Sirbin:Semilir Angin Akhlak Simbah Kiai Umar: Difference between revisions
Created page with "“Kamu mau berangkat mondok, Nak?” tanya sang bapak kepadanya. Dan belum juga sang anak menjawab sang bapak sudah meneruskan kalimatnya, “beragkatlah ke pesantren. Tapi aku berika tiga syarat untuk kau lakukan.” “Apa tiga syarat itu, Bapak?” tanya sang anak. “Pertama, jangan pernah pulang selama tiga tahun… tiga bulan… tiga minggu… tiga hari… Kedua, jangan pernah mengharap kiriman dari rumah. Ketiga, berkhidmahlah pada kiaimu, buat kiaimu selalu ri..." |
No edit summary |
||
| Line 1: | Line 1: | ||
[[File:WEB-MBAH-UMAR-AKHLAK-777x437.png|thumb|345x345px|Semilir Angin Akhlak Simbah Kiai Umar]] | |||
“Kamu mau berangkat mondok, Nak?” tanya sang bapak kepadanya. Dan belum juga sang anak menjawab sang bapak sudah meneruskan kalimatnya, “beragkatlah ke pesantren. Tapi aku berika tiga syarat untuk kau lakukan.” | “Kamu mau berangkat mondok, Nak?” tanya sang bapak kepadanya. Dan belum juga sang anak menjawab sang bapak sudah meneruskan kalimatnya, “beragkatlah ke pesantren. Tapi aku berika tiga syarat untuk kau lakukan.” | ||
“Apa tiga syarat itu, Bapak?” tanya sang anak. | “Apa tiga syarat itu, Bapak?” tanya sang anak. | ||
| Line 47: | Line 47: | ||
(Tulisan ini pernah dimuat di Majalah Gema Sirojuth Tholibin edisi 5 “Dakwah Digital” Tahun 2017) | (Tulisan ini pernah dimuat di Majalah Gema Sirojuth Tholibin edisi 5 “Dakwah Digital” Tahun 2017) | ||
== Source == | == Source == | ||
* [http://sirojuth-tholibin.net/semilir-angin-akhlak-simbah-kiai-umar/ sirojuth-tholibin.net] | * [http://sirojuth-tholibin.net/semilir-angin-akhlak-simbah-kiai-umar/ sirojuth-tholibin.net] | ||