Jaringan Komputer:Lapis Fisik, Sinkronisasi dan Kompresi: Difference between revisions
No edit summary |
No edit summary |
||
| (6 intermediate revisions by the same user not shown) | |||
| Line 1: | Line 1: | ||
{{navigation |previous=Jaringan Komputer:Medium Fisik Jaringan |next=Jaringan Komputer:Lapis Data link}} | |||
==Jenis Sinkronisasi== | ==Jenis Sinkronisasi== | ||
Pada transmisi data di lapis fisik, selain modulasi diperlukan kemampuan untuk sinkronisasi, yaitu teknik mendapatkan bit di suatu sinyal yang melibatkan masalah waktu pengambilan sampel dari sinyal, format suatu karakter dan format paket | Pada transmisi data di lapis fisik, selain modulasi diperlukan kemampuan untuk sinkronisasi, yaitu teknik mendapatkan bit di suatu sinyal yang melibatkan masalah waktu pengambilan sampel dari sinyal, format suatu karakter dan format paket | ||
Terdapat 3 jenis teknik sinkronisasi data | Terdapat 3 jenis teknik sinkronisasi data | ||
# Asynchronous | |||
# Synchronous | |||
# Isochronous | |||
==Asynchronous== | ==Asynchronous== | ||
[[File:Lapis fisik sinkronisasi dan kompresi 1.png|center|thumb]] | |||
=== Karakteristik === | === Karakteristik === | ||
| Line 22: | Line 25: | ||
* Asumsi stop bit diabaikan | * Asumsi stop bit diabaikan | ||
<syntaxhighlight lang="shell"> | |||
41h → 010000011011 | 41h → 010000011011 | ||
= 5 bit → 10000 = 01h (soh) | |||
= 5 bit → 10000 = 01h (soh) | = 6 bit → 100000 = 01h (soh) | ||
= 7 bit → 1000001 = 41h (A) | |||
= 6 bit → 100000 = 01h (soh) | = 8 bit → 10000011 = C1h (…) | ||
</syntaxhighlight> | |||
= 7 bit → 1000001 = 41h (A) | |||
= 8 bit → 10000011 = C1h (…) | |||
* Stop bit diperhatikan, asumsi 1 bit | * Stop bit diperhatikan, asumsi 1 bit | ||
<syntaxhighlight lang="shell"> | |||
41h → 010000011011 | 41h → 010000011011 | ||
= 5 bit → 0 10000 0 | |||
= 5 bit → 0 10000 | = 6 bit → 0 100000 1 = 01h (SOH) | ||
= 7 bit → 0 1000001 1 = 41h (A) | |||
= 6 bit → 0 100000 1 = 01h (SOH) | = 8 bit → 0 10000011 0 | ||
</syntaxhighlight> | |||
= 7 bit → 0 1000001 1 = 41h (A) | |||
= 8 bit → 0 10000011 | |||
== Synchronous == | == Synchronous == | ||
[[File:Lapis fisik sinkronisasi dan kompresi 2.png|center|thumb]] | |||
=== Karakteristik === | === Karakteristik === | ||
| Line 61: | Line 58: | ||
== Isochronous == | == Isochronous == | ||
[[File:Lapis fisik sinkronisasi dan kompresi 3.png|center|thumb]] | |||
=== Karakteristik === | === Karakteristik === | ||
| Line 80: | Line 78: | ||
* Semakin banyak jumlah sample, maka akan semakin akurat prediksi bit yang didapat apakah bit ‘0’ atau bit ‘1’ dengan konsep sederhana ‘mayoritas menentukan hasil’, jika mayoritas bit di suatu perioda sampling (sepanjang slot pada laju bit pengirim) cenderung ke bit tertentu, maka dianggap bit tersebut yang diterima. | * Semakin banyak jumlah sample, maka akan semakin akurat prediksi bit yang didapat apakah bit ‘0’ atau bit ‘1’ dengan konsep sederhana ‘mayoritas menentukan hasil’, jika mayoritas bit di suatu perioda sampling (sepanjang slot pada laju bit pengirim) cenderung ke bit tertentu, maka dianggap bit tersebut yang diterima. | ||
* Pada sistem RS-232, umum dilakukan sampling sebesar 8x, 16x atau 64x dari laju data pengirim | * Pada sistem RS-232, umum dilakukan sampling sebesar 8x, 16x atau 64x dari laju data pengirim | ||
[[File:Lapis fisik sinkronisasi dan kompresi 4.png|center|thumb]] | |||
== Sinkronisasi Karakter == | == Sinkronisasi Karakter == | ||
