Pascal:Variabel: Difference between revisions
No edit summary |
|||
| (10 intermediate revisions by the same user not shown) | |||
| Line 3: | Line 3: | ||
Dalam matematika, konsep variabel biasanya menggunakan '''x''' atau '''y''', seperti persamaan berikut: | Dalam matematika, konsep variabel biasanya menggunakan '''x''' atau '''y''', seperti persamaan berikut: | ||
x = y + 2 | |||
Disini, nilai '''x''' dan '''y''' bisa diisi dengan angka apapun (walaupun dalam persamaan diatas, nilai x bergantung kepada nilai y). | Disini, nilai '''x''' dan '''y''' bisa diisi dengan angka apapun (walaupun dalam persamaan diatas, nilai x bergantung kepada nilai y). | ||
Di dalam pemrograman, nilai variabel bisa berubah dari waktu ke waktu, tergantung kebutuhkan. Sebagai contoh, jika saya membuat program menghitung luas lingkaran, saya bisa membuat variabel '''jari2''' dan mengisinya dengan nilai '''7''', kemudian di dalam kode program, bisa mengubah nilainya menjadi '''8''', '''10''' atau '''1000'''. | Di dalam pemrograman, nilai variabel bisa berubah dari waktu ke waktu, tergantung kebutuhkan. Sebagai contoh, jika saya membuat program menghitung luas lingkaran, saya bisa membuat variabel '''jari2''' dan mengisinya dengan nilai '''7''', kemudian di dalam kode program, bisa mengubah nilainya menjadi '''8''', '''10''' atau '''1000'''. | ||
==Penulisan Variabel== | ==Penulisan Variabel== | ||
Untuk membuat variabel di dalam pascal, kita harus men-'''deklarasikan'''-nya sebelum main program. Setiap variabel juga memiliki tipe data tertentu, dan sepanjang kode program, variabel tersebut hanya dapat diubah nilainya asalkan masih dalam tipe yang sama. | Untuk membuat variabel di dalam pascal, kita harus men-'''deklarasikan'''-nya sebelum main program. Setiap variabel juga memiliki tipe data tertentu, dan sepanjang kode program, variabel tersebut hanya dapat diubah nilainya asalkan masih dalam tipe yang sama. | ||
Sebagai contoh, jika variabel '''jari2''' di-set dengan tipe data '''angka''', kita hanya bisa mengisi variabel ini dengan nilai angka seperti 4, 6, atau 90. Kita tidak bisa mengisinya dengan nilai huruf atau kata seperti '''empat''', '''lima''' atau '''Andi'''. | Sebagai contoh, jika variabel '''jari2''' di-set dengan tipe data '''angka''', kita hanya bisa mengisi variabel ini dengan nilai angka seperti 4, 6, atau 90. Kita tidak bisa mengisinya dengan nilai huruf atau kata seperti '''empat''', '''lima''' atau '''Andi'''. | ||
==Jenis-Jenis Tipe Data== | ==Jenis-Jenis Tipe Data== | ||
Pascal mendukung berbagai jenis tipe data. Tipe data ini bisa dikelompokkan menjadi tipe data dasar, tipe data terstruktur, tipe data bentukan, dll. | Pascal mendukung berbagai jenis tipe data. Tipe data ini bisa dikelompokkan menjadi tipe data dasar, tipe data terstruktur, tipe data bentukan, dll. | ||
| Line 20: | Line 21: | ||
*'''Char''': tipe data yang berisi huruf, seperti “a”, “A”, “C” atau “z”. | *'''Char''': tipe data yang berisi huruf, seperti “a”, “A”, “C” atau “z”. | ||
*'''Boolean''': tipe data yang hanya berisi 2 nilai, true atau false. | *'''Boolean''': tipe data yang hanya berisi 2 nilai, true atau false. | ||
Selain itu, Pascal juga menyediakan 8 tipe data tambahan: | Selain itu, Pascal juga menyediakan 8 tipe data tambahan: | ||
*'''String''': tipe data yang berisi kumpulan karakter, seperti “aku”, “kamu”. | *'''String''': tipe data yang berisi kumpulan karakter, seperti “aku”, “kamu”. | ||
