Jump to content

AI (artificial intelligence): Difference between revisions

From Wiki
Kangmus (talk | contribs)
Created page with "Artificial intelligence is the simulation of human intelligence processes by machines, especially computer systems. Specific applications of AI include expert systems, natural language processing, speech recognition and machine vision. ==How does AI work?== As the hype around AI has accelerated, vendors have been scrambling to promote how their products and services use it. Often, what they refer to as AI is simply a component of the technology, such as machine learning..."
 
Kangmus (talk | contribs)
No edit summary
Line 1: Line 1:
Artificial intelligence is the simulation of human intelligence processes by machines, especially computer systems. Specific applications of AI include expert systems, natural language processing, speech recognition and machine vision.
Kecerdasan buatan atau biasa disebut AI adalah simulasi proses kecerdasan manusia oleh mesin, terutama sistem komputer. Aplikasi spesifik dari AI meliputi sistem pakar, pemrosesan bahasa alami, pengenalan suara, dan visi mesin.


==How does AI work?==
==How does AI work?==
As the hype around AI has accelerated, vendors have been scrambling to promote how their products and services use it. Often, what they refer to as AI is simply a component of the technology, such as machine learning. AI requires a foundation of specialized hardware and software for writing and training machine learning algorithms. No single programming language is synonymous with AI, but Python, R, Java, C++ and Julia have features popular with AI developers.
Dalam beberapa tahun terakhir, kehebohan seputar kecerdasan buatan (AI) telah meningkat pesat, sehingga para vendor berlomba-lomba untuk mempromosikan bagaimana produk dan layanan mereka menggunakan teknologi tersebut. Seringkali, apa yang mereka sebut sebagai AI sebenarnya hanya merupakan komponen dari teknologi tersebut, seperti machine learning. AI memerlukan dasar dari perangkat keras dan perangkat lunak khusus untuk menulis dan melatih algoritma machine learning. Tidak ada bahasa pemrograman tunggal yang identik dengan AI, tetapi Python, R, Java, C++, dan Julia memiliki fitur yang populer di kalangan pengembang AI.


In general, AI systems work by ingesting large amounts of labeled training data, analyzing the data for correlations and patterns, and using these patterns to make predictions about future states. In this way, a chatbot that is fed examples of text can learn to generate lifelike exchanges with people, or an image recognition tool can learn to identify and describe objects in images by reviewing millions of examples. New, rapidly improving generative AI techniques can create realistic text, images, music and other media.
Secara umum, sistem kecerdasan buatan (AI) bekerja dengan cara memasukkan sejumlah besar data latihan yang telah dilabeli, menganalisis data tersebut untuk mencari korelasi dan pola, dan menggunakan pola-pola tersebut untuk membuat prediksi tentang keadaan di masa depan. Dengan cara ini, sebuah chatbot yang diberi contoh teks dapat belajar untuk menghasilkan percakapan yang mirip dengan manusia, atau sebuah alat pengenalan gambar dapat belajar untuk mengidentifikasi dan menggambarkan objek dalam gambar dengan meninjau jutaan contoh. Teknik-teknik AI generatif baru yang terus berkembang dengan cepat dapat membuat teks, gambar, musik, dan media lainnya yang realistis.


AI programming focuses on cognitive skills that include the following:
Pemrograman AI berfokus pada keterampilan kognitif yang mencakup hal-hal berikut:


*Learning. This aspect of AI programming focuses on acquiring data and creating rules for how to turn it into actionable information. The rules, which are called algorithms, provide computing devices with step-by-step instructions for how to complete a specific task.
*Pembelajaran. Aspek pemrograman AI ini berfokus pada perolehan data dan pembuatan aturan untuk mengubahnya menjadi informasi yang dapat dijalankan. Aturan-aturan ini, yang disebut algoritma, memberikan perangkat komputasi dengan instruksi langkah demi langkah tentang cara menyelesaikan tugas tertentu.


*Reasoning. This aspect of AI programming focuses on choosing the right algorithm to reach a desired outcome.
*Pemikiran. Aspek pemrograman AI ini berfokus pada pemilihan algoritma yang tepat untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Self-correction. This aspect of AI programming is designed to continually fine-tune algorithms and ensure they provide the most accurate results possible.


*Creativity. This aspect of AI uses neural networks, rules-based systems, statistical methods and other AI techniques to generate new images, new text, new music and new ideas.
*Pengoreksi Diri. Aspek pemrograman AI ini dirancang untuk terus-menerus menyempurnakan algoritma dan memastikan bahwa mereka memberikan hasil yang paling akurat mungkin.
 
