Jump to content

Komunikasi Data dan Jaringan:Eternet Networking: Difference between revisions

From Wiki
Line 102: Line 102:
#Menghubungkan port LAN router ke port uplink switch/hub (biasanya digunakan untuk memperluas jaringan)
#Menghubungkan port LAN router ke port uplink switch/hub (biasanya digunakan untuk memperluas jaringan)
#Menyambungkan 2 sakelar/hub dengan salah satu sakelar/hub menggunakan port uplink dan yang satunya menggunakan port normal.
#Menyambungkan 2 sakelar/hub dengan salah satu sakelar/hub menggunakan port uplink dan yang satunya menggunakan port normal.
[[File:Eternet Networking 7.png|thumb|center]]


===Susunan Kabel UTP (Straight & Cross) Kabel Cross===
===Susunan Kabel UTP (Straight & Cross) Kabel Cross===

Revision as of 06:36, 28 February 2022

Ethernet

Ethernet adalah sebuah standar protokol komunikasi dalam jaringan komputer yang menggunakan sebuah media untuk memungkinkan semua host yang terhubung dalam jaringan agar dapat berkomnikasi dengan bandwidth yang sama

Metode Komunikasi Data

Komunikasi data merupakan suatu kegiatan bertukar data atau informasi antar dua atau lebih pengguna melalui sebuah media komunikasi.

Metode komunikasi data adalah menggabungkan prinsip komunikasi antara dua buah komputer sehingga masing-masing komputer dapat melakukan pertukaran data.

Berdasarkan arah pertukaran data, komunikasi data terbagi atas dua metode, yaitu

  • Simplex (Komunikasi satu arah)
  • Duplex (Komunikasi dua arah)

SIMPLEX

SIMPLEX Adalah mode komunikasi satu arah. Di sini pihak penerima tidak dapat memberikan informasi balikan. Atau sering juga disebut komunikasi broadcast (media penyiaran). Karena melalui satu arah saja, komunikasi ini tidak terjadi secara interaktif, informasi hanya disampaikan melalui satu titik saja.

Metode simplex ini dimanfaatkan oleh teknologi seperti Televisi dan Radio

DUPLEX

Duplex adalah komunikasi data yang dilakukan menggunakan dua arah. Dimana antara penerima dan pengirim dapat saling bertukar informasi dan saling berkomunikasi. Metode duplexing ini terbagi menjadi dua, yaitu:

  • HALF DUPLEX: Adalah media komunikasi dua arah. Namun berbeda dengan simplex, half duplex berkomunikasi dua arah secara saling bergantian atau tidak dalam waktu yang bersamaan. Jadi saat terjadi komunikasi antara A dan B. Saat A mengirim informasi (berbicara) maka B akan menerima informasi (mendengarkan). Demikian terjadi proses yang sebaliknya (vice versa). Contoh media yang menggunakan media ini adalah radio walkie talkie.
  • FULL DUPLEX: Meotde ini memungkinkan komunikasi antar kedua belah pihak dapat saling berbagi informasi dan berkomunikasi secara interaktif dan dalam waktu yang bersamaan. Alat komunikasi yang menggunakan metode ini adalah telephone, handphone, dan sebagainya. Umumnya alat yang memanfaatkan metode komunikasi ini menggunakan dua jalur komunikasi.

Collision Domain Dan Broadcast Domain

Collision Domain Dan Broadcast Domain

Collision adalah situasi dimana terjadinya tabrakan, dan ini terjadi di jaringan hub

Broadcast Domain yaitu mengirimkan pesan ke semua kontak yang kita punya, sedangkan kontak yang tidak dikenal, tidak akan tahu mengenai pesan tersebut. terjadi di jaringan hub dan Switch

Protokol (CSMA/CD) pada Ethernet

Jaringan ethernet menggunakan protokol yang di namakan Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection (CSMA/CD). Protokol ini membantu perangkat untuk berbagi bendwith dengan cara mencegah setiap perangkat mengirim rafik secara bersamaan.

Dengan kata lain (CSMA/CD). Memastikan bahwa dalam satu waktu hanya boleh 1 perangkat saja yang mengirim trafik.

Cara kerja Protokol (CSMA/CD) pada Ethernet

Cara kerja Protokol (CSMA/CD) pada Ethernet

Jika terjadi collision maka setiap perangkat akan dikirim “Signal jamming” yang berisi random clock. Ketika clock setiap perangkat berbeda, maka perangkat dapat mengirim trafik kembali. Tentunya hal ini terjadi secara cepat, sehingga tidak terlihat dampaknya ketika jaringan hanya berisi 5 sampai 10 komputer dengan aktifitas rendah.

Jika collision terjadi setelah 10x lebih pada port hub maka akan terjadi time out dan perangkat gagal mengirimkan trafik.

Trafik dapat diartikan sebagai perpindahan informasi dari satu tempat ke tempat lain melalui jaringan telekomunikasi

MAC Address

MAC Address adalah singkatan dari Media Access Control Address, merupakan sebuah alamat fisik sebuah antar-muka jaringan yang sifatnya unik dan berfungsi sebagai identitas bagi perangkat tersebut.

Alamat ini sudah dibuat oleh pabrik Network Interface Card (NIC) dan disimpan secara permanen pada Read Only Memory (ROM) pada perangkat.