| Line 29: | Line 31: | ||
*'''File''': tipe data yang digunakan untuk mengakses file atau dokumen. | *'''File''': tipe data yang digunakan untuk mengakses file atau dokumen. | ||
*Pointer''': tipe data khusus yang merujuk kepada sebuah alamat di memory. | *Pointer''': tipe data khusus yang merujuk kepada sebuah alamat di memory. | ||
Gambar dibawah ini memperlihatkan [[Pascal:Jenis-jenis Tipe Data|jenis-jenis tipe data dan pembagiannya]]: | Gambar dibawah ini memperlihatkan [[Pascal:Jenis-jenis Tipe Data|jenis-jenis tipe data dan pembagiannya]]: | ||
[[File:Type_Data_Pascal.jpg|center|390x390px | |||
[[File:Type_Data_Pascal.jpg|thumb|center|390x390px]] | |||
==Aturan Penulisan Variabel== | ==Aturan Penulisan Variabel== | ||
Sebuah variabel di dalam pascal harus ditulis sesuai dengan aturan berikut: | Sebuah variabel di dalam pascal harus ditulis sesuai dengan aturan berikut: | ||
| Line 39: | Line 44: | ||
*Sebelum digunakan, setiap variabel harus dideklarasikan terlebih dahulu. | *Sebelum digunakan, setiap variabel harus dideklarasikan terlebih dahulu. | ||
*Variabel hanya bisa diubah nilainya sesuai dengan tipe data asal. | *Variabel hanya bisa diubah nilainya sesuai dengan tipe data asal. | ||
Berikut adalah contoh penulisan variabel yang salah: | Berikut adalah contoh penulisan variabel yang salah: | ||
*<code>9ayam</code>: diawali dengan angka | *<code>9ayam</code>: diawali dengan angka | ||
| Line 44: | Line 50: | ||
*<code>pertama*</code>: menggunakan karakter <code>*</code> | *<code>pertama*</code>: menggunakan karakter <code>*</code> | ||
*<code>jari jari</code>: dipisahkan oleh spasi | *<code>jari jari</code>: dipisahkan oleh spasi | ||
Berikut adalah contoh penulisan variabel yang benar: | Berikut adalah contoh penulisan variabel yang benar: | ||
*panjang_persegi | *panjang_persegi | ||
| Line 50: | Line 57: | ||
==Pendeklarasian Variabel== | ==Pendeklarasian Variabel== | ||
Sebelum dapat digunakan di dalam kode program, sebuah variabel harus di deklarasikan terlebih dahulu. Berikut format penulisannya: | Sebelum dapat digunakan di dalam kode program, sebuah variabel harus di deklarasikan terlebih dahulu. Berikut format penulisannya:<syntaxhighlight lang="pascal" line="1"> | ||
var | |||
nama_variabel:tipe_data; | |||
Perhatikan bahwa penulisan nama variabel dengan tipe datanya dipisah oleh karakter titik dua <code>:</code>. Diakhir deklarasi juga ditutup dengan karakter titik koma <code>;</code> | </syntaxhighlight>Perhatikan bahwa penulisan nama variabel dengan tipe datanya dipisah oleh karakter titik dua <code>:</code>. Diakhir deklarasi juga ditutup dengan karakter titik koma <code>;</code> | ||
Berikut contohnya di dalam kode pascal:<syntaxhighlight lang="pascal" line="1"> | |||
var | |||
nama: string; | |||
umur: integer; | |||
alamat: string; | |||
</syntaxhighlight>Pascal juga membolehkan deklarasi variabel untuk tipe data yang sama dalam 1 baris (dipisahkan dengan tanda koma <code>,</code>):<syntaxhighlight lang="pascal" line="1"> | |||
var | |||
nama, alamat: string; | |||
umur: integer; | |||
</syntaxhighlight> | |||
==Memberikan Nilai Variabel (Assignment)== | ==Memberikan Nilai Variabel (Assignment)== | ||
