Jump to content

Hardware jaringan: Access Point: Difference between revisions

From Wiki
Created page with "Biasanya, perangkat Access Point akan mudah kita jumpai di kantor-kantor yang memiliki banyak karyawan untuk dapat terhubung ke jaringan internet dan mengerjakan berbagai pekerjaan, biasanya kantor menggunakan wireless Access Point, maka para karyawan akan lebih fleksibel, mudah, praktis, dan cepat dalam melakukan pekerjaan jika selalu terhubung dengan dengan internet, sekalipun berpindah dari satu ruangan ke ruangan lainnya. Lalu, apa itu Access Point? Mungkin sebagian..."
 
 
(2 intermediate revisions by the same user not shown)
Line 1: Line 1:
Biasanya, perangkat Access Point akan mudah kita jumpai di kantor-kantor yang memiliki banyak karyawan untuk dapat terhubung ke jaringan internet dan mengerjakan berbagai pekerjaan, biasanya kantor menggunakan wireless Access Point, maka para karyawan akan lebih fleksibel, mudah, praktis, dan cepat dalam melakukan pekerjaan jika selalu terhubung dengan dengan internet, sekalipun berpindah dari satu ruangan ke ruangan lainnya. Lalu, apa itu Access Point?
[[File:Access point ubuquity.png|thumb]]'''Access Point''' (AP) atau Titik Akses adalah perangkat keras dalam jaringan komputer yang berfungsi sebagai titik pusat untuk melayani komunikasi pada jaringan nirkabel (''Wireless LAN''), menghubungkan perangkat nirkabel dengan sistem distribusi kabel (''backbone''). Perangkat ini bekerja dengan mengirim dan menerima data melalui media udara menggunakan teknologi frekuensi radio, memungkinkan perangkat seperti laptop atau gawai untuk terhubung ke jaringan lokal maupun internet tanpa kabel fisik,,.


Mungkin sebagian dari kamu sudah tahu apa itu Access Point. Pengertian Access Point ialah sebuah perangkat keras jaringan PC yang menghubungkan piranti nirkabel (tidak menggunakan kabel) dengan jaringan internet lokal menggunakan teknologi seperti wireless, WiFi, bluetooth, dan lain-lain.
== Fungsi dan Cara Kerja ==
Dalam topologi infrastruktur, Access Point bertindak sebagai hub pusat di mana setiap PC atau perangkat klien mengirim dan menerima data melaluinya. Saat menerima data, Access Point dapat mentransfer data tersebut melalui jaringan Ethernet kabel atau memancarkan kembali sinyal radio dengan jangkauan yang lebih jauh ke perangkat lain dalam area cakupannya.


Biasanya, Access Point sering dikenal dengan nama WLAN atau wireless local area network, yang mana fungsi dari perangkat ini adalah untuk menerima maupun mengirim data berasal dari adapter wireless.
Fungsi utama Access Point meliputi:


Access Point memiliki dua komponen, yaitu transceiver dan antena, yang mana dua komponen tersebut berfungsi untuk menerima sinyal internet serta memancarkan sinyal internet atau pun sinyal yang terhubung ke client server. Biasanya Access Point akan dihubungkan dengan perangkat keras lain, seperti hub, switch, atau router melalui kabel ethernet agar bisa memancarkan sinyal.
* '''Konektivitas Nirkabel''': Menyediakan koneksi jaringan bagi pengguna di area sekitar (cakupan).
* '''Distribusi Internet''': Menjadi gerbang bagi perangkat ''mobile'' untuk mendapatkan alamat IP (biasanya melalui DHCP) dan mengakses internet,.
* '''Identifikasi Jaringan''': Memancarkan SSID (''Service Set Identifier'') sebagai identitas jaringan agar dapat dikenali oleh klien,.


