Keamanan Data Smartphone: Difference between revisions
| (4 intermediate revisions by the same user not shown) | |||
| Line 8: | Line 8: | ||
Cara terbaik mencegah ancaman keamanan HP dari [[Social Engineering|social engineering]] adalah edukasi kepada karyawan tentang [[email]] dan SMS yang tampak mencurigakan dan seharusnya dihindari. Mengurangi jumlah pengguna yang bisa mengakses data sensitif juga dapat dilakukan untuk melindungi perusahaan sehingga pelaku serangan kekurangan celah untuk menyerang sistem. | Cara terbaik mencegah ancaman keamanan HP dari [[Social Engineering|social engineering]] adalah edukasi kepada karyawan tentang [[email]] dan SMS yang tampak mencurigakan dan seharusnya dihindari. Mengurangi jumlah pengguna yang bisa mengakses data sensitif juga dapat dilakukan untuk melindungi perusahaan sehingga pelaku serangan kekurangan celah untuk menyerang sistem. | ||
==Kebocoran | ==Kebocoran Data dari Aplikasi== | ||
Hati-hati, sebuah studi menyebutkan sebanyak 85% aplikasi mobile kebanyakan tidak aman. Tom Tovar CEO of Appdome mengatakan bahwa hacker kini bisa dengan mudah memanfaatkan aplikasi mobile yang tidak terproteksi untuk mendesain serangan besar atau pencurian data, | Hati-hati, sebuah studi menyebutkan sebanyak 85% aplikasi mobile kebanyakan tidak aman. Tom Tovar CEO of Appdome mengatakan bahwa [[hacker]] kini bisa dengan mudah memanfaatkan aplikasi mobile yang tidak terproteksi untuk mendesain serangan besar atau pencurian data, | ||
Apa yang dimanfaatkan? Setiap aplikasi memiliki terms and conditions atau permission untuk menggunakan aplikasi. Sebutlah kamera, lokasi, pengelolaan data, dan lainnya. Apalagi beberapa orang juga tinggal menekan | Apa yang dimanfaatkan? Setiap aplikasi memiliki terms and conditions atau permission untuk menggunakan aplikasi. Sebutlah kamera, lokasi, pengelolaan data, dan lainnya. Apalagi beberapa orang juga tinggal menekan <code>allow</code> tanpa membaca lebih detail. | ||
===Cara mengatasinya=== | ===Cara mengatasinya=== | ||
| Line 48: | Line 48: | ||
Studi Google pada 2019 menemukan 59% orang yang disurvei memakai nama atau tanggal lahir mereka pada password dan 24% mengaku menggunakan password seperti di bawah ini: | Studi Google pada 2019 menemukan 59% orang yang disurvei memakai nama atau tanggal lahir mereka pada password dan 24% mengaku menggunakan password seperti di bawah ini: | ||
#123456 | |||
#password | |||
#12345678 | |||
#qwerty | |||
#12345 | |||
#123456789 | |||
#football | |||
#1234 | |||
#1234567 | |||
#baseball | |||
=== Cara mengatasinya: === | |||
Cara mencegah serangan ini tentu saja dengan menggunakan password yang tidak mudah ditebak seperti itu. Gunakan authentication yang berlapis untuk mencegah kebobolan. | Cara mencegah serangan ini tentu saja dengan menggunakan password yang tidak mudah ditebak seperti itu. Gunakan authentication yang berlapis untuk mencegah kebobolan. | ||
==Referensi== | ==Referensi== | ||
*[https:// | *[https://inet.detik.com/security/d-5702841/9-ancaman-keamanan-data-di-hp-dan-cara-mengatasinya-bagian-1/2 detik.com] | ||
*[https:// | *[https://inet.detik.com/security/d-5702852/9-ancaman-keamanan-data-di-hp-dan-cara-mengatasinya-bagian-2?tag_from=wp_nhl_4 detik.com] | ||
[[Category:Security]] | [[Category:Security]] | ||