Jump to content

MikroTik: Konfigurasi DHCP

From Wiki

🏨 Gambaran Besar: DHCP = Resepsionis Hotel

Bayangkan kamu punya lab komputer dengan 30 PC.

  • Cara Kuno (Static IP): Kamu harus datangi PC satu per satu, ketik IP manual (192.168.10.2, terus ke PC sebelah 192.168.10.3, dst). Capek, kan? Belum lagi kalau salah ketik jadi bentrok.
  • Cara Cerdas (DHCP): Kamu pekerjakan satu "Resepsionis" di dalam Router.

Analoginya begini:

  1. DHCP Server (Router): Adalah si Resepsionis Hotel. Dia pegang buku daftar kamar kosong.
  2. DHCP Client (Laptop/HP Siswa): Adalah Tamu Hotel.

Saat tamu (HP Siswa) datang dan colok kabel atau connect WiFi, dia cuma teriak: "Permisi, saya butuh kamar!" Si Resepsionis (Router) langsung jawab: "Oke, nih kunci kamar nomor 192.168.10.5. Silakan pakai selama 1 hari ya."

Selesai! Kamu nggak perlu setting apa-apa di HP siswa. Semuanya otomatis.

⚙️ Istilah Penting di DHCP

  1. DHCP Server (Si Bos Pemberi): Ini fitur yang harus kamu aktifkan di MikroTik pada interface yang mengarah ke user (misalnya ether2-LAN). Supaya router mau membagikan IP ke siapa saja yang colok ke situ.
  2. DHCP Client (Si Peminta): Ini settingan di sisi penerima. Tapi ingat! Router MikroTik juga bisa jadi Client lho.
    • Biasanya di ether1-Internet, kita set MikroTik sebagai DHCP Client. Kenapa? Supaya MikroTik minta IP otomatis dari modem Indihome/ISP. Jadi kita nggak perlu tebak-tebakan IP dari pusat.
  3. Lease Time (Waktu Sewa): Sama kayak hotel, IP itu "disewakan", bukan dikasih selamanya. Kalau Lease Time-nya 3 hari, berarti setelah 3 hari si HP harus lapor lagi ke Router, "Bos, saya masih di sini, boleh perpanjang gak?". Kalau HP-nya sudah pulang (disconnect), nomor IP-nya bakal diambil lagi dan dikasih ke tamu baru.

🪄 Jurus "Next-Next-Next" (DHCP Setup)

Ini fitur favorit sejuta umat pengguna MikroTik. Buat bikin DHCP Server, kamu nggak perlu pusing itung-itungan manual.

Langkah Praktisnya:

  1. Buka menu IP -> pilih DHCP Server.
  2. Cari tombol bertuliskan "DHCP Setup". (Ingat, klik yang tombol Setup, bukan tanda tambah merah).
  3. Pilih Interface mana yang mau dibagiin IP (Misal: ether2-LAN).
  4. Setelah itu, akan muncul banyak pertanyaan teknis. Tips buat pemula: KLIK NEXT TERUS SAMPAI SELESAI.
    • MikroTik sudah pintar, dia otomatis mendeteksi settingan terbaik berdasarkan IP Address yang sudah kamu buat di materi sebelumnya.

⚠️ Jebakan Batman (Sering Salah Di Sini)

Banyak siswa SMK salah paham di sini: "Pak, saya sudah dapat IP DHCP, kok belum bisa YouTube-an?"

Jawabannya: Punya Nomor Kamar bukan berarti boleh keluar hotel jalan-jalan ke luar negeri.

DHCP cuma ngasih alamat lokal. Supaya kamu bisa internetan ke dunia luar (Google/YouTube), kamu butuh "Paspor" atau izin lewat. Nah, izin lewat ini namanya NAT (Network Address Translation) atau Firewall.

Ini adalah Kunci Terakhir biar router beneran konek internet.