Sirbin:Kemuliaan Kitab Ihya’ Ulumuddin: Difference between revisions

Created page with "Ulama’ merupakan panutan atau teladan dalam hidup kita. Ulama’ juga merupakan penerus perjuangan Nabi dalam menyiarkan islam, hal ini berdasarkan sabda Rosul SAW ''“Innal ‘ulama  warosatul anbiya’”, (''Sesungguhnya ‘ulama’ adalah pewaris para nabi). Namun diera milenial ini kita seakan-akan bisa dan boleh “memvonis” sendiri prihal ulama’ tersebut baik atau buruknya, padahal hal tersebut tidak diperkenankan dalam islam. Begitu juga yang terjadi di..."
 
No edit summary
 
Line 1: Line 1:
[[File:Ihya-810x500.jpg|thumb|344x344px|Kemuliaan Kitab Ihya’ Ulumuddin]]
Ulama’ merupakan panutan atau teladan dalam hidup kita. Ulama’ juga merupakan penerus perjuangan Nabi dalam menyiarkan islam, hal ini berdasarkan sabda Rosul SAW ''“Innal ‘ulama  warosatul anbiya’”, (''Sesungguhnya ‘ulama’ adalah pewaris para nabi). Namun diera milenial ini kita seakan-akan bisa dan boleh “memvonis” sendiri prihal ulama’ tersebut baik atau buruknya, padahal hal tersebut tidak diperkenankan dalam islam.
Ulama’ merupakan panutan atau teladan dalam hidup kita. Ulama’ juga merupakan penerus perjuangan Nabi dalam menyiarkan islam, hal ini berdasarkan sabda Rosul SAW ''“Innal ‘ulama  warosatul anbiya’”, (''Sesungguhnya ‘ulama’ adalah pewaris para nabi). Namun diera milenial ini kita seakan-akan bisa dan boleh “memvonis” sendiri prihal ulama’ tersebut baik atau buruknya, padahal hal tersebut tidak diperkenankan dalam islam.
Begitu juga yang terjadi di zaman ''Salafus Sholeh'', ada yang mengatakan bahwa ulama’ yang baik adalah ulama’ yang suka terhadap kitab-kitab karya Imam Al-Ghozali, begitu pula sebaliknya. Kerena dalam karya Imam Al-Ghozali tersebut banyak menyinggung tentang kehidupan didunia ini, hal ini tentu menjadi bahan itropeksi oleh para ulama’ yang baik, tetapi berbeda dengan apa yang dialami oleh ulama’ yang tidak suka akan hal tersebut. Seperti yang terjadi pada Ibnu Hirzihim.
Begitu juga yang terjadi di zaman ''Salafus Sholeh'', ada yang mengatakan bahwa ulama’ yang baik adalah ulama’ yang suka terhadap kitab-kitab karya Imam Al-Ghozali, begitu pula sebaliknya. Kerena dalam karya Imam Al-Ghozali tersebut banyak menyinggung tentang kehidupan didunia ini, hal ini tentu menjadi bahan itropeksi oleh para ulama’ yang baik, tetapi berbeda dengan apa yang dialami oleh ulama’ yang tidak suka akan hal tersebut. Seperti yang terjadi pada Ibnu Hirzihim.


Line 16: Line 16:


'''(Ziyad Mubarok)'''
'''(Ziyad Mubarok)'''
== Source ==
== Source ==
* [https://sirojuth-tholibin.net/kemuliaan-kitab-ihya-ulumuddin/ sirojuth-tholibin.net]
* [https://sirojuth-tholibin.net/kemuliaan-kitab-ihya-ulumuddin/ sirojuth-tholibin.net]