Setelah variabel dideklarasikan, berikutnya adalah men-input nilai kedalam variabel tersebut. Berikut format penulisannya: | Setelah variabel dideklarasikan, berikutnya adalah men-input nilai kedalam variabel tersebut. Berikut format penulisannya:<syntaxhighlight lang="pascal"> | ||
nama_variabel := nilai; | |||
Perhatikan bahwa untuk memberikan nilai, pascal menggunakan karakter '''titik dua sama dengan''' yakni <code>:=</code>. Di dalam pemrograman, proses pemberian nilai ini dikenal dengan istilah '''assignment''', dan tanda <code>:=</code> disebut juga dengan <u>operator assignment</u> di dalam pascal. | </syntaxhighlight>Perhatikan bahwa untuk memberikan nilai, pascal menggunakan karakter '''titik dua sama dengan''' yakni <code>:=</code>. Di dalam pemrograman, proses pemberian nilai ini dikenal dengan istilah '''assignment''', dan tanda <code>:=</code> disebut juga dengan <u>operator assignment</u> di dalam pascal. | ||
Proses assignment dibaca dari kanan ke kiri. Perhatikan kode berikut:<syntaxhighlight lang="pascal"> | |||
nama := 'Andika'; | |||
</syntaxhighlight>Kode diatas berarti kita memberikan nilai '''Andika''' kedalam variabel <u>nama</u>. | |||
==Penggabungan Perintah Deklarasi dan Assignment== | ==Penggabungan Perintah Deklarasi dan Assignment== | ||
Pascal juga membolehkan proses deklarasi dan assignment digabung dalam 1 kali penulisan. Berikut contoh penggunaannya: | Pascal juga membolehkan proses deklarasi dan assignment digabung dalam 1 kali penulisan. Berikut contoh penggunaannya:<syntaxhighlight lang="pascal" line="1"> | ||
nama:string='Andika'; | |||
umur:integer:19; | |||
Cara memberikan nilai pada saat deklarasi ini dikenal dengan istilah inisialisasi (bahasa inggris: initialization) | </syntaxhighlight>Cara memberikan nilai pada saat deklarasi ini dikenal dengan istilah inisialisasi (bahasa inggris: initialization). | ||
{{Note|Sepertinya perintah gabungan deklarasi dan assignment ini tidak bisa berjalan di Turbo Pascal 7, namun tidak masalah dengan FreePascal. Oleh karena itu jika anda menggunakan Turbo Pascal 7, perintah diatas akan menghasilkan error}} | |||
==Menampilkan Nilai Varibel== | |||
Untuk menampilkan nilai variabel, kita tinggal menuliskannya dengan perintah writeln, seperti contoh berikut ini:<syntaxhighlight lang="pascal" line="1"> | |||
writeln(nama); | |||
writeln(umur); | |||
</syntaxhighlight> | |||
===Contoh Program mengenai Variabel=== | |||
<syntaxhighlight lang="pascal" line="1"> | |||
program biodata; | |||
uses crt; | |||
var | |||
nama,alamat:string; | nama,alamat:string; | ||
umur:integer; | umur:integer=19; | ||
sekolah:string; | sekolah:string='SMA 1 Durian Runtuh'; | ||
begin | |||
clrscr; | clrscr; | ||
| Line 127: | Line 112: | ||
alamat:='Jl. Kemerdekaan no.9'; | alamat:='Jl. Kemerdekaan no.9'; | ||
umur:=17; | umur:=17; | ||
writeln(nama); | writeln(nama); | ||
writeln(umur); | writeln(umur); | ||
| Line 134: | Line 118: | ||
writeln(sekolah); | writeln(sekolah); | ||
readln; | readln; | ||
end. | end. | ||
== | </syntaxhighlight>Dalam kode diatas ada beberapa variabel, memberikan nilai kepada variabel tersebut, kemudian menampilkannya. | ||
*[https:// | |||
Pada baris ke-5 ada 2 variabel: nama dan alamat. Kedua variabel ini bertipe string. | |||
Pada baris ke-6, <code>variabel umur</code> dideklarasikan dengan <u>tipe integer</u>, kemudian langsung diberikan nilai <code>19</code>. Dengan kata lain, <code>variabel umur</code> di-inisialisasi dengan nilai integer <code>19</code>. | |||
