Fiber Optic: Single mode: Difference between revisions
Created page with "'''Kabel fiber optik single mode''' adalah jenis kabel yang dirancang untuk mempertahankan integritas data spasial dan spektrum dari masing-masing sinyal optik dengan jarak yang jauh. Kabel ini khusus didesain untuk mengirimkan data melalui '''satu jalur cahaya (mode)'''. Diameter inti (core) serat optik single mode '''sangat kecil''', biasanya berukuran antara '''8,3 hingga 10 mikron'''. Sumber cahaya yang digunakan pada kabel single mode adalah '''laser'''. Cahaya lase..." |
|||
| Line 22: | Line 22: | ||
* '''Keamanan Data:''' Lebih aman karena hanya memungkinkan satu jalur cahaya, meminimalkan kemungkinan penyadapan data. | * '''Keamanan Data:''' Lebih aman karena hanya memungkinkan satu jalur cahaya, meminimalkan kemungkinan penyadapan data. | ||
== Kekurangan == | |||
Meskipun memiliki banyak keunggulan, fiber optik single mode juga memiliki beberapa kelemahan: | |||
* '''Instalasi Lebih Sulit:''' Proses instalasi lebih sulit dibandingkan jenis multimode. | |||
* '''Biaya Lebih Mahal:''' Harganya relatif lebih mahal, begitu juga dengan aksesoris dan perangkat ''transmitter''-nya. | |||
* '''Kompleksitas Material:''' Bahan yang rumit membuat kabel fiber optik sulit dipotong dengan rapi (membutuhkan ''cleaver tools'') dan kurang tahan pada lengkungan, karena serat fiber beroperasi menggunakan cahaya, sehingga terlalu banyak lengkungan akan mengakibatkan efek pantul. | |||
* '''Bersifat Satu Arah:''' Perambatan cahaya bersifat satu arah (''unidirectional light propagation''), sehingga dibutuhkan dua kabel fiber optik jika komunikasi ditujukan untuk dua arah. | |||
== Perbandingan dengan Multimode == | |||
Perbedaan utama single mode dengan multimode adalah: | |||
* '''Diameter Inti:''' Inti single mode sangat tipis (8-9 mikron), sedangkan inti multimode lebih tebal (50 atau 62.5 mikron). | |||
* '''Transmisi Cahaya:''' Single mode hanya memungkinkan satu mode cahaya merambat lurus dan sejajar sumbu serat, sementara multimode memungkinkan beberapa mode cahaya merambat dalam berbagai sudut. | |||
* '''Jarak Transmisi:''' Single mode dirancang untuk jarak sangat jauh (puluhan hingga ratusan km), sedangkan multimode untuk jarak lebih pendek (lokal hingga beberapa kilometer). | |||
* '''Bandwidth:''' Single mode memiliki bandwidth yang sangat tinggi, sedangkan multimode lebih rendah. | |||
* '''Sumber Cahaya:''' Single mode menggunakan laser, sementara multimode menggunakan LED atau laser murah. | |||
* '''Aplikasi:''' Single mode ideal untuk jaringan ''backbone'' dan komunikasi jarak jauh, sedangkan multimode cocok untuk LAN dan koneksi antar gedung dalam satu kompleks. | |||
== Pengujian dan Penyambungan == | |||
Pengujian kabel serat optik, termasuk single mode, penting untuk memastikan jaringan bekerja stabil dan efisien. Alat yang digunakan untuk pengujian meliputi Optical Time Domain Reflectometer (OTDR) dan Optical Power Meter (OPM). OTDR dapat digunakan untuk mengukur kabel serat optik multi mode atau single mode. OTDR dapat mendeteksi lokasi gangguan, menilai penyambungan kabel, dan menghitung atenuasi. Pengujian dengan power meter dan light source mengukur total redaman jalur ''end to end'' pada panjang gelombang umum seperti 1310 nm dan 1550 nm. Nilai redaman sambungan ''fusion'' pada serat single mode modern biasanya berkisar antara '''0,05 hingga 0,10 dB''' per titik. Pengujian di dua panjang gelombang (1310 nm dan 1550 nm) memberikan gambaran menyeluruh karena karakter redaman dan sensitivitas terhadap ''bending'' bisa berbeda pada tiap gelombang. | |||
Proses penyambungan fiber optik single mode, umumnya menggunakan teknik '''fusion splicing''' untuk menghasilkan sambungan yang presisi dengan ''loss'' minimal. Alat khusus seperti '''fusion splicer''' digunakan untuk meleburkan dan menyatukan inti serat menggunakan panas. Peralatan lain yang diperlukan untuk penyambungan meliputi ''cleaver'', ''stripping tool'', alkohol isopropil, dan tisu bebas serat. Setelah penyambungan, ''heat shrink'' digunakan untuk melindungi sambungan dari tekanan mekanis atau kerusakan fisik. | Proses penyambungan fiber optik single mode, umumnya menggunakan teknik '''fusion splicing''' untuk menghasilkan sambungan yang presisi dengan ''loss'' minimal. Alat khusus seperti '''fusion splicer''' digunakan untuk meleburkan dan menyatukan inti serat menggunakan panas. Peralatan lain yang diperlukan untuk penyambungan meliputi ''cleaver'', ''stripping tool'', alkohol isopropil, dan tisu bebas serat. Setelah penyambungan, ''heat shrink'' digunakan untuk melindungi sambungan dari tekanan mekanis atau kerusakan fisik. | ||