Segala produk perangkat keras memiliki kelebihan, termasuk Access Point. Kelebihan yang akan kita dapat jika menggunakan Access Point ialah sinyal WiFi yang dipancarkan lumayan luas, yaitu menjangkau semua ruangan, bahkan jika terhalang tembok atau sekat antar ruangan.
== Standar dan Frekuensi ==
Operasional Access Point mengacu pada standar IEEE 802.11 yang ditetapkan oleh lembaga standardisasi internasional. Perkembangan standar ini meliputi:


== Tipe-Tipe Perangkat Access Point ==
* '''802.11a''': Dirilis tahun 1999, menggunakan modulasi OFDM dan beroperasi pada frekuensi 5 GHz.
* '''802.11b''': Dirilis Juli 1999, bekerja pada frekuensi 2.4 GHz dengan kecepatan transfer data maksimal 11 Mbps,.
* '''802.11g''': Dirilis tahun 2002, bekerja pada frekuensi 2.4 GHz dengan kecepatan maksimal 54 Mbps dan kompatibel dengan perangkat 802.11b.
* '''802.11n''': Meningkatkan ''throughput'' hingga 300 Mbit/s menggunakan teknologi MIMO (''Multiple Input Multiple Output'') dan saluran lebar 40 MHz. Standar ini dapat beroperasi pada frekuensi 2.4 GHz maupun 5 GHz,.


=== '''1. Repeater Mode''' ===
Frekuensi 2.4 GHz memiliki kerentanan terhadap interferensi dari peralatan lain seperti oven gelombang mikro, sedangkan frekuensi 5 GHz (5.1–5.8 GHz) menawarkan opsi alternatif dengan rentang yang lebih luas,.
Access Point pada tipe ini berfungsi untuk menambah cakupan jangkauan sinyal nirkabel dengan Service Set Identifier atau SSID dan untuk keamanan yang sama. Biasanya, mode seperti ini digunakan untuk menguatkan sinyal di tempat yang mempunyai jaringan wireless tapi pemancaran sinyalnya lemah atau tidak merata, misalnya di pegunungan.


=== '''2. Access Point Mode''' ===
== Mode Operasi ==
Kemudian, Access Point pada tipe ini, merupakan perangkat yang bisa digunakan untuk menyambungkan jaringan nirkabel dan kabel. Sistem kerja Access Point ini hampir sama seperti switch, dan biasanya terletak di balik router. Access Point tipe ini, akan sering kita temui di tempat yang menyediakan jaringan berkabel.
Perangkat Access Point, khususnya pada sistem operasi MikroTik RouterOS, mendukung berbagai mode operasi untuk kebutuhan topologi yang berbeda:


=== '''3. Client Mode''' ===
* '''AP Bridge''': Mode ini menjadikan perangkat sebagai pemancar pusat untuk melayani banyak pengguna (''Point to Multi Point''). Mode ini memungkinkan fungsi ''bridging'' untuk menggabungkan antarmuka nirkabel dan kabel dalam satu segmen jaringan,.
Kemudian fungsi client mode. Access Point tipe ini dapat kita temui pada perangkat elektronik yang mempunyai port ethernet, misalnya PC, laptop, dan lain sebagainya.
* '''Bridge''': Digunakan untuk koneksi ''Point to Point'' (PTP), di mana Access Point hanya melayani satu klien.
* '''Virtual Access Point (VAP)''': Fitur yang memungkinkan satu antarmuka fisik nirkabel membuat beberapa Access Point virtual dengan SSID dan alamat MAC yang berbeda. Fitur ini berguna untuk memisahkan jaringan, misalnya membedakan akses untuk karyawan dan tamu menggunakan satu perangkat fisik,.
* '''WDS (Wireless Distribution System)''': Sistem yang memungkinkan interkoneksi antar Access Point untuk memperluas jangkauan jaringan tanpa harus membangun ''backbone'' kabel di setiap titik,.
* '''Nstreme''': Protokol ''proprietary'' MikroTik yang digunakan untuk meningkatkan kinerja dan ''throughput'' pada tautan nirkabel jarak jauh.


