Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP): Difference between revisions
Created page with "Dynamic Host Configuration Protocol atau yang sering disingkat DHCP merupakan protokol client-server yang digunakan untuk memberikan alamat IP kepada komputer client/ perangkat jaringan secara otomatis. Alasan mengapa banyak yang menerapkan DHCP adalah kemudahannya dalam pemberian alamat IP kepada komputer client/ perangkat jaringan (walau dalam jumlah yang banyak) secara otomatis. Jadi kita tidak perlu memberikan alamat IP secara manual kepada setiap komputer satu per..." |
|||
| Line 8: | Line 8: | ||
== Fungsi DHCP == | == Fungsi DHCP == | ||
[[File:Dhcp 1.png|thumb]] | |||
Setelah mengetahui pengertian DHCP, anda juga harus tahu apa saja fungsi dari DHCP. DHCP dibagi menjadi tiga yaitu DHCP lease, DHCP scope, dan DHCP option. Setiap jenisnya memiliki fungsi yang berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya, pahami uraian berikut ini : | Setelah mengetahui pengertian DHCP, anda juga harus tahu apa saja fungsi dari DHCP. DHCP dibagi menjadi tiga yaitu DHCP lease, DHCP scope, dan DHCP option. Setiap jenisnya memiliki fungsi yang berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya, pahami uraian berikut ini : | ||
| Line 52: | Line 53: | ||
== Cara Kerja DHCP Server == | == Cara Kerja DHCP Server == | ||
[[File:Dhcp 2.png|thumb]] | |||
Ketika pengguna menyalakan komputer dan menghubungkannya ke server dengan layanan ini, otomatis komputer akan meminta alamat IP ke server. Kemudian server menjawab permintaan tersebut hingga akhirnya komputer mendapatkan alamat IP dan terhubung ke jaringan. | Ketika pengguna menyalakan komputer dan menghubungkannya ke server dengan layanan ini, otomatis komputer akan meminta alamat IP ke server. Kemudian server menjawab permintaan tersebut hingga akhirnya komputer mendapatkan alamat IP dan terhubung ke jaringan. | ||