Bahasa Pemrograman C:Struktur Dasar: Difference between revisions
| (2 intermediate revisions by the same user not shown) | |||
| Line 1: | Line 1: | ||
Struktur dasar | ==Struktur dasar== | ||
<syntaxhighlight lang="c" line="1"> | |||
#include <stdio.h> | |||
int main(){ | |||
// kode logika program kita di sini | |||
return 0; | |||
} | |||
</syntaxhighlight> | |||
===Mengenal #Include=== | ===Mengenal #Include=== | ||
'''Include''' adalah bagian dari struktur bahasa C. Tujuannya untuk mengimpor fungsi-fungsi yang sudah didefinisikan pada header file. | '''Include''' adalah bagian dari struktur bahasa C. Tujuannya untuk mengimpor fungsi-fungsi yang sudah didefinisikan pada header file. | ||
Header file sendiri merupakan file yang berisi definisi fungsi yang sudah dibuat. Header file bertujuan agar bisa digunakan pada program C yang lain. File ini berekstensi .h, contoh: stdio.h. | Header file sendiri merupakan file yang berisi definisi fungsi yang sudah dibuat. Header file bertujuan agar bisa digunakan pada program C yang lain. File ini berekstensi <code>.h</code>, contoh: <code>stdio.h</code>. | ||
Kamu telah mengimpor file stdio.h. File ini berisi deklarasi fungsi-fungsi dasar yang kita butuhkan untuk membuat program, seperti <code>printf()</code>. File stdio.h sudah ada dikomputer kita ketika menginstall <code>gcc</code>. | Kamu telah mengimpor file stdio.h. File ini berisi deklarasi fungsi-fungsi dasar yang kita butuhkan untuk membuat program, seperti <code>printf()</code>. File stdio.h sudah ada dikomputer kita ketika menginstall <code>gcc</code>. | ||
===Mengenal Fungsi main()=== | ===Mengenal Fungsi <code>main()</code>=== | ||
Fungsi main merupakan fungsi utama sebuah program. Fungsi ini juga akan dieksekusi untuk pertama kalinya. Oleh karena itu, kamu harus selalu menyertakan fungsi main() dalam sebuah program, contohnya seperti ini: | Fungsi main merupakan fungsi utama sebuah program. Fungsi ini juga akan dieksekusi untuk pertama kalinya. Oleh karena itu, kamu harus selalu menyertakan fungsi <code>main()</code> dalam sebuah program, contohnya seperti ini: | ||
<syntaxhighlight lang="c" line="1"> | |||
int main() { | int main() { | ||
//... | //... | ||
return 0 | return 0 | ||
} | } | ||
</syntaxhighlight> | |||
Maksud dari <code>int</code> di depan main adalah jenis tipe data yang akan dikembalikan nilainya. Di dalam fungsi <code>main()</code>, wajib kamu sertakan <code>return 0</code>. Artinya, fungsi main akan mengembalikan nilai 0 setelah dieksekusi. | Maksud dari <code>int</code> di depan main adalah jenis tipe data yang akan dikembalikan nilainya. Di dalam fungsi <code>main()</code>, wajib kamu sertakan <code>return 0</code>. Artinya, fungsi main akan mengembalikan nilai 0 setelah dieksekusi. | ||
| Line 28: | Line 32: | ||
'''Contoh''': | '''Contoh''': | ||
<syntaxhighlight lang="c" line="1"> | |||
void main() { | |||
//... | |||
} | |||
</syntaxhighlight> | |||
Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan selain struktur dasar C, yaitu penulisan statements, blok kode, komentar, dan case sensitive. | Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan selain struktur dasar C, yaitu penulisan statements, blok kode, komentar, dan case sensitive. | ||
| Line 36: | Line 42: | ||
==Penulisan Statements== | ==Penulisan Statements== | ||
Statement adalah perintah atau fungsi untuk melakukan suatu instruksi. Contohnya: | Statement adalah perintah atau fungsi untuk melakukan suatu instruksi. Contohnya: | ||
<syntaxhighlight lang="c" line="1"> | |||
printf(“Hello Kang Tain!”); | |||
</syntaxhighlight> | |||
Maksud dari kode program tersebut adalah mencetak hasil program berupa teks “Hello Dicoding!” ke console. | Maksud dari kode program tersebut adalah mencetak hasil program berupa teks “Hello Dicoding!” ke console. | ||
| Line 42: | Line 51: | ||
==Penulisan Blok Kode== | ==Penulisan Blok Kode== | ||
Blok kode merupakan kumpulan dari statements dan ekpresi. Blok kode pada C dibungkus dengan tanda <code>{ }</code>, contohnya seperti ini: | Blok kode merupakan kumpulan dari statements dan ekpresi. Blok kode pada C dibungkus dengan tanda <code>{ }</code>, contohnya seperti ini: | ||
<syntaxhighlight lang="c" line="1"> | |||
# include <stdio.h> | |||
int main(void) { | |||
// Di dalam sini adalah blok kode sampai akhir kurung. | |||
