Nginx:Mengaktifkan file listing: Difference between revisions
No edit summary |
|||
| (One intermediate revision by the same user not shown) | |||
| Line 1: | Line 1: | ||
<syntaxhighlight lang="nginx" line="1"> | |||
location /somedirectory/ { | |||
autoindex on; | |||
} | |||
</syntaxhighlight> | |||
==Arahan Nginx AutoIndex== | ==Arahan Nginx AutoIndex== | ||
Selain menggunakan atau mematikan AutoIndex, ada juga tiga arahan lain yang dapat Anda konfigurasi dengan modul ini. Sebagai berikut: | Selain menggunakan atau mematikan <code>AutoIndex</code>, ada juga tiga arahan lain yang dapat Anda konfigurasi dengan modul ini. Sebagai berikut: | ||
*<code>autoindex_exact_size;</code> -- Arahan ini menentukan apakah NGINX harus menampilkan ukuran file yang tepat dari output dalam indeks direktori atau hanya bulat ke KB, MB, atau GB terdekat. Arahan ini memiliki dua opsi: hidup atau mati. | *<code>autoindex_exact_size;</code> -- Arahan ini menentukan apakah [[Nginx|NGINX]] harus menampilkan ukuran file yang tepat dari output dalam indeks direktori atau hanya bulat ke KB, MB, atau GB terdekat. Arahan ini memiliki dua opsi: hidup atau mati. | ||
*<code>autoindex_format;</code> -- Arahan ini menentukan format apa yang dicantumkan indeks nginx yang harus dikeluarkan untuk. Arahan ini memiliki empat pilihan: HTML, XML, JSON, atau JSONP. | *<code>autoindex_format;</code> -- Arahan ini menentukan format apa yang dicantumkan indeks [[nginx]] yang harus dikeluarkan untuk. Arahan ini memiliki empat pilihan: HTML, XML, JSON, atau JSONP. | ||
*<code>autoindex_localtime;</code> -- Arahan ini menentukan apakah waktu untuk daftar direktori harus dikeluarkan ke waktu atau UTC setempat. Arahan ini memiliki dua opsi: hidup atau mati. | *<code>autoindex_localtime;</code> -- Arahan ini menentukan apakah waktu untuk daftar direktori harus dikeluarkan ke waktu atau UTC setempat. Arahan ini memiliki dua opsi: hidup atau mati. | ||
Contoh arahan lokasi menggunakan semua empat opsi AutoIndex bisa menyerupai yang berikut ini. | Contoh arahan lokasi menggunakan semua empat opsi AutoIndex bisa menyerupai yang berikut ini. | ||
<syntaxhighlight lang="nginx" line="1"> | |||
location /somedirectory/ { | |||
autoindex on; | |||
autoindex_exact_size off; | |||
autoindex_format html; | |||
autoindex_localtime on; | |||
} | |||
</syntaxhighlight> | |||
==Source== | ==Source== | ||
*[https://www.keycdn.com/support/nginx-directory-index keycdn.com] | *[https://www.keycdn.com/support/nginx-directory-index keycdn.com] | ||