=== '''4. Wireless Router Mode''' ===
== Interferensi dan Tantangan Teknis ==
Lalu sebagai wireless router mode. Access Point pada tipe ini mempunyai kemampuan untuk membagikan suatu koneksi internet dengan beberapa client sekaligus. Dalam mode wireless router ini, hanya ada satu port Wide Area Network atau WAN yang dapat mensupport beberapa jenis koneksi.
Kinerja Access Point dapat dipengaruhi oleh interferensi sinyal. Jenis interferensi meliputi:


=== '''5. Bridge Mode''' ===
* '''Interferensi Langsung (Direct Interference)''': Disebabkan oleh perangkat 802.11 lain yang beroperasi pada frekuensi atau kanal yang sama (''Co-Channel Interference''),.
Terakhir, ada Access yang tipe bridge mode, yang mempunyai cara kerja dengan membuat jaringan individu atau mandiri melalui satu internet untuk dua group. Alat ini juga berfungsi memanfaatkan jaringan nirkabel kemudian menyebarkannya menggunakan SSID, dengan kata sandi yang sama. Jenis Access Point tipe ini sering kita temui di tempat-tempat seperti perumahan, cafe, dan perkantoran yang menyediakan layanan ini tanpa harus memasukkan password.
* '''Interferensi Tidak Langsung (Indirect Interference)''': Disebabkan oleh perangkat non-802.11 yang bekerja pada spektrum frekuensi yang sama.
* '''Interferensi Jalur (Path Interference)''': Terjadi akibat pemantulan (''reflection''), pembiasan (''refraction''), difraksi, dan hamburan (''scattering'') oleh benda fisik seperti dinding atau logam.
 
Untuk mengatasi masalah interferensi, teknologi '''[[Beamforming]]''' dapat digunakan. Metode pemrosesan sinyal ini memfokuskan transmisi sinyal ke arah klien tertentu secara konstruktif, sehingga meminimalkan interferensi dari arah lain dan meningkatkan rasio sinyal terhadap gangguan (SINR),,.
 
== Keamanan ==
Dalam implementasinya, Access Point harus diamankan untuk mencegah akses yang tidak sah. Pengamanan dapat dilakukan menggunakan profil keamanan (''Security Profile'') dengan metode autentikasi seperti WPA/WPA2 (''Wi-Fi Protected Access''). Selain itu, mekanisme ''Access List'' dapat diterapkan untuk memfilter perangkat klien yang diizinkan terhubung berdasarkan alamat MAC,.


== Source ==
== Source ==


* [https://www.gramedia.com/literasi/access-point/ gramedia.com]
* [https://www.gramedia.com/literasi/access-point/ gramedia.com]
[[Category:Jaringan Komputer]]
[[Category:Jaringan Komputer]]
[[Category:Network]]
[[Category:Jaringan]]
[[Category:Jaringan]]
[[Category:Hardware]]

Latest revision as of 06:49, 22 December 2025

Access Point (AP) atau Titik Akses adalah perangkat keras dalam jaringan komputer yang berfungsi sebagai titik pusat untuk melayani komunikasi pada jaringan nirkabel (Wireless LAN), menghubungkan perangkat nirkabel dengan sistem distribusi kabel (backbone). Perangkat ini bekerja dengan mengirim dan menerima data melalui media udara menggunakan teknologi frekuensi radio, memungkinkan perangkat seperti laptop atau gawai untuk terhubung ke jaringan lokal maupun internet tanpa kabel fisik,,.

Fungsi dan Cara Kerja

Dalam topologi infrastruktur, Access Point bertindak sebagai hub pusat di mana setiap PC atau perangkat klien mengirim dan menerima data melaluinya. Saat menerima data, Access Point dapat mentransfer data tersebut melalui jaringan Ethernet kabel atau memancarkan kembali sinyal radio dengan jangkauan yang lebih jauh ke perangkat lain dalam area cakupannya.

Fungsi utama Access Point meliputi:

  • Konektivitas Nirkabel: Menyediakan koneksi jaringan bagi pengguna di area sekitar (cakupan).
  • Distribusi Internet: Menjadi gerbang bagi perangkat mobile untuk mendapatkan alamat IP (biasanya melalui DHCP) dan mengakses internet,.
  • Identifikasi Jaringan: Memancarkan SSID (Service Set Identifier) sebagai identitas jaringan agar dapat dikenali oleh klien,.