Baris selanjutnya saya juga men-inisialisasi <code>variabel sekolah</code> dengan nilai <u>string</u> ‘SMA 1 Durian Runtuh’. | |||
Dalam program utama (main program), pada baris 12 dan 13 ada assigment variabel <code>nama</code> dan <code>alamat</code> dengan nilai masing-masing. Di baris 14, diberi nilai 17 ke dalam <code>variabel umur</code>. Perhatikan bahwa variabel umur juga telah diisi dengan nilai 19 pada saat inisialisasi, sehingga nilai dalam variabel umur akan “ditimpa” dengan nilai baru. | |||
Sebagai percobaan, kalian bisa memberikan nilai <u>‘sembilan belas’ kepada variabel umur</u>. Hasilnya? Seperti yang bisa ditebak, pascal akan ‘komplain’ dan mengeluarkan error, karena kita mencoba mengisi variabel umur yang bertipe <code>integer</code> dengan nilai <code>string</code> ‘sembilan belas’. Dalam bahasa pemrograman pascal, <u>setiap variabel hanya bisa diisi dengan nilai yang sesuai dengan tipe datanya</u>. | |||
{{Note|Pada contoh diatas, saya menggunakan compiler '''Free Pascal'''. Jika anda menggunakan '''Turbo Pascal 7''', ini akan menghasilkan error, karena Turbo Pascal tidak mendukung penggabungan perintah deklarasi dan assignment.}} | |||
Untuk '''Turbo Pascal 7''' bisa menggunakan kode program berikut:<syntaxhighlight lang="pascal" line="1"> | |||
program biodata; | |||
uses crt; | |||
var | |||
nama,alamat:string; | |||
umur:integer; | |||
sekolah:string; | |||
begin | |||
clrscr; | |||
nama:='Andika'; | |||
alamat:='Jl. Kemerdekaan no.9'; | |||
umur:=17; | |||
sekolah:='SMA 1 Durian Runtuh'; | |||
writeln(nama); | |||
writeln(umur); | |||
writeln(alamat); | |||
writeln(sekolah); | |||
readln; | |||
end. | |||
</syntaxhighlight> | |||
==Source== | |||
*[https://www.duniailkom.com/tutorial-belajar-pascal-pengertian-variabel-dan-cara-penulisan-variabel-pascal/ duniailkom.com] | |||
[[Category:Pascal]] | [[Category:Pascal]] | ||
[[Category:Pemograman]] | [[Category:Pemograman]] | ||
Latest revision as of 12:31, 28 August 2022
Variabel adalah ‘penanda’ identitas yang digunakan untuk menampung suatu nilai. Nilai tersebut dapat diubah sepanjang kode program. Secara teknis, variabel merujuk kepada suatu alamat di memory komputer. Setiap variabel memiliki nama yang sebagai identitas variabel tersebut.
Dalam matematika, konsep variabel biasanya menggunakan x atau y, seperti persamaan berikut:
x = y + 2
Disini, nilai x dan y bisa diisi dengan angka apapun (walaupun dalam persamaan diatas, nilai x bergantung kepada nilai y).
Di dalam pemrograman, nilai variabel bisa berubah dari waktu ke waktu, tergantung kebutuhkan. Sebagai contoh, jika saya membuat program menghitung luas lingkaran, saya bisa membuat variabel jari2 dan mengisinya dengan nilai 7, kemudian di dalam kode program, bisa mengubah nilainya menjadi 8, 10 atau 1000.
Penulisan Variabel
Untuk membuat variabel di dalam pascal, kita harus men-deklarasikan-nya sebelum main program. Setiap variabel juga memiliki tipe data tertentu, dan sepanjang kode program, variabel tersebut hanya dapat diubah nilainya asalkan masih dalam tipe yang sama.
Sebagai contoh, jika variabel jari2 di-set dengan tipe data angka, kita hanya bisa mengisi variabel ini dengan nilai angka seperti 4, 6, atau 90. Kita tidak bisa mengisinya dengan nilai huruf atau kata seperti empat, lima atau Andi.
