Bahasa Pemrograman Script: Difference between revisions
No edit summary |
|||
| Line 14: | Line 14: | ||
== Jenis-Jenis Scripting Language == | == Jenis-Jenis Scripting Language == | ||
=== | === '''Skrip Berbasis Server''' === | ||
Seperti namanya, skrip berbasis server berarti skrip dijalankan di server. Istilah komunikasi di server adalah sisi server. Kelas bahasa skrip dapat dicirikan sebagai terbatas pada hasil akhir oleh pengetahuan pengguna. Contoh bahasa pemrograman untuk skrip berbasis server adalah: | |||
Bash adalah bahasa | ==== '''1. Bash''' ==== | ||
Jenis bahasa scripting pertama yang perlu Anda ketahui adalah Bash. Bash adalah bahasa scripting yang umum digunakan di antarmuka pengguna Linux. Bash dianggap jauh lebih mudah untuk skrip daripada bahasa pemrograman lainnya. Bahasa skrip ini dapat menjelaskan alat dan kode terbaik untuk membantu meningkatkan kualitas program Anda. Bash juga dapat membuat skrip yang dapat digunakan kembali saat mendokumentasikan kemajuan program, sehingga pengembang lain dapat melanjutkan. | |||
'' | ==== '''2. Python''' ==== | ||
Bahasa pemrograman populer mudah dipelajari dan sangat fleksibel. Python umumnya digunakan untuk antarmuka baris perintah (CLI), Internet of Things (IoT), situs web, aplikasi desktop, dan banyak lagi. Bahasa pemrograman ini juga dapat diterapkan pada pemrograman berorientasi objek (OOP) dan paradigma prosedural. | |||
==== '''3. Perl''' ==== | |||
Sebagai bahasa scripting, Perl memiliki keunggulan kecepatan pemrosesan yang cepat, manajemen string yang sangat baik, dan kompatibilitas ke belakang yang tinggi. Untuk sebagian besar pemrograman CGI, pengembang program telah menggunakan Perl sebagai "senjata" mereka. Perl adalah bahasa scripting dengan fitur inovatif. Itulah yang membuatnya berbeda dan populer. Bahasa skrip ini, ditemukan di semua server Windows dan Linux, biasanya digunakan sebagai bantuan dalam tugas pengeditan teks. Situs web dengan lalu lintas tinggi yang menggunakan Perl secara ekstensif adalah Priceline dan IMDB. | |||
=== | ==== '''4. Ruby''' ==== | ||
Bahasa Ruby populer karena tidak memerlukan sintaks yang rumit, memberikan resolusi pengecualian yang sangat baik, dan menyediakan garbage untuk menghapus informasi basi. Fleksibilitas Ruby memungkinkan pengembang untuk membuat perangkat lunak yang inovatif. Namun, bahasa scripting ini masih cenderung berjalan lambat. | |||
==== '''5. PHP''' ==== | |||
Keberadaan PHP yang dipadukan dengan HTML terbukti mampu menciptakan produk website yang berkualitas. Bahasa scripting ini juga dapat berjalan pada sistem operasi yang berbeda seperti Windows, Mac, dan Linux. Selain itu, PHP sangat mudah dan fleksibel untuk dikonfigurasi dengan server web seperti Apache. | |||
=== | ==== '''6. Node js''' ==== | ||
Node js adalah framework untuk membuat aplikasi jaringan menggunakan JavaScript. Perusahaan yang banyak menggunakan Node js adalah IBM, LinkedIn, Microsoft, Netflix, PayPal, dan Yahoo. | |||
==== '''7. ColdFusion''' ==== | |||
ColdFusion adalah nama framework dan platform rapid application development yang dikembangkan oleh saudara JJ dan Jeremy Allaire, dengan lima versi sebelum diakuisisi oleh Macromedia. Produk yang mirip dengan JavaServer Pages, PHP, dan Microsoft ASP.NET awalnya dikembangkan oleh Allaire Corporation. Ini adalah teknologi pertama yang menawarkan kemungkinan untuk membuat dan mengembangkan situs web dinamis yang terhubung ke database backend. | |||
=== | === '''Skrip Server Terbaru''' === | ||
Active Server Pages adalah bahasa pemrograman yang disediakan oleh Microsoft untuk memfasilitasi pembuatan aplikasi server Web. Tidak seperti HTML, yang hasilnya statis, ASP memungkinkan tampilan halaman dibuat untuk tujuan pemrograman. ASP memiliki konstruksi bahasa yang sama dengan Visual Basic, sehingga sangat mudah dipelajari oleh pemula. Ini adalah bahasa pemrograman yang paling sederhana dibandingkan dengan beberapa jenis di atas. | |||
Menggunakan ASP memiliki beberapa keuntungan. Ini berarti mudah untuk dikembangkan dan dipelajari, dan menyediakan fitur keamanan seperti cookie, objek sesi, dan fungsionalitas online yang aman. Kode ASP tidak terlihat oleh klien dan dapat dengan mudah digabungkan dengan DCOM, CGI, ActiveX, dan banyak lagi. Objek Data ActiveX dan SQL menghilangkan kompilasi dan memudahkan programmer untuk mengedit database web. | |||
