Jump to content

MikroTik: "Interface" di MikroTik

From Wiki

๐ŸŒ Gambaran Besar (The Big Picture)

Biar gampang, bayangkan Router MikroTik itu seperti sebuah Rumah.

Nah, Interface itu adalah Pintu-pintunya.

Rumah butuh pintu supaya orang bisa keluar masuk, kan? Router juga sama. Router butuh Interface supaya data (internet, file, chat WhatsApp kamu) bisa keluar masuk dari router ke perangkat lain (seperti laptop, HP, atau modem internet).

Jadi singkatnya: Interface = Pintu Gerbang tempat data keluar masuk.

๐Ÿ› ๏ธ Jenis-Jenis Interface di MikroTik

Di dunia MikroTik, "pintu" atau interface ini dibagi jadi dua jenis utama. Mari kita pakai perumpamaan biar nempel di otak:

1. Interface Fisik (Bisa Dipegang)

Ini adalah pintu yang nyata. Kamu bisa lihat barangnya dan bisa colok kabel ke situ.

  • Ethernet (Ether1, Ether2, dst): Ini adalah lubang colokan kabel LAN yang ada di bodi router.
    • Analogy: Ini kayak pintu utama rumah. Kalau kamu mau internetan pakai kabel, kamu harus colok kabelnya ke sini. Biasanya di MikroTik dikasih nama default ether1, ether2, ether3, dan seterusnya.
  • Wireless (WLAN): Ini adalah pemancar WiFi yang ada di dalam router.
    • Analogy: Ini kayak pintu gaib. Nggak kelihatan bentuk fisiknya, tapi data bisa lewat situ lewat udara (gelombang radio). Kalau kamu connect WiFi pakai HP, berarti kamu lewat pintu "WLAN" ini.
  • SFP (Small Form-factor Pluggable): Ini lubang khusus untuk kabel optik (fiber optic) yang kecepatannya super ngebut.
    • Analogy: Ini kayak pintu VIP khusus tamu penting yang butuh jalan cepat tanpa macet.

2. Interface Maya (Virtual/Logical)

Nah, ini yang unik. Ini adalah "pintu jadi-jadian" yang kita buat secara software di dalam pengaturan MikroTik. Fisiknya nggak ada, tapi fungsinya ada.

  • Bridge (Jembatan): Fitur untuk menggabungkan beberapa interface fisik jadi satu jaringan yang sama.
    • Analogy: Bayangkan kamu punya dua kamar (misal ether2 dan ether3). Kamu jebol tembok di antaranya biar jadi satu ruangan besar. Nah, proses "menjebol tembok" dan menggabungkan ruangan itu namanya Bridge. Jadi, siapa pun yang colok ke ether2 atau ether3 bisa saling ngobrol langsung.
  • VLAN (Virtual LAN): Kebalikannya dari bridge, ini memecah satu kabel fisik jadi beberapa jalur virtual.
    • Analogy: Bayangkan satu pipa air besar, tapi di dalamnya kita masukin sedotan warna-warni. Air di sedotan merah gak bakal campur sama air di sedotan biru, meskipun lewat pipa yang sama.

๐Ÿ’ก Tips Penting Buat Pemula

Kalau nanti kalian buka aplikasi setting MikroTik (namanya Winbox), kalian akan melihat daftar interface ini.

Saran saya buat kalian yang baru belajar: JANGAN BIARKAN NAMANYA DEFAULT.

Kenapa? Karena kalau kabelnya banyak, kamu bakal pusing ether1 itu nyolok ke mana, ether5 nyolok ke mana.

Lakukan ini:

  • Ganti nama ether1 menjadi -> ether1-Internet (biar tau ini sumber internet).
  • Ganti nama ether2 menjadi -> ether2-LAN-Guru (biar tau ini kabel ke ruang guru).

Dengan memberi nama label begini, kalian nggak akan salah cabut atau salah setting di kemudian hari.