Topologi Mesh: Difference between revisions
No edit summary |
|||
| Line 5: | Line 5: | ||
Jaringan topologi Mesh cukup jarang digunakan karena cukup sulit dikelola dan menggunakan banyak kabel. Jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer dalam topologi Mesh, komputer lainnya tidak akan terpengaruh. | Jaringan topologi Mesh cukup jarang digunakan karena cukup sulit dikelola dan menggunakan banyak kabel. Jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer dalam topologi Mesh, komputer lainnya tidak akan terpengaruh. | ||
Sehingga, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links). dan memungkinkan distribusi transmisi dapat dimaksimalkan. meskipun salah satu dari sambungan transmisinya menurun. Topologi jaringan ini ada banyak link yang dibuat pada masing-masing komputer. Dengan banyaknya link tersebut, jaringan ini terlihat rumit. Dan karena banyak link yang harus dibuat, maka pembuatan jaringan ini membutuhkan biaya yang cukup mahal, terutama untuk pembelian kabel. | |||
== Ciri-ciri == | == Ciri-ciri == | ||
Proses pembuatan jaringan topologi Mesh menggunakan rumus N(N-1):2. N adalah jumlah komputer, maka jika pada jaringan topologi ini terdapat 5 komputer, maka jumlah kabel yang digunakan adalah 5(5-1):2 = 10 koneksi. Selain itu, setiap perangkat komputer harus memiliki port l/O dengan rumus N-1, yaitu 5-1=4. | Proses pembuatan jaringan topologi Mesh menggunakan rumus N(N-1):2. N adalah jumlah komputer, maka jika pada jaringan topologi ini terdapat 5 komputer, maka jumlah kabel yang digunakan adalah 5(5-1):2 = 10 koneksi. Selain itu, setiap perangkat komputer harus memiliki port l/O dengan rumus N-1, yaitu 5-1=4. | ||
| Line 23: | Line 25: | ||
* Jika salah satu komputer dalam jaringan bermasalah, komputer lainnya tidak akan terpengaruh | * Jika salah satu komputer dalam jaringan bermasalah, komputer lainnya tidak akan terpengaruh | ||
* Pada topologi mesh terdapat hubungan dedicated link dimana data dapat dikirim ke komputer tujuan lebih cepat tanpa melalui komputer lainnya. | * Pada topologi mesh terdapat hubungan dedicated link dimana data dapat dikirim ke komputer tujuan lebih cepat tanpa melalui komputer lainnya. | ||
* Dapat menuju ke host yang kita inginkan secara cepat | |||
* Jaringannya kuat karena ketika satu link dalam topologi jaringan mesh menjadi tidak stabil tidak akan menyebabkan seluruh sistem terhenti. | |||
* Jika terdapat satu link yang rusak, maka suatu station dapat mencari link yang lainnya. | |||
* Topologi ini menjamin kerahasiaan dan keamanan data, karena setiap pesan berjalan sepanjang link khusus | |||
== Kekurangan == | == Kekurangan == | ||
* Proses installasi topologi mesh cukup rumit dan harus dilakukan oleh tenaga ahli di bidang computer network | * Proses installasi topologi mesh cukup rumit dan harus dilakukan oleh tenaga ahli di bidang computer network | ||
| Line 29: | Line 35: | ||
* Proses konfigurasi ulang pada masing-masing komputer dan peralatan lainnya (misalnya port I/O) cukup merepotkan | * Proses konfigurasi ulang pada masing-masing komputer dan peralatan lainnya (misalnya port I/O) cukup merepotkan | ||
* Biaya perawatan topologi mesh cenderung lebih besar. | * Biaya perawatan topologi mesh cenderung lebih besar. | ||
* Membutuhkan biaya yang cukup mahal | |||
* Membutuhkan lebih banyak perangkat keras jaringan atau kabel | |||
* Pelaksanaan konfigurasi dan instalasi topologi ini rumit | |||
* Perlu space yang luas karena menggunakan banyaknya kabel | |||
* Sering terjadi tabrakan dalam jaringan | |||
== Source == | |||
* [https://repository.bsi.ac.id/index.php/unduh/item/21343/File_15-BAB-2-WAN.pdf bsi.ac.id] | |||
[[Category:Jaringan Komputer]] | [[Category:Jaringan Komputer]] | ||
[[Category:Jaringan]] | [[Category:Jaringan]] | ||
[[Category:Network]] | [[Category:Network]] | ||