de-enkapsulasi), di mana ''header'' dilepas satu per satu di setiap lapisan hingga data asli diterima oleh aplikasi tujuan.
Proses enkapsulasi data antar lapisan [[protokol]] di perlihatkan pada gambar.


Data yang akan dikirim akan di enkapsulasi oleh setiap lapisan, mulai dari lapisan aplikasi hingga yang terakhir [[lapisan fisik]]. Pada saat data di terima oleh setiap lapisan, lapisan akan membuang [[header]] data tersebut. Jika data dianggap valid, [[protokol]] akan melepas informasi tambahan tersebut, untuk kemudian meneruskan data itu ke [[protokol]] lain di lapisan selanjutnya.
Data dalam jaringan TCP/IP dipecah menjadi paket-paket kecil sebelum dikirimkan. Setiap paket memiliki ''header'' yang berisi informasi sumber, tujuan, dan urutan paket. Router dalam jaringan bertugas mengarahkan paket-paket ini melalui rute terbaik untuk mencapai tujuan.
 
[[Lapisan Network]] akan mengatur supaya alamat mesin sumber dan yang dituju benar. Lapisan network ini yang akan mengidentifikasi supaya datagram mencapai komputer yang benar. Tapi [[lapisan network]] sama sekali tidak menjamin bahwa datagram yang dikirim akan diterima sampai di tujuan dengan selamat.
 
[[Lapisan transport]] mengontrol port sumber dan port tujuan paket, termasuk nomor urut paket yang dikirim. Oleh karenanya, menggunakan mekanisme lapisan protokol transport file yang besar dapat dikirim dalam potongan paket kecil, yang kemudian digabungkan kembali di bagian penerima. Lapisan transport juga berusaha menjamin supaya paket yang diterima sampai ditujuan dengan selamat, jika ada kesalahan / kerusakan paket di jalan, maka lapisan transport ini yang akan berusaha memperbaikinya.
 
[[Lapisan Link]] biasanya di implementasikan di dalam [[firmware]] di [[LAN card]], akan menentukan bagaimana frame data dikirim. Termasuk bagaimana pemotongan / fragmentasi paket di kabel dengan [[Maximum Transmission Unit]] ([[MTU]]) yang lebih kecil, atau menggabungkan beberapa potongan (fragmen) frame menjadi sebuah frame dengan [[MTU]] yang lebih besar. Lapisan link juga menentukan komputer mana yang harus menerima frame di jaringan [[LAN]] untuk meneruskan frame ke tujuan yang benar.
 
[[Lapisan link]] akan memberikan enkapsulasi datagram dari [[lapisan network]] ke dalam frame yang akan di kirim melalui jaringan. Dalam frame akan dimasuk alamat [[Ethernet]], atau [[MAC address]], dari [[komputer]] sumber dan komputer selanjutnya (next hop) untuk mencapai tujuan. Alamat-alamat ini akan ditulis ulang untuk setiap hop yang dilewati.
 
Ada banyak protokol yang saling berinteraksi dalam jaringan [[komputer]] berbasis [[TCP/IP]]. Sebagian besar protokol yang saling berinteraksi ini diperlihatkan pada tabel. Masing-masing protokol mempunyai kemampuan yang unik dan spesial, oleh karena itu biasanya masing-masing protokol akan menggunakan keluarga protokol yang spesifik.
{| class="wikitable"
|+
|-
| Application Layer || HTTP FTP Telnet Finger SSH DNS POP3/IMAP SMTP BGP Time/NTP Whois TACACS+ SSL || DNS SNMP RIP RADIUS Archie Traceroute tftp || Ping ||
|-
| Transport Layer || TCP || UDP || ICMP || OSPF
|-
| Network Layer || IP / ARP ||  ||  ||
|-
| Link Layer & Physical Layer || Ethernet/802.3 Token Ring (802.5) SNAP/802.2 X.25 FDDI ISDN Frame Relay SMDS ATM Wireless (WAP, CDPD, 802.11) Fibre Channel DDS/DS0/T-carrier/E-carrier SONET/SDH DWDM PPP HDLC SLIP/CSLIP xDSL Cable Modem (DOCSIS) ||  || ||
|}
Untuk mencek apakah sambungan antar [[komputer]] terhubung dengan baik, biasanya kita menggunakan aplikasi ping, yang berjalan di atas [[protokol]] transport [[ICMP]] yang di tumpangkan di atas [[protokol]] network [[IP]].
 
Aplikasi [[Web]] dengan [[protokol]] [[HTTP]] akan membutuhkan sambungan yang reliable menggunakan [[TCP]] yang ditumpangkan di atas [[IP]] untuk mencapai tujuan.
 
