Mengukur Volt dan Ampere: Difference between revisions
No edit summary |
No edit summary |
||
| Line 4: | Line 4: | ||
Menganggap listrik sebagai air yang mengalir. Jika terdapat perbedaan tinggi pada dua titik yang mengakibatkan potensi aliran air maka akan terjadi perpindahan aliran air dari dataran tinggi ke dataran rendah. Hal inilah dinamakan dengan arus air. | Menganggap listrik sebagai air yang mengalir. Jika terdapat perbedaan tinggi pada dua titik yang mengakibatkan potensi aliran air maka akan terjadi perpindahan aliran air dari dataran tinggi ke dataran rendah. Hal inilah dinamakan dengan arus air. | ||
[[File:Pengukuran_1.png|center|448x448px]] | [[File:Pengukuran_1.png|border|center|448x448px]] | ||
Jika terdapat perbedaan tegangan pada dua elektroda yang mengakibatkan potensi aliran listrik maka akan terjadi perpindahan aliran listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah. Hal inilah dinamakan dengan arus listrik. | Jika terdapat perbedaan tegangan pada dua elektroda yang mengakibatkan potensi aliran listrik maka akan terjadi perpindahan aliran listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah. Hal inilah dinamakan dengan arus listrik. | ||
[[File:Pengukuran_2.png|center|539x539px]] | [[File:Pengukuran_2.png|border|center|539x539px]] | ||
Setelah mengamati Air yang mengalir dalam pipa, maka akan dapat memahami bahwa Volume air dalam pipa adalah Tegangan. Arus air dalam pipa adalah Ampere. | Setelah mengamati Air yang mengalir dalam pipa, maka akan dapat memahami bahwa Volume air dalam pipa adalah Tegangan. Arus air dalam pipa adalah Ampere. | ||
[[File:Pengukuran_3.png|center|629x629px]] | [[File:Pengukuran_3.png|border|center|629x629px]] | ||
==Ampere== | ==Ampere== | ||
| Line 27: | Line 27: | ||
Watts - Ini adalah unit daya Listrik. Satu watt sama dengan satu energi joule per detik atau <code>Tegangan x Arus Listrik</code>. | Watts - Ini adalah unit daya Listrik. Satu watt sama dengan satu energi joule per detik atau <code>Tegangan x Arus Listrik</code>. | ||
[[File:Pengukuran_4.png|center|461x461px]] | [[File:Pengukuran_4.png|border|center|461x461px]] | ||
Daya listrik = 6V x 0,167A = 1 watt | Daya listrik = 6V x 0,167A = 1 watt | ||
[[File:Pengukuran_5.png|center|416x416px]] | [[File:Pengukuran_5.png|border|center|416x416px]] | ||
==Terkait== | ==Terkait== | ||
Latest revision as of 06:56, 4 November 2021
Saat menggunakan peralatan listrik, Anda menghadapi kata-kata jenis ampere, volt dan watt sbb:
Listrik sebagai Air yang Mengalir
Menganggap listrik sebagai air yang mengalir. Jika terdapat perbedaan tinggi pada dua titik yang mengakibatkan potensi aliran air maka akan terjadi perpindahan aliran air dari dataran tinggi ke dataran rendah. Hal inilah dinamakan dengan arus air.

Jika terdapat perbedaan tegangan pada dua elektroda yang mengakibatkan potensi aliran listrik maka akan terjadi perpindahan aliran listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah. Hal inilah dinamakan dengan arus listrik.

Setelah mengamati Air yang mengalir dalam pipa, maka akan dapat memahami bahwa Volume air dalam pipa adalah Tegangan. Arus air dalam pipa adalah Ampere.

Ampere
Ampere adalah unit untuk mengukur arus listrik dan ditulis tanda A. Ampere menunjukkan cepat arus listrik mengalir per detik.
Dinamai berdasarkan ilmuwan Andre-Marie Ampere, yang menemukan elektromagnetisme.
Volt
Volt adalah unit untuk mengukur perbedaan listrik antara dua titik konduktor dan ditulis tanda ‘V'. Volt menunjukkan sumber listrik.
Dinamai berdasarkan ilmuwan Italia Volta, yang menemukan baterai kimia pertama.
Watts
Watts - Ini adalah unit daya Listrik. Satu watt sama dengan satu energi joule per detik atau Tegangan x Arus Listrik.

Daya listrik = 6V x 0,167A = 1 watt
