Kapasitor:Pengukuran: Difference between revisions

Created page with "Kapasitor merupakan salah satu komponen elektronika yang sangat penting, karena hampir selalu dipakai dalam setiap peralatan elektronika. Seperti halnya komponen elektronika l..."
 
No edit summary
 
(3 intermediate revisions by the same user not shown)
Line 1: Line 1:
Kapasitor merupakan salah satu komponen elektronika yang sangat penting, karena hampir selalu dipakai dalam setiap peralatan elektronika. Seperti halnya komponen elektronika lainnya, kapasitor juga mempunyai besaran atau nilai tertentu yang menunjukkan ukuran atau kemampuan dari kapasitor tersebut.
[[Kapasitor]] merupakan salah satu komponen elektronika yang sangat penting, karena hampir selalu dipakai dalam setiap peralatan elektronika. Seperti halnya komponen elektronika lainnya, [[kapasitor]] juga mempunyai besaran atau nilai tertentu yang menunjukkan ukuran atau kemampuan dari [[kapasitor]] tersebut.


Besaran pada kapasitor disebut dengan kapasitansi. Kapasitansi dari sebuah kapasitor menunjukkan kemampuan dari kapasitor untuk menyimpan muatan listrik.
Besaran pada [[kapasitor]] disebut dengan kapasitansi. Kapasitansi dari sebuah [[kapasitor]] menunjukkan kemampuan dari [[kapasitor]] untuk menyimpan muatan listrik.


Sebelum melakukan pengukuran nilai kapasitansi pada kapasitor perlu mengetahui terlebih dahulu berapa nilai yang akan diukur. Membaca nilai kapasitor yang menggunakan angka secara langsung angka tersebut merupakan nilai yang sesungguhnya tidak akan mengalami kesulitan, misalnya kapasitor elektrolit yang nilainya langsung tertulis dengan angka misal 1000µF/ 50V.
Sebelum melakukan pengukuran nilai kapasitansi pada [[kapasitor]] perlu mengetahui terlebih dahulu berapa nilai yang akan diukur. Membaca nilai [[kapasitor]] yang menggunakan angka secara langsung angka tersebut merupakan nilai yang sesungguhnya tidak akan mengalami kesulitan, misalnya [[kapasitor]] elektrolit yang nilainya langsung tertulis dengan angka misal 1000µF/ 50V.


Tidak semua kapasitor nilainya langsung tertulis yang sesungguhnya ada kalanya ditulis dengan kode, oleh sebab itu perlu mengetahui nilai tersebut agar pada saat pengukuran tidak salah menentukan nilainya.
Tidak semua [[kapasitor]] nilainya langsung tertulis yang sesungguhnya ada kalanya ditulis dengan kode, oleh sebab itu perlu mengetahui nilai tersebut agar pada saat pengukuran tidak salah menentukan nilainya.


Sering kali mengalami kesulitan untuk membaca nilai pada kapasitor keramik, mika, kertas, polyester dan kapasitor non polar lainnya. Sebenarnya tiap jenis kapasitor tersebut telah tertulis kode nilai dibadannya, namun terkadang memang cukup sulit membedakannya misalnya kapasitor 104J, 202M, 473K dan lain sebagainya.
Sering kali mengalami kesulitan untuk membaca nilai pada [[kapasitor]] keramik, mika, kertas, polyester dan [[kapasitor]] non polar lainnya. Sebenarnya tiap jenis [[kapasitor]] tersebut telah tertulis kode nilai dibadannya, namun terkadang memang cukup sulit membedakannya misalnya kapasitor 104J, 202M, 473K dan lain sebagainya.


Oleh karena itu, perlu menghitung nilai kapasitansi kapasitor yang sebenarnya supaya mengetahui nilainya sebelum melakaukan pengukuran nilai kapasitansinya.
Oleh karena itu, perlu menghitung nilai kapasitansi kapasitor yang sebenarnya supaya mengetahui nilainya sebelum melakaukan pengukuran nilai kapasitansinya.
Line 107: Line 107:
*Z = (10-20% )
*Z = (10-20% )
Misal kapasitor tertulis nilai '''104J 2,5kV''' maka nilai kapasitor tersebut <u>100nF toleransi 5%</u>, maka pada saat dilakukan pengukuran nilainya antara ''95nF dan sampai dengan 105nF''.
Misal kapasitor tertulis nilai '''104J 2,5kV''' maka nilai kapasitor tersebut <u>100nF toleransi 5%</u>, maka pada saat dilakukan pengukuran nilainya antara ''95nF dan sampai dengan 105nF''.
==Membaca nilai Kapasitor==
==Membaca nilai Kapasitor==
Cara perhitungan nilai kapasitor sebenarnya mirip dengan cara menghitung resistor berdasarkan gelang warna dan tetap memiliki nilai toleransi.
Cara perhitungan nilai kapasitor sebenarnya mirip dengan cara menghitung resistor berdasarkan gelang warna dan tetap memiliki nilai toleransi.


Nilai toleransi tersebut berfungsi untuk mengetahui batas maksimal dan batas minimal nilai kapasitansi pada kapasitor atau pun resistansi pada resistor.
Nilai toleransi tersebut berfungsi untuk mengetahui batas maksimal dan batas minimal nilai kapasitansi pada kapasitor atau pun resistansi pada resistor.
===Contoh:===
===Contoh:===
Jika sebuah kapasitor tertulis '''105J 100V''' berapa nilai kapasitansinya ?
Jika sebuah kapasitor tertulis '''105J 100V''' berapa nilai kapasitansinya ?
====Penyelesaian====
====Penyelesaian====
  Jadi 105J 100V
  Jadi 105J 100V
Line 119: Line 122:
  J = toleransi 5%
  J = toleransi 5%
  100V = kemampuan diberi tegangan.
  100V = kemampuan diberi tegangan.
==Terkait==
==Terkait==
*[[Kapasitor]]
*[[Kapasitor]]
Line 124: Line 128:


==Exsternal Link==
==Exsternal Link==
*[https://bit.ly/2UWsBNc Calculator Farad]
*[https://www.convertworld.com/id/kapasitansi/farad.html Calculator Farad]


__NOTOC__
__NOTOC__


[[Category:Alat Ukur dan Pengukuran]][[Category:Elektronika Dasar]]
[[Category:Alat Ukur dan Pengukuran]][[Category:Elektronika Dasar]]