Jadi, [[TCP/IP]] bukan hanya sepasang [[protokol]] komunikasi, tapi merupakan sekumpulan protokol, aplikasi dan utiliti. Semakin hari, protokol ini lebih di kenal sebagai keluarga [[protokol]] [[Internet]], tapi nama yang lama keluarga protokol [[TCP/IP]] tidak akan hilang dalam waktu dekat.
[[File:End-to-end.png|thumb|center|Hubungan End-To-End Pada jaringan TCP/IP]]
Pada gambar di perlihatkan hubungan berbagai lapisan [[protokol]] [[TCP/IP]]. Program aplikasi dan utiliti berada di mesin host. TCP memberikan sambungan [[virtual circuit]] yang reliable / andal antara dua host.
 
Terkadang ada aplikasi yang tidak membutuhkan keandalan & keamanan data seketat [[TCP]], tetapi harus cepat / real-time, seperti pengiriman video atau suara di Telepon melalui Internet. Untuk aplikasi jenis ini dapat digunakan [[UDP]] sebagai pengganti [[TCP]] karena lebih effisien. [[UDP]] memberikan sambungan [[connectionless]] / [[datagram]] end-to-end pada [[lapisan transport]].
 
[[IP]] memberikan dukungan transportasi datagram pada jaringan / subnetwork di bawah termasuk jaringan lokal atau jaringan wide area network. Jaringan paling bawah menggunakan berbagai teknologi jaringan lokal maupun jaringan wide area network. Perhatikan bahwa IP memungkinkan translasi datagram dari subnetwork satu (1) ke subnetwork lainnya (2). Yang berubah terutama hanya header [[Ethernet]]-nya saja.
 
Perlu dicatat bahwa istilah [[gateway]] atau [[router]] digunakan untuk alat yang menyambungkan dua subnetwork. Di jaringan [[LAN]] biasanya digunakan istilah router dalam [[OSI]] di kenal sebagai intermediate system. Dalam terminologi [[OSI]], [[gateway]] digunakan untuk melakukan konversi protokol antara dua jaringan / aplikasi.
==Referensi==
*[https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Konsep_Dasar_TCP/IP onnocenter.or.id]
* TCP/IP Illustrated, Volume I: The Protocols oleh W.R. Stevens (Addison-Wesley, 1994)
* Troubleshooting TCP/IP oleh Mark Miller (John Wiley & Sons, 1999)
* Guide to TCP/IP, 2/e oleh Laura A. Cappell and Ed Tittel (Thomson Course Technology, 2004)
* TCP/IP: Architecture, Protocols, and Implementation with IPv6 and IP Security oleh S. Feit (McGraw-Hill, 2000)
* Internetworking with TCP/IP, Vol. I: Principles, Protocols, and Architecture, 2/e, oleh D. Comer (Prentice-Hall, 1991)
* "TCP/IP Tutorial" oleh J. Socolofsky and C.J. Kale (RFC 1180, Jan. 1991) ([https://bit.ly/3AZzWuv isi.edu])
* "TCP/IP and tcpdump Pocket Reference Guide", ([https://bit.ly/3G3FaJm champlain.edu]) oleh The SANS Institute.
[[Category:Jaringan Komputer]]
[[Category:Jaringan Komputer]]

Revision as of 06:27, 7 December 2025

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah sekelompok protokol komunikasi yang mengatur pertukaran data antar komputer dan memungkinkan perangkat dari berbagai jenis vendor serta sistem operasi yang berbeda untuk saling berkomunikasi. TCP/IP merupakan kerangka kerja protokol yang mendasari infrastruktur Internet modern dan memfasilitasi layanan seperti penelusuran web, surel (email), dan media sosial. Protokol ini dikembangkan dengan standar terbuka dan tidak bergantung pada perangkat keras atau sistem operasi tertentu.

Sejarah

Asal mula TCP/IP berakar dari penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat pada era Perang Dingin. Pada akhir tahun 1960-an, Defense Advance Research Project Agency (DARPA) dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat memulai proyek ARPANET, yang merupakan pendahulu dari Internet modern. Penelitian dan pengembangan TCP/IP dimulai pada tahun 1973. Vinton Cerf dan Robert Kahn mengembangkan protokol TCP pada pertengahan 1970-an untuk memungkinkan komunikasi yang handal antar komputer dalam jaringan.

Pada tahun 1983, TCP/IP secara resmi menjadi protokol standar untuk ARPANET, menggantikan protokol sebelumnya yaitu NCP (Network Control Program). Perkembangan selanjutnya didukung oleh National Science Foundation (NSF) pada tahun 1986 melalui pembuatan jaringan NSFNET, yang menjadi embrio bagi perkembangan Internet global. Pada awal tahun 1990-an, TCP/IP telah menjadi protokol yang paling luas digunakan.