*Kreativitas. Aspek AI ini menggunakan jaringan saraf, sistem berbasis aturan, metode statistik, dan teknik AI lainnya untuk menghasilkan gambar baru, teks baru, musik baru, dan ide-ide baru.


==Why is artificial intelligence important?==
==Why is artificial intelligence important?==
AI is important for its potential to change how we live, work and play. It has been effectively used in business to automate tasks done by humans, including customer service work, lead generation, fraud detection and quality control. In a number of areas, AI can perform tasks much better than humans. Particularly when it comes to repetitive, detail-oriented tasks, such as analyzing large numbers of legal documents to ensure relevant fields are filled in properly, AI tools often complete jobs quickly and with relatively few errors. Because of the massive data sets it can process, AI can also give enterprises insights into their operations they might not have been aware of. The rapidly expanding population of generative AI tools will be important in fields ranging from education and marketing to product design.
Kecerdasan buatan (AI) penting karena potensinya untuk mengubah cara kita hidup, bekerja, dan bermain. AI telah digunakan secara efektif dalam bisnis untuk mengotomatisasi tugas-tugas yang dilakukan oleh manusia, termasuk pekerjaan layanan pelanggan, generasi prospek, deteksi penipuan, dan kontrol kualitas. Di beberapa bidang, AI dapat melakukan tugas-tugas jauh lebih baik daripada manusia. Terutama ketika datang ke tugas-tugas yang berulang dan membutuhkan perhatian terhadap detail, seperti menganalisis jumlah besar dokumen hukum untuk memastikan bidang-bidang yang relevan diisi dengan benar, alat AI sering menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan dengan sedikit kesalahan. Karena data besar yang dapat diprosesnya, AI juga dapat memberikan wawasan kepada perusahaan tentang operasi mereka yang mungkin tidak mereka sadari sebelumnya. Populasi alat AI generatif yang terus berkembang dengan cepat akan penting dalam bidang mulai dari pendidikan dan pemasaran hingga desain produk.


Indeed, advances in AI techniques have not only helped fuel an explosion in efficiency, but opened the door to entirely new business opportunities for some larger enterprises. Prior to the current wave of AI, it would have been hard to imagine using computer software to connect riders to taxis, but Uber has become a Fortune 500 company by doing just that.
Memang, kemajuan dalam teknik-teknik AI tidak hanya membantu mempercepat efisiensi, tetapi juga membuka pintu untuk peluang bisnis yang benar-benar baru bagi beberapa perusahaan besar. Sebelum gelombang AI saat ini, sulit untuk membayangkan menggunakan perangkat lunak komputer untuk menghubungkan penumpang dengan taksi, tetapi Uber telah menjadi perusahaan Fortune 500 dengan melakukan hal itu.


AI has become central to many of today's largest and most successful companies, including Alphabet, Apple, Microsoft and Meta, where AI technologies are used to improve operations and outpace competitors. At Alphabet subsidiary Google, for example, AI is central to its search engine, Waymo's self-driving cars and Google Brain, which invented the transformer neural network architecture that underpins the recent breakthroughs in natural language processing.
AI telah menjadi pusat bagi banyak perusahaan terbesar dan paling sukses saat ini, termasuk Alphabet, Apple, Microsoft, dan Meta, di mana teknologi AI digunakan untuk meningkatkan operasi dan melampaui pesaing. Di Alphabet anak perusahaan Google, misalnya, AI menjadi pusat perhatian dalam mesin pencarinya, mobil otonom Waymo, dan Google Brain, yang menciptakan arsitektur jaringan saraf transformer yang menjadi dasar terobosan baru-baru ini dalam pemrosesan bahasa alami.


==Soruce==
==Soruce==
* [https://www.techtarget.com/searchenterpriseai/definition/AI-Artificial-Intelligence techtarget.com]
* [https://www.techtarget.com/searchenterpriseai/definition/AI-Artificial-Intelligence techtarget.com]

Revision as of 19:15, 24 February 2024

Kecerdasan buatan atau biasa disebut AI adalah simulasi proses kecerdasan manusia oleh mesin, terutama sistem komputer. Aplikasi spesifik dari AI meliputi sistem pakar, pemrosesan bahasa alami, pengenalan suara, dan visi mesin.

How does AI work?