=== '''Skrip Berbasis Client''' === | |||
Tidak seperti skrip berbasis server, skrip berbasis klien memiliki pengguna yang dapat membuat skrip dari komputer mereka. Contoh bahasa pemrograman scripting berbasis klien adalah: | |||
==== '''1. Javascript''' ==== | |||
Ini adalah bahasa scripting pertama dan paling populer karena fleksibel, dinamis, dan bekerja di browser web seperti Mozilla Firefox, Google Chrome, dan Internet Explorer. | |||
=== | ==== '''2. Java (plugin)''' ==== | ||
Ini dapat berjalan dengan baik di Java Virtual Machine (JVM), dikatakan sebagai platform eksekusi tercepat dan paling efisien yang tersedia saat ini. | |||
==== '''3. Adobe Flash (plugin)''' ==== | |||
Bahasa scripting yang cocok untuk membuat website dinamis dan interaktif. Misalnya, jika Anda menginginkan animasi atau efek bitmap. | |||
== Source == | == Source == | ||
* [https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_skrip wikipedia.org] | * [https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_skrip wikipedia.org] | ||
* [https:// | * [https://idmetafora.com/news/read/1873/Kenali-Bahasa-Script-Pengertian-Jenis-Sejarah-Kelebihan-dan-Kekurangannya.html idmetafora.com] | ||
[[Category:Pemrograman]] | [[Category:Pemrograman]] | ||
Latest revision as of 17:47, 27 January 2023
Bahasa skrip (bahasa Inggris: scripting language) merupakan bahasa pemrograman yang menyediakan fasilitas penerjemahan serta kompilasi kode dalam satu rangkaian proses secara integratif sehingga memungkinkan kode dibuat dapat langsung dijalankan sebagai program secara dinamis. Skrip atau kode program yang akan dijalankan umumnya akan diterjemahkan terlebih dulu dari kode sumber ke dalam P-Code, sebagai tambahan, beberapa bahasa skrip bahkan telah menyediakan kompiler JIT terintegrasi yang akan mengevaluasi serta menerjemahkan bagian-bagian kritis atas P-Code tersebut menjadi kode mesin sehingga menghasilkan eksekusi proses yang lebih cepat hingga secara relatif bisa menandingi program yang ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman kompilatif seperti C.
Pada awalnya bahasa skrip sering kali disebut sebagai batch language karena tujuan awalnya adalah untuk membantu fungsi administratif pemeliharaan sistem dengan cara mengotomatisasikan tugas administrator sistem melalui serangkaian instruksi pemeliharaan sistem yang dieksekusi dalam satu waktu secara periodik.
Sejarah
Pada awal era komputer mainframe tahun 1950-an, komputer-komputer pada masa tersebut tidak bersifat interaktif, semua proses dilakukan secara batch (serangkaian instruksi diekseskusi dalam satu proses). IBM Job Control Language (JCL) merupakan salah satu bahasa skrip tertua yang diketahui digunakan untuk mengontrol proses batch.
Antar muka interaktif berbasis text pertama dikembangkan sejak tahun 1960-an yang memungkinkan pengguna secara langsung berinteraksi dengan komputer-komputer tersebut, setiap perintah yang diketikkan oleh pengguna akan langsung dieksekusi oleh sistem, pengguna juga dapat memanfaatkan fasilitas interaktif tersebut untuk menulis instruksi-instruksi dalam satu berkas yang dapat dieksekusi oleh sistem sebagai proses batch.
Bahasa-bahasa pemrograman tertentu seperti Tcl dan Lua secara spesifik didisain sebagai bahasa skrip untuk keperluan umum yang dapat disisipkan sebagai pustaka ke dalam aplikasi utama sehingga menyediakan fitur eksekusi skrip dalam berbagai jenis aplikasi. Bahasa lainnya seperti Visual Basic (VBA) menyediakan integrasi yang erat dengan fasilitas otomatisasi sistem dengan sejumlah fitur serta kapabilitas yang cukup kaya yang memungkinkan administrator sistem melakukan banyak hal terkait dengan sistem secara terotomatisasi, meski demikian keberadaan fitur serta kapabilitas ini sering kali pula dimanfaatkan oleh sekelompok tertentu untuk membuat virus komputer.
Beberapa perusahaan perangkat lunak menyediakan sejumlah bahasa skrip pada produk yang mereka pasarkan. Peramban web modern saat ini umumnya menyediakan bahasa skrip yang ditujukan untuk membuat fitur-fitur tambahan atas peramban tersebut termasuk menyediakan fasilitas yang memungkinkan skrip tersebut berinteraksi dengan pengguna, contoh bahasa skrip yang paling umum digunakan dalam kasus ini adalah JavaScript, atau XUL.