int z; | |||
for (z = 1; z< 10; z++) { | |||
printf("Hello Dicoding \n"); | |||
} | |||
return0; | |||
} | |||
</syntaxhighlight> | |||
Nantinya akan terbiasa menggunakan statements seperti if, for, while, while do, function, dll. | Nantinya akan terbiasa menggunakan statements seperti <code>if</code>, <code>for</code>, <code>while</code>, <code>while do</code>, <code>function</code>, dll. | ||
==Penulisan Komentar== | ==Penulisan Komentar== | ||
Komentar sangat diperlukan juga oleh sebagian programmer. Sebab komentar akan digunakan sebagai keterangan pada sebuah kode program. | Komentar sangat diperlukan juga oleh sebagian programmer. Sebab komentar akan digunakan sebagai keterangan pada sebuah kode program. | ||
<syntaxhighlight lang="c" line="1"> | |||
#include <stdio.h> | |||
int main() { | |||
// ini adalah komentar satu baris | |||
printf("Hello Dicoding!"); | |||
/* | |||
Ini adalah komentar | |||
untuk satu baris | |||
atau lebih. | |||
*/ | |||
return 0; | |||
} | |||
</syntaxhighlight> | |||
==Case Bersifat Sensitive== | ==Case Bersifat Sensitive== | ||
| Line 77: | Line 89: | ||
'''Contoh''': | '''Contoh''': | ||
<syntaxhighlight lang="c" line="1"> | |||
// misalkan kita membuat variabel seperti ini | |||
string nama = "Dicoding"; | |||
string Nama = "Indonesia"; | |||
Kedua | </syntaxhighlight> | ||
Kedua variabel <code>nama</code> dan <code>Nama</code> akan berbeda karena menggunakan huruf kecil dan pakai huruf besar. | |||
==Source== | ==Source== | ||
Latest revision as of 18:28, 29 August 2022
Struktur dasar
#include <stdio.h>
int main(){
// kode logika program kita di sini
return 0;
}
Mengenal #Include
Include adalah bagian dari struktur bahasa C. Tujuannya untuk mengimpor fungsi-fungsi yang sudah didefinisikan pada header file.
Header file sendiri merupakan file yang berisi definisi fungsi yang sudah dibuat. Header file bertujuan agar bisa digunakan pada program C yang lain. File ini berekstensi .h, contoh: stdio.h.
Kamu telah mengimpor file stdio.h. File ini berisi deklarasi fungsi-fungsi dasar yang kita butuhkan untuk membuat program, seperti printf(). File stdio.h sudah ada dikomputer kita ketika menginstall gcc.
Mengenal Fungsi main()
Fungsi main merupakan fungsi utama sebuah program. Fungsi ini juga akan dieksekusi untuk pertama kalinya. Oleh karena itu, kamu harus selalu menyertakan fungsi main() dalam sebuah program, contohnya seperti ini:
int main() {
//...
return 0
}
Maksud dari int di depan main adalah jenis tipe data yang akan dikembalikan nilainya. Di dalam fungsi main(), wajib kamu sertakan return 0. Artinya, fungsi main akan mengembalikan nilai 0 setelah dieksekusi.
Cara lain kamu bisa gunakan void, yang artinya tidak ada (kosong). Jika menggunakan void, maka kita tidak perlu menuliskan return di akhir fungsi. Sebab, void tidak mengembalikkan nilai apapun.
Contoh:
void main() {
//...
}
Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan selain struktur dasar C, yaitu penulisan statements, blok kode, komentar, dan case sensitive.
Penulisan Statements
Statement adalah perintah atau fungsi untuk melakukan suatu instruksi. Contohnya:
printf(“Hello Kang Tain!”);
Maksud dari kode program tersebut adalah mencetak hasil program berupa teks “Hello Dicoding!” ke console.
Penulisan Blok Kode
Blok kode merupakan kumpulan dari statements dan ekpresi. Blok kode pada C dibungkus dengan tanda { }, contohnya seperti ini:
# include <stdio.h>
int main(void) {
// Di dalam sini adalah blok kode sampai akhir kurung.
int z;
for (z = 1; z< 10; z++) {
printf("Hello Dicoding \n");
}
return0;
}
Nantinya akan terbiasa menggunakan statements seperti if, for, while, while do, function, dll.
Penulisan Komentar
Komentar sangat diperlukan juga oleh sebagian programmer. Sebab komentar akan digunakan sebagai keterangan pada sebuah kode program.
#include <stdio.h>
int main() {
// ini adalah komentar satu baris
printf("Hello Dicoding!");
/*
Ini adalah komentar
untuk satu baris
atau lebih.
*/
return 0;
}
Case Bersifat Sensitive
Bahasa C akan memperhatikan huruf besar dan huruf kecil dalam penulisan kode. Inilah yang disebut dengan Case Sensitive.
Contoh:
// misalkan kita membuat variabel seperti ini
string nama = "Dicoding";
string Nama = "Indonesia";
Kedua variabel nama dan Nama akan berbeda karena menggunakan huruf kecil dan pakai huruf besar.