Dalam beberapa tahun terakhir, kehebohan seputar kecerdasan buatan (AI) telah meningkat pesat, sehingga para vendor berlomba-lomba untuk mempromosikan bagaimana produk dan layanan mereka menggunakan teknologi tersebut. Seringkali, apa yang mereka sebut sebagai AI sebenarnya hanya merupakan komponen dari teknologi tersebut, seperti machine learning. AI memerlukan dasar dari perangkat keras dan perangkat lunak khusus untuk menulis dan melatih algoritma machine learning. Tidak ada bahasa pemrograman tunggal yang identik dengan AI, tetapi Python, R, Java, C++, dan Julia memiliki fitur yang populer di kalangan pengembang AI.

Secara umum, sistem kecerdasan buatan (AI) bekerja dengan cara memasukkan sejumlah besar data latihan yang telah dilabeli, menganalisis data tersebut untuk mencari korelasi dan pola, dan menggunakan pola-pola tersebut untuk membuat prediksi tentang keadaan di masa depan. Dengan cara ini, sebuah chatbot yang diberi contoh teks dapat belajar untuk menghasilkan percakapan yang mirip dengan manusia, atau sebuah alat pengenalan gambar dapat belajar untuk mengidentifikasi dan menggambarkan objek dalam gambar dengan meninjau jutaan contoh. Teknik-teknik AI generatif baru yang terus berkembang dengan cepat dapat membuat teks, gambar, musik, dan media lainnya yang realistis.

Pemrograman AI berfokus pada keterampilan kognitif yang mencakup hal-hal berikut:

  • Pembelajaran. Aspek pemrograman AI ini berfokus pada perolehan data dan pembuatan aturan untuk mengubahnya menjadi informasi yang dapat dijalankan. Aturan-aturan ini, yang disebut algoritma, memberikan perangkat komputasi dengan instruksi langkah demi langkah tentang cara menyelesaikan tugas tertentu.
  • Pemikiran. Aspek pemrograman AI ini berfokus pada pemilihan algoritma yang tepat untuk mencapai hasil yang diinginkan.
  • Pengoreksi Diri. Aspek pemrograman AI ini dirancang untuk terus-menerus menyempurnakan algoritma dan memastikan bahwa mereka memberikan hasil yang paling akurat mungkin.
  • Kreativitas. Aspek AI ini menggunakan jaringan saraf, sistem berbasis aturan, metode statistik, dan teknik AI lainnya untuk menghasilkan gambar baru, teks baru, musik baru, dan ide-ide baru.

Why is artificial intelligence important?

Kecerdasan buatan (AI) penting karena potensinya untuk mengubah cara kita hidup, bekerja, dan bermain. AI telah digunakan secara efektif dalam bisnis untuk mengotomatisasi tugas-tugas yang dilakukan oleh manusia, termasuk pekerjaan layanan pelanggan, generasi prospek, deteksi penipuan, dan kontrol kualitas. Di beberapa bidang, AI dapat melakukan tugas-tugas jauh lebih baik daripada manusia. Terutama ketika datang ke tugas-tugas yang berulang dan membutuhkan perhatian terhadap detail, seperti menganalisis jumlah besar dokumen hukum untuk memastikan bidang-bidang yang relevan diisi dengan benar, alat AI sering menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan dengan sedikit kesalahan. Karena data besar yang dapat diprosesnya, AI juga dapat memberikan wawasan kepada perusahaan tentang operasi mereka yang mungkin tidak mereka sadari sebelumnya. Populasi alat AI generatif yang terus berkembang dengan cepat akan penting dalam bidang mulai dari pendidikan dan pemasaran hingga desain produk.

Memang, kemajuan dalam teknik-teknik AI tidak hanya membantu mempercepat efisiensi, tetapi juga membuka pintu untuk peluang bisnis yang benar-benar baru bagi beberapa perusahaan besar. Sebelum gelombang AI saat ini, sulit untuk membayangkan menggunakan perangkat lunak komputer untuk menghubungkan penumpang dengan taksi, tetapi Uber telah menjadi perusahaan Fortune 500 dengan melakukan hal itu.

AI telah menjadi pusat bagi banyak perusahaan terbesar dan paling sukses saat ini, termasuk Alphabet, Apple, Microsoft, dan Meta, di mana teknologi AI digunakan untuk meningkatkan operasi dan melampaui pesaing. Di Alphabet anak perusahaan Google, misalnya, AI menjadi pusat perhatian dalam mesin pencarinya, mobil otonom Waymo, dan Google Brain, yang menciptakan arsitektur jaringan saraf transformer yang menjadi dasar terobosan baru-baru ini dalam pemrosesan bahasa alami.

Soruce