[[File:Lapis fisik sinkronisasi dan kompresi 5.png|center|thumb]] | |||
* Setelah mendapatkan bit-bit informasi, maka tugas selanjutnya adalah mendapatkan set bit yang membentuk karakternya. | * Setelah mendapatkan bit-bit informasi, maka tugas selanjutnya adalah mendapatkan set bit yang membentuk karakternya. | ||
* Tugas ini sangat penting dikarenakan salah memilih posisi bit dalam karakter akan memberikan karakter lain yang berbeda artinya sama sekali | * Tugas ini sangat penting dikarenakan salah memilih posisi bit dalam karakter akan memberikan karakter lain yang berbeda artinya sama sekali | ||
| Line 104: | Line 103: | ||
=== Contoh 8N2 === | === Contoh 8N2 === | ||
<syntaxhighlight lang="shell"> | |||
0001 0101 1010 0001 1010 0010 0000 1001 0000 1011 0000 1000 | 0001 0101 1010 0001 1010 0010 0000 1001 0000 1011 0000 1000 | ||
1000 1010 1000 1010 1010 0101 0100 1010 0101 001 = 0B 42 = | |||
1000 1010 1000 1010 1010 0101 0100 1010 0101 001 = 0B 42 = | VT B | ||
</syntaxhighlight><syntaxhighlight lang="shell"> | |||
VT B | |||
00101111111111111010101010111111111111111111111101111000011 | 00101111111111111010101010111111111111111111111101111000011 | ||
1111110111000110011001111111 | |||
1111110111000110011001111111 | </syntaxhighlight>Format asinkron start-data-stop memerlukan penyempurnaan agar tidak salah baca yaitu dengan menambahkan bit pariti sehingga menjadi start-data-pariti-stop | ||
Format asinkron start-data-stop memerlukan penyempurnaan agar tidak salah baca yaitu dengan menambahkan bit pariti sehingga menjadi start-data-pariti-stop | |||
Misal digunakan aturan pariti genap, maka deretan bit menjadi <code>001011111111011</code> | Misal digunakan aturan pariti genap, maka deretan bit menjadi <code>001011111111011</code> | ||
'''Don’t send human to do machine job''' | '''Don’t send human to do machine job''' | ||
[[File:Lapis fisik sinkronisasi dan kompresi 6.png|center|thumb|Tabel ASCII]] | |||
== Sinkronisasi Frame == | == Sinkronisasi Frame == | ||
[[File:Lapis fisik sinkronisasi dan kompresi 7.png|center|thumb]] | |||
Setelah mendapatkan karakter-karakter didapat masalah baru, yaitu karakter mana yang merupakan informasi (frame data) dan mana yang merupakan karakter random yang ditambahkan sistem transmisi (pada komunikasi sinkron) atau noise yang kebetulan memenuhi syarat untuk dibaca sebagai suatu karakter (pada komunikasi asinkron) | Setelah mendapatkan karakter-karakter didapat masalah baru, yaitu karakter mana yang merupakan informasi (frame data) dan mana yang merupakan karakter random yang ditambahkan sistem transmisi (pada komunikasi sinkron) atau noise yang kebetulan memenuhi syarat untuk dibaca sebagai suatu karakter (pada komunikasi asinkron) | ||
| Line 133: | Line 131: | ||
== Format Paket Data == | == Format Paket Data == | ||
[[File:Lapis fisik sinkronisasi dan kompresi 8.png|center|thumb]] | |||
Umumnya data akan dipecah menjadi potongan-potongan dengan panjang tertentu sesuai dengan kemampuan lapis dibawahnya (menjadi payload), kebanyakan sistem paket data membolehkan ukuran payload bervariasi | Umumnya data akan dipecah menjadi potongan-potongan dengan panjang tertentu sesuai dengan kemampuan lapis dibawahnya (menjadi payload), kebanyakan sistem paket data membolehkan ukuran payload bervariasi | ||
| Line 171: | Line 170: | ||
* kita = <code>^</code> | * kita = <code>^</code> | ||