Dalam bahasa sederhana, MAC Address juga disebut hardware address atau alamat fisik sebuah perangkat. Sepanjang sebuah perangkat bisa terkoneksi ke internet, maka perangkat tersebut memiliki MAC Address. Misalnya adalah Bluetooth, Ethernet, FireWire, ATM, 802.11 Wireless Network, FDDI, ZigBee Networks,

MAC Address terdiri dari 12 digit bilangan heksadesimal yang dibagi menjadi 6 segmen (masing-masing 2 digit).

  • 3 segmen pertama merupakan kode vendor atau pembuat kartu jaringan tersebut,
  • 3 segmen berikutnya merupakan serial number kartu tersebut.

MAC Address merupakan susunan dari 12 digit bilangan heksadesimal, yang dapat diuraikan menjadi 48 digit bilangan biner

Setiap kelompok dipisahkan dengan tanda (:) atau (-). Misalnya adalah:

  • 01-26-56-75-7D-ab, atau
  • 01:26:56:75:7D:ab

Menampilkan alamat MAC

Beberapa utilitas jaringan dapat menampilkan alamat MAC, yakni sebagai berikut:

  • IPCONFIG (dalam Windows NT, Windows 2000, Windows XP dan Windows Server 2003).
  • WINIPCFG (dalam Windows 95, Windows 98, dan Windows Millennium Edition).
  • /sbin/ifconfig (dalam keluarga sistem operasi UNIX)

Kabel Ethernet

Kabel Ethernet dibagi menjadi beberapa kategori (Cat) dari CAT3 sampai CAT8. Sementara CAT3 secara umum tidak lagi dipakai, kategori kabel CAT5-CAT7 paling umum ditemukan di industri.

Namun, standar CAT5e masih menjadi standar yang paling banyak dipakai dalam teknologi otomatisasi. Terdapat 2 jenis kabel dalam ethernet yang sering digunakan yaitu: Kabel Straight dan Kabel Crossover

Kabel Straight dan Kabel Crossover

Kabel straight ataupun kabel Crossover atau sering disingkat kabel cross merupakan merupakan kabel jaringan ethernet/LAN, dimana jenis kabel straight dan cross ini terbuat dari 4 pasang kabel berkinerja tinggi yang terdiri dari konduktor berpilin yang berfungsi sebagai alat transmisi data, kedua ujung kabel itu menggunakan konektor RJ45.

Jenis - Jenis Kabel Straight dan Kabel Crossover

Kabel yang sering digunakan untuk membuat kabel ethernet bertipe straight dan cross adalah kabel UTP

Jenis-jenis kabel UTP serta kegunaanya

  1. Kabel UTP Cat 1 digunakan untuk menghubungkan jaringan telepon
  2. Kabel UTP Cat 2 digunakan untuk mendukung Token Ring lewat UTP yang memiliki standar kecepatan maksimum 4 Mbps
  3. Kabel UTP Cat 3 merupakan jenis kabel UTP yang dulunya sangat populer digunakan untuk membuat kabel straight dan kabel crossover dengan standar kecepatan maksimum 10 Mbps
  4. Kabel UTP Cat 4 umumnya dipakai pada jaringan versi cepat Token Ring dengan standar kecepatan maksimum 16 Mbps
  5. Kabel UTP Cat 5 merupakan jenis kabel LAN paling populer digunakan saat ini untuk membuat kabel straight dan kabel cross, disamping harga kabelnya tidak terlalu mahal juga memiliki standar kecepatan maksimum 100Mbps.
  6. Kabel UTP Cat 5e merupakan jenis kabel UTP yang lebih unggul dibanding Cat 5 dengan tingkat emisi lebih rendah serta standar kecepatan maksimum 1 Gigabps, tetapi memiliki harga yang lebih mahal. Kabel UTP jenis ini sangat cocok untuk jaringan Gigabit.
  7. Kabel UTP Cat 6 adalah jenis kabel UTP paling powerfull dengan standar kecepatan maksimum 10 Gigabps yang mendukung proses transfer data dengan kecepatan 2 multigigabit.

Susunan Kabel UTP (Straight & Cross) Kabel Straight

Dikatakan kabel straight atau kabel lurus karena kedua sisi (sisi A dan sisi B) kabel memiliki susunan kawat dengan warna yang sama/lurus

Kabel straight digunakan untuk menghubungkan berbagai jenis perangkat yaitu

  1. Menyambungkan komputer ke port normal sakelar/hub.
  2. Menyambungkan komputer ke port LAN modem kabel / DSL.
  3. Menghubungkan port WAN router ke port LAN modem kabel / DSL.
  4. Menghubungkan port LAN router ke port uplink switch/hub (biasanya digunakan untuk memperluas jaringan)
  5. Menyambungkan 2 sakelar/hub dengan salah satu sakelar/hub menggunakan port uplink dan yang satunya menggunakan port normal.

Susunan Kabel UTP (Straight & Cross) Kabel Cross

Pada pemasangan kabel UTP tipe crossover maka perlu berhati-hati mengingat kedua sisi (sisi A dan sisi B) kabel memiliki susunan kawat dengan urutan warna yang berbeda.

Kabel straight digunakan untuk menghubungkan berbagai jenis perangkat yaitu

  1. Menghubungkan 2 komputer secara langsung
  2. Menghubungan port LAN router ke port normal switch/hub. (umumnya digunakan untuk memperluas jaringan)
  3. Menghubungkan 2 switch/hub dengan menggunakan port normal di kedua switch/hub.