Jenis-Jenis Tipe Data
Pascal mendukung berbagai jenis tipe data. Tipe data ini bisa dikelompokkan menjadi tipe data dasar, tipe data terstruktur, tipe data bentukan, dll.
Terdapat 4 tipe data dasar di dalam Pascal. Keempat tipe data ini dikenal juga sebagai tipe data scalar:
- Integer: tipe data berupa angka bulat, seperti 1,2,5,9,1000 atau 476563.
- Real: tipe data yang berisi angka desimal (pecahan), seperti 22.7, 3.14, atau 0.006
- Char: tipe data yang berisi huruf, seperti “a”, “A”, “C” atau “z”.
- Boolean: tipe data yang hanya berisi 2 nilai, true atau false.
Selain itu, Pascal juga menyediakan 8 tipe data tambahan:
- String: tipe data yang berisi kumpulan karakter, seperti “aku”, “kamu”.
- Enumerated: tipe data bentukan yang bisa didefenisikan sendiri. Sebagai contoh kita bisa membuat tipe data warna yang terdiri dari nama-nama warna.
- Subrange: tipe data bentukan yang berisi bagian dari tipe data lain. Sebagai contoh, kita bisa membuat tipe data “angka_kecil” yang hanya berisi angka 1 – 9 (merupakan bagian dari tipe data integer)
- Array: tipe data yang terdiri dari banyak variabel, sebagai contoh kita bisa membuat nama siswa sebagai array “siswa”, dan variabel penyusunnya adalah siswa[1], siswa[2], siswa[3], dst.
- Record: tipe data bentukan yang bisa berisi berbagai tipe data. Record untuk “siswa” bisa terdiri dari “nama”, “alamat”, “tinggi_badan”, dll.
- Set: tipe data yang mirip dengan subrange, tetapi bisa digunakan untuk operasi himpunan seperti gabungan, irisan, bagian, dll.
- File: tipe data yang digunakan untuk mengakses file atau dokumen.
- Pointer: tipe data khusus yang merujuk kepada sebuah alamat di memory.
Gambar dibawah ini memperlihatkan jenis-jenis tipe data dan pembagiannya:

Aturan Penulisan Variabel
Sebuah variabel di dalam pascal harus ditulis sesuai dengan aturan berikut:
- Karakter pertama harus berupa huruf.
- Karakter kedua dan seterusnya bisa berupa huruf, angka, atau karakter underscore
_. - Penulisan variabel tidak boleh menggunakan karakter selain angka, huruf dan underscore. Kita tidak bisa menggunakan spasi, dan tanda-tanda khusus seperti
*,+,-,&,%,$,#, atau@. - Maksimal panjang variabel tergantung kepada compiler yang digunakan. Beberapa mendukung 32 karakter hingga 63 karakter. Walaupun begitu, sebaiknya gunakan nama variabel yang tidak terlalu panjang.
- Sebelum digunakan, setiap variabel harus dideklarasikan terlebih dahulu.
- Variabel hanya bisa diubah nilainya sesuai dengan tipe data asal.
Berikut adalah contoh penulisan variabel yang salah:
9ayam: diawali dengan angkabelajar+: menggunakan karakter+pertama*: menggunakan karakter*jari jari: dipisahkan oleh spasi
Berikut adalah contoh penulisan variabel yang benar:
- panjang_persegi
- angkatan99
- AnGKa
Pendeklarasian Variabel
Sebelum dapat digunakan di dalam kode program, sebuah variabel harus di deklarasikan terlebih dahulu. Berikut format penulisannya:
var
nama_variabel:tipe_data;
Perhatikan bahwa penulisan nama variabel dengan tipe datanya dipisah oleh karakter titik dua :. Diakhir deklarasi juga ditutup dengan karakter titik koma ;
Berikut contohnya di dalam kode pascal:
var
nama: string;
umur: integer;
alamat: string;
Pascal juga membolehkan deklarasi variabel untuk tipe data yang sama dalam 1 baris (dipisahkan dengan tanda koma ,):
var
nama, alamat: string;
umur: integer;
Memberikan Nilai Variabel (Assignment)
Setelah variabel dideklarasikan, berikutnya adalah men-input nilai kedalam variabel tersebut. Berikut format penulisannya:
nama_variabel := nilai;
Perhatikan bahwa untuk memberikan nilai, pascal menggunakan karakter titik dua sama dengan yakni :=. Di dalam pemrograman, proses pemberian nilai ini dikenal dengan istilah assignment, dan tanda := disebut juga dengan operator assignment di dalam pascal.
