Sains secara etimologi berasal dari bahasa Latin yakni Scientia yang dapat diartikan sebagai “pengetahuan” atau “mengetahui”. Setelah itu, lahirlah kata Science yang diketahui berasal dari bahasa Inggris. Sedangkan pengertian sains secara terminologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari fenomena alam dan mengungkap fenonema yang terkandung didalamnya yang dijabarkan melalui metode ilmiah. Selain itu, terkadang juga Sains didefinisikan bahwa sains ialah suatu cara dalam mempelajari aspek-aspek tertentu yang terdapat dari alam dengan terorganisir, sistematik dan juga dengan metode saintifik yang terbakukan.

Menurut KBBI adalah pengetahuan sistematis yang diperoleh dari sesuatu observasi, penelitian, dan uji coba yang mengarah pada penentuan sifat dasar atau prinsip sesuatu yang sedang diselidiki, dipelajari, dan sebagainya

Pengertian Menurut Para Ahli

Webster’s New Collegiate Dictionary

Berdasarkan pendapat Webster’s New Collegiate Dictionary, bahwa pengertian sains adalah pengetahuan yang dicapai melalui studi atau praktek atau pengetahuan yang memiliki kebenaran dari pengoperasian ilmu misalnya yang diperoleh dan diuji melalui metode ilmiah.

Hardy dan Fleer

Menurut Hardy dan Fleer (1996) bahwa sains dalam perspektif yang lebih luas. Menurut ahli sains bahwa terdapat pengertian dan fungsi sains.

  • Sains sebagai kumpulan pengetahuan
  • Sains sebagai suatu proses
  • Sains sebagai kumpulan nilai
  • Sains sebagai suatu cara untuk mengenal dunia.

Hardy dan Fleer

Hardy dan Fleer memberikan penekanan bahwa terdapat aspek nilai ilmiah yang melekat kedalma sains yang termasuk didalam nilai kejujuran, rasa ingin tahu, dan keterbukaan saat dan setelah seseorang melakukan suatu proses-proses sains.

Einstein

Menurut Einstein (1940) mengatakan bahwa sains adalah “science is the attempt to make the chaotic diversity of our sense ecperience correspond to a logically uniform system of thought". Menurut ahli fisika ini bahwa pengertian sains adalah sebuah bentuk upaya atau kegiatan yang memungkinkan dari berbagai variasi atau engalaman inderawi mampu membentuk sebuah sistem pemikiran atau pola pikir yang secara rasional seragam.

Doran

Menurut Doran R.et al. (1998) mengatakan bahwa pengertian sains adalah “Learning science is something that students do, actively, non something that is done to them.”Menurut Doran R.et al. (1998) mengatakan bahwa pengertian sains adalah “Learning science is something that students do, actively, non something that is done to them.”

Sund

Menurut Sund (Yudianto, 11:2005) bahwa pengertian sains adalah sebagai produk dan proses hal-hal berikut ini:

  • Scientific attitudes (sikap ilmiah), yaitu misalnya keyakinan nilai-nilai, gagasan, objektif, jujur, menghargai pendapat orang lian, dan sebagainya.
  • Scientific processes or methods (metode ilmiah), yaitu suatu cara khusus dalam memecahkan problem misalnya mengamati fakta, membuat hipotesis, merancang dan melaksanakan eksperimen, mengumpulkan, dan menyusun data, mengevaluasi data, menafsirkan, dan menyimpulkan data, serta membuat teori dan mengkomunikasikannya.
  • Scientific products atau produk ilmiah yang berarti terdapat fakta, konsep, prinsip, hukum, teori tentang fenomena alam dan juga sebagainya.

UU No. 2 Tahun 2003

Menurut UU No. 2 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) bahwa pengertian sains adalah salah satu mata pelajaran yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kegiatan manusia, yang dalam Undang-Undang dijelaskan bahwa pembelajaran Sains (Ilmu Pengetahuan Alam) diberikan pada jenjang pendidikan yang terdapat di Indonesia (SD/MI,SMP/MTS, maupun SMK) baik negeri maupun swasta.