Model Lapisan (Layer)

Berbeda dengan model OSI (Open Systems Interconnection) yang memiliki tujuh lapisan, model TCP/IP secara konseptual terdiri dari empat lapisan utama. Namun, beberapa literatur juga membaginya menjadi lima lapisan dengan memisahkan lapisan fisik dan data link. Struktur empat lapisan utama TCP/IP adalah sebagai berikut:

  1. Lapisan Antarmuka Jaringan (Network Interface Layer): Bertanggung jawab meletakkan frame data di atas media jaringan yang digunakan, seperti Ethernet atau Token Ring. Lapisan ini tidak mendefinisikan protokol spesifik secara ketat, melainkan mendukung standar protokol lain untuk transmisi fisik.
  2. Lapisan Internet (Internet Layer): Bertanggung jawab atas pengalamatan (addressing), penentuan rute (routing), dan pengiriman paket data dari satu node ke node lain dalam jaringan. Protokol utama pada lapisan ini adalah Internet Protocol (IP).
  3. Lapisan Transpor (Transport Layer): Menyediakan layanan komunikasi host-to-host. Lapisan ini mengatur komunikasi antara dua perangkat, menangani aliran data, serta kontrol kesalahan. Terdapat dua protokol utama, yaitu TCP (Transmission Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol).
  4. Lapisan Aplikasi (Application Layer): Lapisan tertinggi yang menyediakan akses aplikasi ke jaringan TCP/IP. Lapisan ini mencakup protokol-protokol tingkat tinggi untuk layanan spesifik seperti transfer berkas, surel, dan penelusuran web.

Protokol Utama

TCP/IP terdiri dari kumpulan protokol yang bekerja sama, di antaranya:

  • Internet Protocol (IP): Mekanisme transmisi yang digunakan oleh TCP/IP yang bersifat unreliable (tidak andal) dan connectionless (tanpa koneksi). IP mengirimkan data dalam bentuk paket yang disebut datagram. Saat ini terdapat dua versi IP yang digunakan secara simultan, yaitu IPv4 dan IPv6.
  • Transmission Control Protocol (TCP): Protokol yang berorientasi pada koneksi (connection-oriented) dan menyediakan layanan pengiriman data yang andal (reliable). TCP menjamin data sampai ke tujuan dengan urutan yang benar melalui mekanisme acknowledgment dan transmisi ulang jika terjadi kesalahan. Sebelum pengiriman data, TCP membentuk sesi koneksi melalui proses yang disebut three-way handshake.
  • User Datagram Protocol (UDP): Protokol komunikasi yang bersifat connectionless dan unreliable. UDP mengirimkan pesan tanpa negosiasi koneksi terlebih dahulu dan tidak menjamin paket sampai atau berurutan, sehingga lebih cepat dan efisien untuk aplikasi yang tidak memerlukan keandalan tinggi, seperti streaming atau DNS.
  • Internet Control Message Protocol (ICMP): Mekanisme yang digunakan oleh host dan gateway untuk mengirimkan notifikasi masalah atau kesalahan pengiriman datagram kepada pengirim.
  • Address Resolution Protocol (ARP): Digunakan untuk memetakan alamat IP (logis) ke alamat fisik (MAC address).

Pengalamatan

Dalam arsitektur TCP/IP, pengalamatan melibatkan tiga jenis alamat:

  1. Alamat Fisik (Physical Address): Dikenal juga sebagai alamat link atau MAC address, yang tertanam pada perangkat keras antarmuka jaringan.
  2. Alamat IP (Internet Address): Alamat logis yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat dalam jaringan global. IPv4 menggunakan alamat 32-bit, sedangkan IPv6 menggunakan alamat 128-bit untuk mengatasi keterbatasan ruang alamat pada IPv4.
  3. Alamat Port (Port Address): Alamat yang digunakan untuk membedakan proses aplikasi yang berjalan dalam satu komputer. Nomor port berkisar dari 0 hingga 65.535. Port tertentu ditetapkan untuk layanan spesifik (well-known ports), seperti port 80 untuk HTTP dan port 25 untuk SMTP.

Cara Kerja

Komunikasi data dalam TCP/IP melibatkan proses enkapsulasi dan de-enkapsulasi. Saat data dikirim, informasi bergerak dari lapisan aplikasi ke bawah menuju lapisan fisik. Pada setiap lapisan, header (informasi kontrol) ditambahkan ke data asli, mengubahnya menjadi segmen, paket, dan akhirnya frame. Paket data kemudian dikirimkan melalui media jaringan. Di sisi penerima, proses ini dibalik (de-enkapsulasi), di mana header dilepas satu per satu di setiap lapisan hingga data asli diterima oleh aplikasi tujuan.

Data dalam jaringan TCP/IP dipecah menjadi paket-paket kecil sebelum dikirimkan. Setiap paket memiliki header yang berisi informasi sumber, tujuan, dan urutan paket. Router dalam jaringan bertugas mengarahkan paket-paket ini melalui rute terbaik untuk mencapai tujuan.