Proses assignment dibaca dari kanan ke kiri. Perhatikan kode berikut:
nama := 'Andika';
Kode diatas berarti kita memberikan nilai Andika kedalam variabel nama.
Penggabungan Perintah Deklarasi dan Assignment
Pascal juga membolehkan proses deklarasi dan assignment digabung dalam 1 kali penulisan. Berikut contoh penggunaannya:
nama:string='Andika';
umur:integer:19;
Cara memberikan nilai pada saat deklarasi ini dikenal dengan istilah inisialisasi (bahasa inggris: initialization).
| Note: | Sepertinya perintah gabungan deklarasi dan assignment ini tidak bisa berjalan di Turbo Pascal 7, namun tidak masalah dengan FreePascal. Oleh karena itu jika anda menggunakan Turbo Pascal 7, perintah diatas akan menghasilkan error |
Menampilkan Nilai Varibel
Untuk menampilkan nilai variabel, kita tinggal menuliskannya dengan perintah writeln, seperti contoh berikut ini:
writeln(nama);
writeln(umur);
Contoh Program mengenai Variabel
program biodata;
uses crt;
var
nama,alamat:string;
umur:integer=19;
sekolah:string='SMA 1 Durian Runtuh';
begin
clrscr;
nama:='Andika';
alamat:='Jl. Kemerdekaan no.9';
umur:=17;
writeln(nama);
writeln(umur);
writeln(alamat);
writeln(sekolah);
readln;
end.
Dalam kode diatas ada beberapa variabel, memberikan nilai kepada variabel tersebut, kemudian menampilkannya.
Pada baris ke-5 ada 2 variabel: nama dan alamat. Kedua variabel ini bertipe string.
Pada baris ke-6, variabel umur dideklarasikan dengan tipe integer, kemudian langsung diberikan nilai 19. Dengan kata lain, variabel umur di-inisialisasi dengan nilai integer 19.
Baris selanjutnya saya juga men-inisialisasi variabel sekolah dengan nilai string ‘SMA 1 Durian Runtuh’.
Dalam program utama (main program), pada baris 12 dan 13 ada assigment variabel nama dan alamat dengan nilai masing-masing. Di baris 14, diberi nilai 17 ke dalam variabel umur. Perhatikan bahwa variabel umur juga telah diisi dengan nilai 19 pada saat inisialisasi, sehingga nilai dalam variabel umur akan “ditimpa” dengan nilai baru.
Sebagai percobaan, kalian bisa memberikan nilai ‘sembilan belas’ kepada variabel umur. Hasilnya? Seperti yang bisa ditebak, pascal akan ‘komplain’ dan mengeluarkan error, karena kita mencoba mengisi variabel umur yang bertipe integer dengan nilai string ‘sembilan belas’. Dalam bahasa pemrograman pascal, setiap variabel hanya bisa diisi dengan nilai yang sesuai dengan tipe datanya.
| Note: | Pada contoh diatas, saya menggunakan compiler Free Pascal. Jika anda menggunakan Turbo Pascal 7, ini akan menghasilkan error, karena Turbo Pascal tidak mendukung penggabungan perintah deklarasi dan assignment. |
Untuk Turbo Pascal 7 bisa menggunakan kode program berikut:
program biodata;
uses crt;
var
nama,alamat:string;
umur:integer;
sekolah:string;
begin
clrscr;
nama:='Andika';
alamat:='Jl. Kemerdekaan no.9';
umur:=17;
sekolah:='SMA 1 Durian Runtuh';
writeln(nama);
writeln(umur);
writeln(alamat);
writeln(sekolah);
readln;
end.