Sesuatu yang kita inginkan dan yang kita dambakan → sesuatu @ ^ ingin& % @ ^ damba& (sms coding) | Sesuatu yang kita inginkan dan yang kita dambakan → <code>sesuatu @ ^ ingin& % @ ^ damba&</code> (sms coding) | ||
Statistik → Huffman | Statistik → Huffman | ||
| Line 177: | Line 176: | ||
Teknik manipulasi matematik saat lalu hanya bisa dilakukan dilapis aplikasi yang mempunyai kemampuan komputasi dan bisa diprogram, tetapi saat ini teknik ini sudah bisa diterapkan kedalam sebuah chip sehingga bisa diterapkan di lapis fisik | Teknik manipulasi matematik saat lalu hanya bisa dilakukan dilapis aplikasi yang mempunyai kemampuan komputasi dan bisa diprogram, tetapi saat ini teknik ini sudah bisa diterapkan kedalam sebuah chip sehingga bisa diterapkan di lapis fisik | ||
Salah satu tenik dasar manipulasi matematik adalah pengkodean Huffman, menggunakan konsep karakter yang paling sering muncul dikodekan dengan jumlah bit yang paling sedikit sedangkan karakter yang paling jarang dikodekan dengan bit yang paling banyak | Salah satu tenik dasar manipulasi matematik adalah pengkodean Huffman, menggunakan konsep karakter yang paling sering muncul dikodekan dengan jumlah bit yang paling sedikit sedangkan karakter yang paling jarang dikodekan dengan bit yang paling banyak → teknik pengkodean karakter panjang bit tidak seragam | ||
== Langkah Pengkodean Huffman == | == Langkah Pengkodean Huffman == | ||
| Line 185: | Line 184: | ||
* '''Ketiga,''' hasil gabungan diletakkan di urutan sesuai dengan bobot yang baru | * '''Ketiga,''' hasil gabungan diletakkan di urutan sesuai dengan bobot yang baru | ||
* '''Keempat,''' ulangi langkah 2 dan 3 sampai tinggal hanya 2 bobot | * '''Keempat,''' ulangi langkah 2 dan 3 sampai tinggal hanya 2 bobot | ||
* '''Kelima,''' kodekan kedua bobot tersebut dengan bit | * '''Kelima,''' kodekan kedua bobot tersebut dengan bit <code>0</code> dan <code>1</code>, juga untuk setiap penggabungan bobot secara konsisten | ||
* '''Keenam,''' kodekan karakter dengan menelusuri bit’0’ dan ‘1’ yang cocok dengan karakter tersebut dimulai dari kanan ke kiri | * '''Keenam,''' kodekan karakter dengan menelusuri bit’0’ dan ‘1’ yang cocok dengan karakter tersebut dimulai dari kanan ke kiri | ||
==== Contoh pengkodean Huffman ==== | |||
[[File:Lapis fisik sinkronisasi dan kompresi 9.png|center|thumb]] | |||
<syntaxhighlight lang="shell"> | |||
A = 00, M = 11, N = 011, I = 100, S = 0101 ,Y = | |||
01000, G = 01001, K = 1010, L= 1011 | |||
SAYA INGIN MAKAN MALAM = | |||
0101000100000100011010011000111100101000011110010110011 | |||
</syntaxhighlight> | |||
== Entropi == | |||
Nilai yang menyatakan kepadatan suatu kompresi, atau kepadatan informasi | |||
Nilai rata-rata bit/karakter | |||
==== Misal: ==== | |||
<syntaxhighlight lang="shell"> | |||
ADAAPA → A = 1 D=01 P=00 | |||
Entropi = {(4x1) + (1x2) + (1x2)}/6 | |||
= 8/6 | |||
= 1.33 | |||
Nilai Entropi > 1 | |||
</syntaxhighlight> | |||
== Komunikasi berbasis bit == | |||
* Pengkodean Huffman membawa peluang komunikasi di bawa sebagai deretan bit yang bukan n*8 bit, sehingga diperlukan teknik komunikasi lain yang disebut komunikasi berbasis bit | |||
* Data: <code>101010111111011011100000001111111111000001</code> | |||
* Perlu tanda (flag) sebagai awal dan akhir: <code>01111110</code> | |||
* Dikirim | |||
<syntaxhighlight lang="shell"> | |||
0110100011111101010101111101011 | |||
0111000000011111011111000000101 | |||
111110101100011 | |||
</syntaxhighlight> | |||
[[Category:Materi]] | |||
[[Category:Matkul]] | |||
[[Category:Jaringan Komputer]] | |||