Kapasitansi: Difference between revisions
Created page with "thumb|Sirkuit RLC paralel: resistor, induktor dan kapasitor Kapasitansi adalah kuantitas fisik yang menggambarkan kemampuan konduktor untuk m..." |
No edit summary |
||
| (3 intermediate revisions by the same user not shown) | |||
| Line 23: | Line 23: | ||
Ada beberapa jenis kapasitor yang berbeda dalam hal kapasitasnya apakah konstan atau variabel, dan pada jenis bahan dielektrik yang digunakan. | Ada beberapa jenis kapasitor yang berbeda dalam hal kapasitasnya apakah konstan atau variabel, dan pada jenis bahan dielektrik yang digunakan. | ||
==Contoh Kapasitor== | ==Contoh Kapasitor== | ||
Saat ini, ada banyak jenis kapasitor yang telah dibuat untuk fungsi yang berbeda-beda, tetapi klasifikasi utama mereka didasarkan pada kapasitansi dan tegangannya. | Saat ini, ada banyak jenis kapasitor yang telah dibuat untuk fungsi yang berbeda-beda, tetapi klasifikasi utama mereka didasarkan pada kapasitansi dan tegangannya. Umumnya, kapasitas dari kapasitor turun antara beberapa pikofarad hingga beberapa ratus mikrofarad. | ||
'''Superkapasitor''' adalah sebuah pengecualian pada hal ini, karena kapasitansi mereka dibentuk secara berbeda, dibandingkan dengan kapasitor lainnya—sehingga menjadikannya kapasitansi double layer. Kapasitansi ini mirip dengan prinsip kerja sel-sel elektrokimia. | |||
Superkapasitor, yang dibangun dengan nanotube karbon, memiliki sebuah kapasitansi yang meningkat karena permukan elektroda yang lebih luas. Kapasitansi superkapasitor puluhan farad, dan terkadang bisa mengganti sel-sel elektrokimia sebagai sumber arus listrik. | |||
Kapasitor bisa digabungkan untuk menciptakan baterai guna meningkatkan tegangan total atau kapasitansi sistem. Dengan menghubungkan dua kapasitor yang bertipe sama secara seri akan menggandakan rate tegangan dan menurunkan setengah kapasitansi total. Dengan menghubungkan kapasitor secara paralel akan menggandakan kapasitansi totalnya, sementara rate tegangan tetap sama. | Properti paling penting kedua dari kapasitor adalah rate tegangannya. Penambahan nilai ini bisa menyebabkan kapasitor tidak berfungsi. Inilah mengapa ketika membangun sirkuit umumnya menggunakan kapasitor dengan nilai rate tegangan dua kali lebih besar dari pada tekanan yang dikenakan pada sirkuit. | ||
Sehingga ketika tegangan dalam sirkuit naik di atas standar, kapasitor akan baik-baik saja, sepanjang kenaikannya tidak mencapai dua kali lipat dari standar. | |||
Kapasitor bisa digabungkan untuk menciptakan baterai guna meningkatkan tegangan total atau kapasitansi sistem. Dengan menghubungkan dua kapasitor yang bertipe sama secara seri akan menggandakan rate tegangan dan menurunkan setengah kapasitansi total. | |||
Dengan menghubungkan kapasitor secara paralel akan menggandakan kapasitansi totalnya, sementara rate tegangan tetap sama. | |||
Properti paling penting ketiga dari kapasitor adalah koefisien temperatur kapasitansi. Properti ini menunjukkan hubungan antara kapasitansi dan temperatur. | Properti paling penting ketiga dari kapasitor adalah koefisien temperatur kapasitansi. Properti ini menunjukkan hubungan antara kapasitansi dan temperatur. | ||
Berdasarkan pada kegunaan dasarnya, kapasitor diklasifikasikan ke dalam kapasitor umum general purpose capacitor, yang tdak harus memenuhi persyaratan tingkat tinggi, dan kapasitor khusus. Kelompok yang paling akhir meliputi kapasitor tegangan tinggi, kapasitor presisi, dan kapasitor dengan koefisien temperatur kapasitansi yang berbeda. | Berdasarkan pada kegunaan dasarnya, kapasitor diklasifikasikan ke dalam kapasitor umum general purpose capacitor, yang tdak harus memenuhi persyaratan tingkat tinggi, dan kapasitor khusus. | ||
Kelompok yang paling akhir meliputi kapasitor tegangan tinggi, kapasitor presisi, dan kapasitor dengan koefisien temperatur kapasitansi yang berbeda. | |||
==Terkait== | ==Terkait== | ||
*[[Kapasitor]] | *[[Kapasitor]] | ||