Standar dan Frekuensi

Operasional Access Point mengacu pada standar IEEE 802.11 yang ditetapkan oleh lembaga standardisasi internasional. Perkembangan standar ini meliputi:

  • 802.11a: Dirilis tahun 1999, menggunakan modulasi OFDM dan beroperasi pada frekuensi 5 GHz.
  • 802.11b: Dirilis Juli 1999, bekerja pada frekuensi 2.4 GHz dengan kecepatan transfer data maksimal 11 Mbps,.
  • 802.11g: Dirilis tahun 2002, bekerja pada frekuensi 2.4 GHz dengan kecepatan maksimal 54 Mbps dan kompatibel dengan perangkat 802.11b.
  • 802.11n: Meningkatkan throughput hingga 300 Mbit/s menggunakan teknologi MIMO (Multiple Input Multiple Output) dan saluran lebar 40 MHz. Standar ini dapat beroperasi pada frekuensi 2.4 GHz maupun 5 GHz,.

Frekuensi 2.4 GHz memiliki kerentanan terhadap interferensi dari peralatan lain seperti oven gelombang mikro, sedangkan frekuensi 5 GHz (5.1–5.8 GHz) menawarkan opsi alternatif dengan rentang yang lebih luas,.

Mode Operasi

Perangkat Access Point, khususnya pada sistem operasi MikroTik RouterOS, mendukung berbagai mode operasi untuk kebutuhan topologi yang berbeda:

  • AP Bridge: Mode ini menjadikan perangkat sebagai pemancar pusat untuk melayani banyak pengguna (Point to Multi Point). Mode ini memungkinkan fungsi bridging untuk menggabungkan antarmuka nirkabel dan kabel dalam satu segmen jaringan,.
  • Bridge: Digunakan untuk koneksi Point to Point (PTP), di mana Access Point hanya melayani satu klien.
  • Virtual Access Point (VAP): Fitur yang memungkinkan satu antarmuka fisik nirkabel membuat beberapa Access Point virtual dengan SSID dan alamat MAC yang berbeda. Fitur ini berguna untuk memisahkan jaringan, misalnya membedakan akses untuk karyawan dan tamu menggunakan satu perangkat fisik,.
  • WDS (Wireless Distribution System): Sistem yang memungkinkan interkoneksi antar Access Point untuk memperluas jangkauan jaringan tanpa harus membangun backbone kabel di setiap titik,.
  • Nstreme: Protokol proprietary MikroTik yang digunakan untuk meningkatkan kinerja dan throughput pada tautan nirkabel jarak jauh.

Interferensi dan Tantangan Teknis

Kinerja Access Point dapat dipengaruhi oleh interferensi sinyal. Jenis interferensi meliputi:

  • Interferensi Langsung (Direct Interference): Disebabkan oleh perangkat 802.11 lain yang beroperasi pada frekuensi atau kanal yang sama (Co-Channel Interference),.
  • Interferensi Tidak Langsung (Indirect Interference): Disebabkan oleh perangkat non-802.11 yang bekerja pada spektrum frekuensi yang sama.
  • Interferensi Jalur (Path Interference): Terjadi akibat pemantulan (reflection), pembiasan (refraction), difraksi, dan hamburan (scattering) oleh benda fisik seperti dinding atau logam.

Untuk mengatasi masalah interferensi, teknologi Beamforming dapat digunakan. Metode pemrosesan sinyal ini memfokuskan transmisi sinyal ke arah klien tertentu secara konstruktif, sehingga meminimalkan interferensi dari arah lain dan meningkatkan rasio sinyal terhadap gangguan (SINR),,.

Keamanan

Dalam implementasinya, Access Point harus diamankan untuk mencegah akses yang tidak sah. Pengamanan dapat dilakukan menggunakan profil keamanan (Security Profile) dengan metode autentikasi seperti WPA/WPA2 (Wi-Fi Protected Access). Selain itu, mekanisme Access List dapat diterapkan untuk memfilter perangkat klien yang diizinkan terhubung berdasarkan alamat MAC,.

Source