Jenis-Jenis Scripting Language
Skrip Berbasis Server
Seperti namanya, skrip berbasis server berarti skrip dijalankan di server. Istilah komunikasi di server adalah sisi server. Kelas bahasa skrip dapat dicirikan sebagai terbatas pada hasil akhir oleh pengetahuan pengguna. Contoh bahasa pemrograman untuk skrip berbasis server adalah:
1. Bash
Jenis bahasa scripting pertama yang perlu Anda ketahui adalah Bash. Bash adalah bahasa scripting yang umum digunakan di antarmuka pengguna Linux. Bash dianggap jauh lebih mudah untuk skrip daripada bahasa pemrograman lainnya. Bahasa skrip ini dapat menjelaskan alat dan kode terbaik untuk membantu meningkatkan kualitas program Anda. Bash juga dapat membuat skrip yang dapat digunakan kembali saat mendokumentasikan kemajuan program, sehingga pengembang lain dapat melanjutkan.
2. Python
Bahasa pemrograman populer mudah dipelajari dan sangat fleksibel. Python umumnya digunakan untuk antarmuka baris perintah (CLI), Internet of Things (IoT), situs web, aplikasi desktop, dan banyak lagi. Bahasa pemrograman ini juga dapat diterapkan pada pemrograman berorientasi objek (OOP) dan paradigma prosedural.
3. Perl
Sebagai bahasa scripting, Perl memiliki keunggulan kecepatan pemrosesan yang cepat, manajemen string yang sangat baik, dan kompatibilitas ke belakang yang tinggi. Untuk sebagian besar pemrograman CGI, pengembang program telah menggunakan Perl sebagai "senjata" mereka. Perl adalah bahasa scripting dengan fitur inovatif. Itulah yang membuatnya berbeda dan populer. Bahasa skrip ini, ditemukan di semua server Windows dan Linux, biasanya digunakan sebagai bantuan dalam tugas pengeditan teks. Situs web dengan lalu lintas tinggi yang menggunakan Perl secara ekstensif adalah Priceline dan IMDB.
4. Ruby
Bahasa Ruby populer karena tidak memerlukan sintaks yang rumit, memberikan resolusi pengecualian yang sangat baik, dan menyediakan garbage untuk menghapus informasi basi. Fleksibilitas Ruby memungkinkan pengembang untuk membuat perangkat lunak yang inovatif. Namun, bahasa scripting ini masih cenderung berjalan lambat.
5. PHP
Keberadaan PHP yang dipadukan dengan HTML terbukti mampu menciptakan produk website yang berkualitas. Bahasa scripting ini juga dapat berjalan pada sistem operasi yang berbeda seperti Windows, Mac, dan Linux. Selain itu, PHP sangat mudah dan fleksibel untuk dikonfigurasi dengan server web seperti Apache.
6. Node js
Node js adalah framework untuk membuat aplikasi jaringan menggunakan JavaScript. Perusahaan yang banyak menggunakan Node js adalah IBM, LinkedIn, Microsoft, Netflix, PayPal, dan Yahoo.
7. ColdFusion
ColdFusion adalah nama framework dan platform rapid application development yang dikembangkan oleh saudara JJ dan Jeremy Allaire, dengan lima versi sebelum diakuisisi oleh Macromedia. Produk yang mirip dengan JavaServer Pages, PHP, dan Microsoft ASP.NET awalnya dikembangkan oleh Allaire Corporation. Ini adalah teknologi pertama yang menawarkan kemungkinan untuk membuat dan mengembangkan situs web dinamis yang terhubung ke database backend.
Skrip Server Terbaru
Active Server Pages adalah bahasa pemrograman yang disediakan oleh Microsoft untuk memfasilitasi pembuatan aplikasi server Web. Tidak seperti HTML, yang hasilnya statis, ASP memungkinkan tampilan halaman dibuat untuk tujuan pemrograman. ASP memiliki konstruksi bahasa yang sama dengan Visual Basic, sehingga sangat mudah dipelajari oleh pemula. Ini adalah bahasa pemrograman yang paling sederhana dibandingkan dengan beberapa jenis di atas.
Menggunakan ASP memiliki beberapa keuntungan. Ini berarti mudah untuk dikembangkan dan dipelajari, dan menyediakan fitur keamanan seperti cookie, objek sesi, dan fungsionalitas online yang aman. Kode ASP tidak terlihat oleh klien dan dapat dengan mudah digabungkan dengan DCOM, CGI, ActiveX, dan banyak lagi. Objek Data ActiveX dan SQL menghilangkan kompilasi dan memudahkan programmer untuk mengedit database web.
Skrip Berbasis Client
Tidak seperti skrip berbasis server, skrip berbasis klien memiliki pengguna yang dapat membuat skrip dari komputer mereka. Contoh bahasa pemrograman scripting berbasis klien adalah:
1. Javascript
Ini adalah bahasa scripting pertama dan paling populer karena fleksibel, dinamis, dan bekerja di browser web seperti Mozilla Firefox, Google Chrome, dan Internet Explorer.
2. Java (plugin)
Ini dapat berjalan dengan baik di Java Virtual Machine (JVM), dikatakan sebagai platform eksekusi tercepat dan paling efisien yang tersedia saat ini.
3. Adobe Flash (plugin)
Bahasa scripting yang cocok untuk membuat website dinamis dan interaktif. Misalnya, jika Anda menginginkan animasi atau efek bitmap.