Ubuntu:Permission File: Difference between revisions

No edit summary
Line 1: Line 1:
[[File:Linux permission.jpeg|thumb]]
Perintah <code>chmod</code> ini digunakan untuk mengganti permission dari sebuah file/folder. Pada dasarnya, setiap file dapat diakses oleh 3 jenis pengguna yaitu:
Perintah <code>chmod</code> ini digunakan untuk mengganti permission dari sebuah file/folder. Pada dasarnya, setiap file dapat diakses oleh 3 jenis pengguna yaitu:
{| class="wikitable"
{| class="wikitable"
|+
|+
Line 12: Line 12:
| others || Semua pengguna lainnya dalam sistem yang bukan owner atau member dari sebuah grup.
| others || Semua pengguna lainnya dalam sistem yang bukan owner atau member dari sebuah grup.
|}
|}
Perintah ls -l, bisa digunakan untuk melihat permission pada file dan ownernya. Sebagai contoh, ls -l file1.txt akan menampilkan:
Perintah ls -l, bisa digunakan untuk melihat permission pada file dan ownernya. Sebagai contoh, ls -l file1.txt akan menampilkan:
  rwxr–rw- 1 user user 0 Jan 19 12:59 file1.txt
  rwxr–rw- 1 user user 0 Jan 19 12:59 file1.txt
“-rwxr–rw-“ – Bagian ini akan menampilkan permission. Ada 3 huruf yang mungkin akan sering Anda lihat: r, w, x, d.
“-rwxr–rw-“ – Bagian ini akan menampilkan permission. Ada 3 huruf yang mungkin akan sering Anda lihat: r, w, x, d.


Line 21: Line 19:


Huruf w artinya permision untuk menulis file/folder (edit, hapus, dll). Terakhir, huruf r artinya adalah read. Jika kita memiliki permission untuk membacara, kita bisa membaca isi dari file, namun hanya itu saja. Kita tidak bisa meng-edit atau mengeksekusi file tersebut.
Huruf w artinya permision untuk menulis file/folder (edit, hapus, dll). Terakhir, huruf r artinya adalah read. Jika kita memiliki permission untuk membacara, kita bisa membaca isi dari file, namun hanya itu saja. Kita tidak bisa meng-edit atau mengeksekusi file tersebut.
*<code>1</code> – Jumlah hard links. Biasanya hard link merupakan nama tambahan untuk sebuah file.
*<code>1</code> – Jumlah hard links. Biasanya hard link merupakan nama tambahan untuk sebuah file.
*<code>user user</code> – Menampilkan pemilik (owner) dan group owner dari file.
*<code>user user</code> – Menampilkan pemilik (owner) dan group owner dari file.
Line 27: Line 24:
*<code>Jan 19 12:59</code> – Menampilkan kapan terakhir kali file dimodifikasi.
*<code>Jan 19 12:59</code> – Menampilkan kapan terakhir kali file dimodifikasi.
*<code>file1.txt</code> – Nama file/folder
*<code>file1.txt</code> – Nama file/folder
Kembali ke perintah chmod. Perintah ini akan memungkinkan kita untuk menggati permission dari file/folder. Kita akan belajar bagaimana cara melakukannya hanya dengan menyertakan nomor-nomor secara bersamaan. Setiap tipe permission memiliki nomornya masing-masing:
Kembali ke perintah chmod. Perintah ini akan memungkinkan kita untuk menggati permission dari file/folder. Kita akan belajar bagaimana cara melakukannya hanya dengan menyertakan nomor-nomor secara bersamaan. Setiap tipe permission memiliki nomornya masing-masing:
*<code>r</code> (read) – 4
*<code>r</code> (read) – 4
*<code>w</code> (write) – 2
*<code>w</code> (write) – 2
*<code>x</code> (execute) – 1
*<code>x</code> (execute) – 1
Jadi, contohnya, jika Anda ingin mengatur permission file1.txt menjadi:
Jadi, contohnya, jika Anda ingin mengatur permission file1.txt menjadi:
  rwxr–rw- 1 user user 0 Jan 19 12:59 file1.txt
  rwxr–rw- 1 user user 0 Jan 19 12:59 file1.txt
Maka perintah yang kita gunakan adalah:
Maka perintah yang kita gunakan adalah:
  chmod 746 file1.txt
  chmod 746 file1.txt
Pada dasarnya, setiap nomor dalam perintah ini merepresentasikan permission untuk salah satu tipe user (owner, group owner, dll).
Pada dasarnya, setiap nomor dalam perintah ini merepresentasikan permission untuk salah satu tipe user (owner, group owner, dll).


Line 55: Line 45:


Berikut ini adalah list yang paling sering digunakan untuk file:
Berikut ini adalah list yang paling sering digunakan untuk file:
{| class="wikitable"
{| class="wikitable"
|+  
|+  
Line 75: Line 64:
| -rwxrwxrwx || 777 || Pemilik, kelompok dan orang lain bisa membaca, menulis dan melaksanakan.
| -rwxrwxrwx || 777 || Pemilik, kelompok dan orang lain bisa membaca, menulis dan melaksanakan.
|}
|}
Permission yang umum digunakan untuk direktori:
Permission yang umum digunakan untuk direktori:
{| class="wikitable"
{| class="wikitable"
|+  
|+  
Line 87: Line 74:
| drwxr-xr-x || 755 || Pemilik, kelompok dan lain-lain bisa membaca direktori, tapi pemiliknya hanya bisa mengubah isinya.
| drwxr-xr-x || 755 || Pemilik, kelompok dan lain-lain bisa membaca direktori, tapi pemiliknya hanya bisa mengubah isinya.
|}
|}
Ada cara lain untuk mengubah permission dengan menggunakan perintah chmod, namun kami merekomendasikan Anda untuk mempelajari salah satunya dan menggunakannya setiap saat (penggunaan angka seperti di atas).
Ada cara lain untuk mengubah permission dengan menggunakan perintah chmod, namun kami merekomendasikan Anda untuk mempelajari salah satunya dan menggunakannya setiap saat (penggunaan angka seperti di atas).
==Terkait==
==Terkait==
*[[Upgrade Ubuntu 20.04 ke Ubuntu 21.04 menggunakan Command Line]]
*[[Upgrade Ubuntu 20.04 ke Ubuntu 21.04 menggunakan Command Line]]
Line 102: Line 87:
*[[Ubuntu:Encrypt File]]
*[[Ubuntu:Encrypt File]]
*[[Ubuntu:Create Partitions]]
*[[Ubuntu:Create Partitions]]
==Source==
==Source==
*[https://bit.ly/3ceIfc1 hostinger.co.id]
*[https://bit.ly/3ceIfc1 hostinger.co.id]
[[Category:Tutorial]]
[[Category:Tutorial]]
[[Category:Linux]]
[[Category:Linux]]
[[Category:Server]]
[[Category:Server]]